Buku IV-86

386-00

Laman: 1 2

Telah Terbit on 25 September 2009 at 04:24  Comments (188)  

The URI to TrackBack this entry is: https://adbmcadangan.wordpress.com/buku-iv-86/trackback/

RSS feed for comments on this post.

188 KomentarTinggalkan komentar

  1. Nomer siji ๐Ÿ˜›

    • Ndherek tlesepan..

      • nomer lara ….

        • nomer telu maneh

          • Nomer limo

            • meh tangkled pitik walik ..koq yo rikuh kulo…hiks

              • Lho…

                jarene wau mpun dibeleh

                Lha mbok kulo dikirime menthoke.

              • pithik waliq engkang lentunipun ki ..hiks

  2. Bangun-bangun, perang Demk sudah mendekati babak akhir.

  3. Sugeng enjing Ki Widuro. Kadospundi poro cantrik padepokan Jatinom siap sedoyo? Rak mboten wonten telik sandi Demak ingkang nyusup mriki to.

    • Ke Telik Sandi nembe tugas ning sekitar SF.
      Para cantrik sae-2 kemawonn Ki, nembe nekuni warisan kiai Gringsing …..

  4. di sini juga sudah dibuka Gandoknya,
    mungkin Nyi Seno mau rapel,
    mengantisipasi arus balik

  5. antli

  6. nderek ibu

  7. Nomor songo….nayamul…..

  8. Semoga Ki Sabalintang bisa tertangkap sebelum jilid IV-96… ๐Ÿ˜ฆ

    • Lihat dulu ah yg IV-84,.. blom ketahuan ceritanya…

      • Oii..saba lintang sdh mati dgn sederhana tanpa meninggalkan kesan dia penjahat terlama .

  9. Memaafkan Itu Bisa Menyehatkan
    ==============================

    Forgiveness is a choice. Memaafkan adalah pilihan yang hanya bisa ditentukan oleh Anda sendiri. Bagi mereka yang tidak bisa dan tidak mau memaafkan, maka akan tersiksa karena pikiran dan batinnya bisa selalu kotor. Di samping itu, hubungan dengan yang bersalah pun akan tetap buruk.

    Dalam bukunya, Forgive for Good [Maafkanlah demi Kebaikan], Dr. Frederic Luskin menjelaskan sifat pemaaf sebagai resep yang telah terbukti bagi kesehatan dan kebahagiaan.

    Buku tersebut memaparkan bagaimana sifat pemaaf memicu terciptanya keadaan baik dalam pikiran seperti harapan, kesabaran dan percaya diri dengan mengurangi kemarahan, penderitaan, lemah semangat dan stres.

    Menurut Dr. Luskin, kemarahan yang dipelihara menyebabkan dampak ragawi yang dapat teramati pada diri seseorang.

    Dalam Putting Forgiveness into Practice, Doris Donneley (1982) menjabarkan langkah-langkah memaafkan sebagai berikut: mengenali luka batin kita, memutuskan untuk memaafkan, menyadari kesulitan dalam memberi maaf, dan menyadari dampak negatif dari ketiadaan permaafan.

    Sementara David Norris (1984) dalam Forgiving from the Heart mengusulkan lima langkah: memperteguh niat memaafkan, secara akurat memeriksa kembali pelanggaran (kesalahan) orang yang akan dimaafkan, memaknakan kembali luka batin akibat kesalahan, membina kembali relasi yang terputus, dan mengintegrasikan kembali berbagai retak psikis yang dialami akibat luka batin.

    Bila benar-benar mau memaafkan seseorang, harus bersedia menguras dan mencuci bersih seluruh arsip kotor kesalahan orang tersebut. Jadi bukan hanya di bibir saja, melainkan sampai bagian terdalam batin. Ini bisa terlaksana bila melakukan tahapan sbb:

    Change of action. Perubahan dari segi lahir, dari muka cemberut, bibir mencibir dan pandangan yang merendahkan, kembali kepada tahapan normal. Mulai menyapa dan memberikan salam. Mengubah dan mengembalikan penampilan lahiriah tidaklah mudah, apalagi kalau sudah lama bermusuhan.

    Change of mind. Perubahan dalam pikiran. Ini lebih sukar sebab harus merubah pikiran maupun pandangan terhadap orang tersebut. Bisa terjadi bila kita mau mengosongkan pikiran negatif terhadap orang tetrsebut dengan cara melupakan kesalahannya, kemudian diisi dengan pikiran positif.

    Change of heart. Perubahan dalam hati atau batin. Sifat bermusuhan bukan sekadar dihapus namun diubah menjadi kasih. Dari yang tadinya jauh menjadi dekat, musuh jadi sahabat. Ingat, orang yang dapat memaafkan kesalahan seseorang adalah orang yang baik.

    Yang bisa memaafkan dan melupakan kesalahan seseorang adalah orang bijak. Tetapi orang yang bisa memaafkan dan melupakan kesalahan seseorang โ€sebelumโ€ orang tersebut minta maaf adalah orang yang memiliki sifat Illahi.

    • mohon maaf lahi batin ki amat..
      heheheheh..

  10. semoga ki ony segera lolos dari kemacetan.. biar cepet sowan ke padepokan..hehehehe..

    • semoga ni nunik terhindar dari kemacetan….
      soale klo lewat, yg laen hrs minggir……….(ojo nesu lho)

      • Malah ada yang terdampar ke Hutan …

      • ga nesu ki, cuman ngamuk.. hehehehhe..

        tapi memang kudu minggir ki, la wong priyagung lagi lewat kok.. nek perlu sing liyane kudu mandeg trus ndodok nang pinggir..
        hehehehehe..

  11. Setelah Tapa Kungkum di sungai Musi selama sepasar: Pahing, Pon, Wage, Legi, Kliwon, sesampainya di tlatah “Lendut-benter” langsung ngunduh 9 rontal. Uji wong Plembang : lemak nian. Apolagi kagek malam rontal 385 nak diwedhar, tinggal berejolah dewek ngatur waktunyo buat maco. Matur gunging panuwun katur Nyi Seno lan para bebahu sedaya ingkang wonten Padhepokan punika.

    • Hikk lemak di awak tak lem di urang

      • Lah ketemu Ki Ubaid lum Ki Tony ? Kalo idak salah kemaren aku njingok perahu Ki Ubaid ado di Sungai Musi nak ngembek pempek samo kemplang bakar yang ujinyo wong Plembang memang……. lemak nian !!!!!!!!!!

        • Oiii bukan perahu tapi kapal selem, tapi lah digondol Kuching

        • Banyak rasan, menunggu Godot

  12. bersumber dari wilkipedia … kita dapat menghitung kira-kira berapa usia Agung Sedayu saat Sutawijaya wafat ?
    Sebagai acuan pada saat pembukaan alas mentaok Tahun 1577, usia Agung Sedayu sudah 19 tahun. perkembangan alas mentaok sampai wafatnya ki gede pamanahan 7 tahun (tahun 1584). 4 tahun kemudian ( Tahun 1588)Sutawijaya naik tahta bergelar “senopati ing ngalaga sayidin penata gama”. 13 tahun kemudian (tahun 1601) Sutawijaya wafat.
    Hal ini menunjukan bahwa hubungan Sutawijaya dan Agung Sedayu sudah terjalin selama 24 tahun. Berarti juga umur agung sedayu pada saat Sutawijaya wafat sudah 43 tahun.
    Kasihan Agung Sedayu … ilmunya yang begitu tinggi tidak ada penerusnya
    Mungkin gak sih disaat-saat terakhir Sekar Mirah dikabarkan hamil ?

  13. Kakang Panji: sayang SHM sudah wafat, mestinya masukan tadi diberikan sebelum SHM wafat sehingga bisa meralat ceritanya ya.

    • Masalah ini sudah di-diskusikan oleh para cantrik sejak masa pemerintahan Panembahan Senopati …. Kesimpulannya adalah ADBM bukan buku Sejarah, jadi kalau peristiwa-2 didalamnya dikaitkan dengan bentangan waktu sejarah pasti tidak cocok, dan membuat pembaca ‘kecewa’. Lebih baik nikmati saja sebagai cersil jawa. ….
      Santai aja Ki …

      • Betul Ki… ini hanya fiksi sejarah, aku hanya penasaran tentang pangkat Lurah Parjurit, kok.. nggak naik2…ya…, kalau sekarang mah itu yang disebut kopral macet kali ya…

        • Kalau lihat cerita 385 kayanya sebentar lagi naik pangkat tuh AS…. Mungkin Jadi Rangga yah. Atau yang lain???

          • Betul Ki.., lihat gelagatnya seperti itu.. mudah2an…

      • banyak yang perlu dikritisi dari cerita SHM ini, namun bukan berarti kita tidak “menikmati” seperti saran KI ONE.
        Disamping masalah “tahun&waktu” yang tidak pas dengan kehidupan nyata, tentang “losmen”jga menjadi tanda tanya besar. Sejak kapan lahirnya LOSMEN di tanah jawa ini???
        MAAF, TIDAK ADA GADING YANG TAK RETAK
        Apapun dan bagaimanapun, SHM adalah guru dalam cersil jawa. SEmentara murid yang baik adalah yang dapat melampaui gurunya.

        • Mungkin KI SH Mintardja, juga sering baca Cersil Kho Ping Ho, Khu Lung, Gan K.L, dll, kan di setting ceritacerita itu sudah ada rumah makan sekaligus penginapan.
          ๐Ÿ˜€

      • Kalo menurut saya, sepertinya SHM sengaja membiarkan pangkat AS tetap Ki Lurah dalam waktu lama. Sehingga AS menjadi seseorang yang sinarnya makin cemerlang karena kemampuannya yang sangat tinggi justru masih berpangkat lurah. Dan lawan2 AS yang belum mengenalnya jadi terkejut nantinya. Kira2 begitu ya

        • Ki..kalau Mataram mau bersiasat memang bagus begitu, seorang Lurah prajurit saja sudah sebegitu tinggi ilmunya, apalagi tingkatan Rangga atau Tumenggung di Mataram…, tapi kasihan AS jadi korban ketidak adilan Mataram, dikhawatirkan suatu saat akan menuntut ketidak adilan tersebut dengan “demo” eh.. memberontak… dan itu wajar, lah wong sekarang aja para pekerja kalo gaji nggak naik2 pada demo dijalan2…, iya ki…???

  14. Ternyata gandhok 386 sudah buka. Malah ada yang ngukur umur AS segala.

  15. Ikut antri lagi ach.

  16. habs sedot kitab 385 langsung ndeprok di gandok 386

    • Eh, ada putut dari Panembahan Ismaya. Sugeng tepang, Ki Putut Karang Tunggal. Salam kagem Jaka Tingkir nggih.

      • Apakah kehadiran putut karang tunggal merupakan pertanda bahwa setelah ADBM adalah nagasasra sabuk inten?

        • @kikombor-ki agung..salam piss love and gaul…

  17. Bogor masih macet. Kalau sudah lancar, kitab 385 tentu sudah keluar.

  18. Sugeng enjing sadayanipun, tumut antri lontar 385. Lontar 384 sampun kulo unduh Nyi. Matur nuwun sanget.

    • lho…
      salah gandok?
      rontal 385 sampun dipun cepakaken wonten teras kok ki

      • Ki Djojosm salah gandhok. Wkwkwkwk…

        • Iki pasti tangi turu langsung absen

          • Iya yaa aku salah kamar. Itu tandanya sudah mulai tua Ki.

            • Asal jangan kamar mertua aja ki… he..he..

          • mboten nopo2 ki…
            kulo njih asring salah mlebet kamar….hiks

  19. poro kadang wedag sere cap 385 sudah di hidangkan tinggal di sruput, antri lagi untuk wadang jahe cap 386

    • mantun 386 trus pentium nggih ki

      • 486 dulu baru pentium

        • bar kuwi pentil um dual core duo……

          • babjur penthil om kuat coro!

            • Ora kuat nahan koment yen ono kata2 penthil dan om

              • pentil core duo : kembar tho…?

                • Yen sakaw omogane cantrik dho ngelantur..penthil dual core ora kembar..serupa tapi tak sama

                • ki putut wis okeh anggone survey….hiks

                  hush,,,,!

                • 86 roger 86 bongkar gantos

  20. Setelah lebih dari seminggu cuti dari padepokan…sekarang dapat kitab buanyak..buat teman istirahat setelah “mudik” sebelum Senin kerja lagi….
    Terima kasih semuanya dan…..mohon ma’af lahir dan batin….

  21. Sepertinya GP bakal jadi menteri nih

    • Menteri apa, Ki Yus?

      • Menteri pemuda dan olah raga

        • Menteri Muda Urusan Wanito

  22. Baru saja pulang ke ibukota setelah sukses mudik di semarang (tadinya nggak tahu bisa mudik apa tidak, eh ternyata bisa. alhamdulillah dapat bangku kosong pulang dan pergi). sekarang sedang numpuk rontal. asli, males baca seri-seri terakhir ini. kok rasanya kurang seru.
    mumpung masih syawal, minal aidin wal faidzin, nyuwun sagunging samudra pangaksama bilih wonten klenta-klentunipun….

    • Menurut saya, yang hilang dari jilid-jilid akhir adbm ini adalah kecerdasan para jagoan saat mengalahkan musuh-musuhnya
      Misalnya saat Agung Sedayu mengalahkkan Prabadaru atau Ajar Tal Pitu dimana AS tidak hanya memeras ilmu, tapi juga memeras otak agar tidak goyah oleh ilmu Prahara Prabadaru atau tertipu oleh ilmu Kakang Pembarep Adi Wuragilnya Ajar Tal Pitu, kalau dibandingkan dengan adu ilmu belakangan, rasa-rasanya AS, gp, RW, SM dan yang lain-lain gampang saja mengalahkan musuh2nya, yaitu cukup dengan adu ilmu pamungkas, dengan hasil musuhnya tewas dan para jagoan kita masih utuh meskipun kadang-kadang luka di dalam, tapi rasa-rasanya adu ilmunya jadi agak terlalu sederhana dan agak hambar.
      Sampai saat ini saya masih suka mengulang baca adu ilmu AS melawan Prabadaru, Ajar Tal Pitu, Jandon atau Ki Mahoni, di mana ki SHM dapat menggambarkan kecerdasan otak AS dengan sangat baik.

      • ada satu lagi ki yang aneh. setelah menikah dengan rara wulah, glagah putih gak pernah mampir ke rumah mertuanya walaupun berkali-kali datang ke mataram.

        • Betul2,padahal lebih seneng GP menggunakan unsur2 alam..seperti waktu mengalahkan musuh sampe mati kedinginan..ato menyedot tenaga lawan,dst..

        • Betul ki.. GP udah jadi mantu kualat tuh…

          • eh..se7 sekali. GP emang keterlaluan..

    • kalo bacanya terlalu banyak emang jadi bosen kok
      apa lagi ceritanya mulai datar karena jalan cerita cenderung monoton

  23. Bogor hingga petang ini aman dan lancar. Entahlah kalau besok, kalau bisa hindari jln. Pajajaran, jln. Siliwangi, dan jln. Pahlawan..

    • Jalan Ibrahim adji macet enggak?

  24. antri mbuncit

    • Uchhhh

  25. GP jadi Menteri Pariwisata, kan sering jalan-jalan

  26. “Demkianlah akhirnya keduanya bertempur semakin sengit”

    Entah sudah ke”berapa” kali Eyang SHM mengetik dengan mesin tik kalimat diatas.Sayang Eyang SHM belum nemu AJI COPY_PASTE.
    Banyak saya temui beberapa penulis yang terlahir di abad ini yang hanya mengandalkan AJIAN COPY_PASTE.
    Mereka memang kaya dalam harta, tapi begitu miskin dalam karyanya. Tidak ditemui kekayaan jiwa didalam setiap karyanya.

    • Betul Ki…, saya juga selalu teringat kalimat itu setiap ada pertempuran.

  27. ngatri nyadong kitab 386, sinambi bakar jagung tambahi pedes-pedes sedikit plus wedang jahe, nyamleng.

  28. Sugeng enjing Ki Ismoyo, mudik mboten?

  29. sampai pagi inipun ternyata Bogor masih macet, sehingga Ki Oni terlambat membawa kitab 386 ,,, ๐Ÿ™„

  30. Sabar Ki joE, yang macet scaningnya Ki Arema maklum Ki Arema lagi lebaran di Malang.

  31. sabar menanti…

  32. Mungkin kita perlu memohon kepada Kasat Lantas Polwiltabes Bogor supaya beliau mengirim VOORIJDERS agar Ki Ony bisa lolos dari kemacetan !!!!!!!!

  33. Ass.Wr.Wb Kagem sedoyo wargo padepokan ingkang mahargyo Hari Raya Idul Fitri 1430 H, kawulo sekeluargo ngaturaken Sugeng Riyadin, Minal Aidzin walfaidzin Mohon maaf lahir batin. Kagem poro aktifis penggagas Blog ADBM ( Padepokan Nyi Seno ) maturnuwun kitab kitabipun, mugi Gusti Ingkang Akaryo Jagat paring piwales sedoyo amal panjenengan sedoyo. Amin.

  34. Ki Ony kayaknya kena macet di Pantura. Biasanya beliau pulkam ke Semarang…

    • wah berhubung arus balik..bawaannya ki Ony banyak (tambahan bawa kitab baru) diangkut pake pedati jadi agak terlambat.

      • Pedatinya nggak boleh masuk tol. Bayangkan saja betapa Ki Ony harus merayap melewati pasar yang dijumpainya di setiap kademangan. Setiap pasar selalu macet.

        Semoga Ki Ony dan kitabnya selamat sampai negara.

    • Kiii jangan antri disini, bagi2 Kitab 387 donggg cepuaaaatttt

  35. Harap bersabar Kiii kitab di Edar 1 Minggu lagi

    • jangan2 yg macet bukan lalin di mBogor, tetapi jangan2 justru Ki Oni belon singgah ke padepokan sehingga tak tahu kalo mo dititipin kitab? soale sampai sekarang belon muncul di gandok ini untuk menyapa kita sekalian ,,,

      • Ki Oni kelihatannya sdh nginguk padepokan, tapi sampai saat ini hanya sedang keenakan dan asyik baca komentar poro cantrik dan mentrik sehingga lupa kalau ditunggu-tunggu oleh Nyi Seno utk dititipi rontal. Monggo Ki…

      • Hikkks, banyak yang sakawww

    • yo ojo ngono to ki

  36. gak usah tergesa-gesa nyi seno, sabar saja
    diwedar minggu depan tetap saja ya dibaca, santai saja

  37. Tumut antri …..

  38. Ndak Nyi .. aku di Saudi… heheheheeheheheeh
    (maaf ini onny yang laen…) siapa tau dititipi… ๐Ÿ™‚

  39. makasih Nyi Seno………………

    • terima kasih apaan sih

    • terima kasih menunggu di wedar…..ha ha ha.

  40. Tararengkyu !!

  41. Hadir….

  42. test aja

  43. …………..

  44. ” WANTED “

  45. Tetap setia nyambangi gandok. Kutunggu sampai diwedar.

  46. sakjane meh diwedar ra ?

    • koyone ora

    • Harus TOLeransi kiii, jam berapapun kitab diwedar

    • katanya isya he….he….he

      • pdhal nyi seno ge OL lho neng FB…
        ge upload youtube…………….

  47. Rasanya malam ini ga mungkin

  48. gak mungkin rasanya malam ini

  49. malam ini gak mungkin rasanya

  50. gak, rasanya mungkin malam ini


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: