Buku 42

Laman: 1 2 3 4 5

Telah Terbit on 2 November 2008 at 22:39  Comments (15)  

The URI to TrackBack this entry is: https://adbmcadangan.wordpress.com/jilid-42/trackback/

RSS feed for comments on this post.

15 KomentarTinggalkan komentar

  1. Jilid 38 baru sampe halaman 23?

    Ya sudah, saya coba teruskan sampai halaman berapa ya baiknya?

  2. Ternyata Mas D2 sudah melanjutkan dari hal 23.
    Akhirnya saya mencegat di hal 50 s/d selesai utk buku 38

  3. Saya sebagi yg modal dengkul doang mengucapkan banyak terimakasih dan mendoakan semoga tim ini tetap semangat.

    Sabar menanti,
    Ki KontosWedul

  4. Dear, DD
    Sorry jilid 039 belum bisa kelar, baru separoh. Udah aku kirim ke email mbak DD.

  5. saya ucapkan beribu2 terima kasih juga, saya lahir di sebuah desa di selatan menoreh dan sempat besar di sana dan skr tinggal di jerman. saya sudah menamatkan nagasasra dan sabukinten, dan sekarang selalu setia mengunjungi ADBM di sini. selain karena ceritanya yang menarik, ADBM bisa jadi bahan bernostalgia dan obat kangen dengan kampung halaman.

    tetap semangat, saya akan mengikuti terus sampai jilid terakhir….

  6. File djvu yang diunggah pada jilid-jilid sebelumnya berukuran sekitar 1,500 – 2,000 KB, membuat file djvu masih memungkinkan untuk enak di baca. Pada jilid 42, ukuran file 864 KB, tetapi waktu membaca terpaksa banyak paragraph yang harus di skip karena tidak jelas tulisannya.

    saat ini mungkin perlu di pertimbangkan lagi mau mengorbankan kualitas agar mudah didownload (tetapi sulit dibaca) atau sedikit menambah ukuran file tetapi mudah dibaca.

  7. @Moderator

    Setuju dengan sederek Jebeng, klo bisa file djvu-nya/ scannya agak tinggi resolusinya, agar untuk retypenya gak pakai kaca pembesar atau mengira-ngira kalimatnya.

    Maturnuwun

  8. (copy)
    ADBM 042: 7-40 sudah kukirim via imel. Halaman selanjutnya menyusul, ya.
    salam, wukir

  9. silakan klik cover untuk mengunduh file adbm42.djvu yang lebih baik.

  10. mas DD,
    ADBM 042: 41-80 telah kukirim via imel, cc mas Edy.

    salam, wukir

  11. padahal aku yo nduwe tato gambar kupu2 neng sikilku lho.
    (sikil sing bagian nduwur)
    Lha Ki Argapati kok ora nakok’ke to….????

    • wussszzz kupu-kupune ki mbleh langsung tutug kamar 42

      • He…kupu2 mlebu kamar ?…..wah blaik 😀

        • Hikks,…..ning kene dho mbahas si TATOE ayake,

          kulo remenane tatoe-doea-tiga ki…..dobelll


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: