Ular-ular buku 159

kakang kawah adi ari-ari ato kakang pembarep adi wuragil adalah ilmu yang mampu memunculkan sosok bayangan semu sehingga membuat lawan menjadi kebingungan dengan adanya sosok lain yang serupa dengan lawan yang sedang dihadapi.

intinya adalah membuat lawan kebingungan sehingga tidak sempat berpikir wajar.

dua cantrik di padepokan telah mengakui menggunakan ilmu itu dengan alasan tertentu. sukra sebagai petugas saat itu telah menanyakan kepada kedua cantrik tersebut dan juga mengingatkan agar menggunakan ilmu ini bukan untuk membuat onar padepokan dan mereka menyetujuinya.

mereka juga menyadari bahwa jika mereka tidak diperbolehkan untuk ngangsu kawruh di padepokan maka sosok-sosok semu yang mereka ciptakan juga tidak akan dapat ditemui di padepokan lagi. dengan kata lain, jika IP Address mereka di banned oleh akismet maka mereka tidak bisa comment lagi.

jadi ditegaskan lagi. tolong dijaga sosok semu yang hendak diciptakan. hendaknya untuk tujuan baik dan bukan untuk membuat keruh suasana padepokan.

nuwun.

ttd
Senopati

ps : tidak perlu nyebut nama kan ?

Sumber : Buku 159

Iklan

Ular-ular di buku 136

gila.. klik sebanyak 1 juta kali.. untuk padepokan kecil yang baru dibuka ini sangat-sangat menggembirakan.. terlebih lagi banyak cantrik baru.. benar-benar pujian harus disematkan pada para cantrik semua.

ketika Sukra menyampaikan kabar tentang adanya “padepokan sejuta cantrik”, Ki Gede langsung berkata ” Wow, good news. Bonus Ok.”
Ini berarti akan ada bonus (baca: adbm jilid 137) yang diwedar bersamaan dengan diedarkannya kitab 136.

untuk halaman ini kami nyatakan .. dengan ini kitab 136 diserahkan…

monggo
(dan matur nuwun sanget)

Sumber : Buku 136

Published in: on 9 Maret 2009 at 10:31  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , , , , , , ,

Ular-ular di buku 112

sabar ki sanak.

nampaknya apa yang sudah terlihat kelabu membayang terjadi sudah.
ternyata adalah kesabaran yang sudah mulai menipis.
jadi mohon tetap bersabar.
sebab default nya adalah satu kitab untuk satu hari.

perlakuan para cantri sekarang sudah sangat ngedap-edapi, bahkan langsung terbayang gajah yang sedang marah/ngamuk alias Dirada Meta. dengan gelar dirada meta ini ki gede mengaku kalah. silahkan diambil kitab 112 nya.

monggo.

Nb : juga ditulis disini.

Ular-ular di buku 111

sabar ki sanak … pasti ada buahnya.

oh ya apakah ki sanak sudah tahu bahwa kita sekarang memiliki kamus bahasa sansekerta ? ah tak ada salahnya maen-maen kesana.

Nb : juga ditulis disini.

Ular-ular di buku 107

Pernah denger tentang mesin waktu ?
Jika ada yang namanya mesin waktu, kita bisa pergi ke manapun tempat yang ingin kita tuju dalam sekejap. Bahkan pergi ke kapan pun tempat yang ingin kita capai, misalnya pergi ke Alas Mentaok dimana kerajaan Mataram sedang mulai berdiri.
Wah tentu sangat mengasyikkan.

Ato .. kita bisa pake ilmu Ngrogoh Sukmo. Ilmu langka yang mungkin saja dimiliki oleh beberapa cantrik disini. Namun sayangnya cuma sukma kita aja yang berjalan-jalan. Sedang raga kita tidak. Apesnya lagi kalo di Mataram kita tersesat karena tidak tahu jalan. Kalo Mataram sekarang (baca : Jogja) tentu banyak terdapat petunjuk jalan. Nah kalo jaman Mataram dulu ??? Bisa-bisa raga kita yang sedang kosong diisi oleh sukma-sukma yang gak jelas.

Tapi jangan khawatir, Ki Gede telah memberikan peta Mataram pada para cantrik. Jadi tidak usah takut tersesat. Silakan diunduh. Oh ya, kitab 107 sekarang ada dibelakangnya.

Monggo.

Nb : juga ditulis disini.