Buku III-89

289-00

Halaman: 1 2

Telah Terbit on 4 Juli 2009 at 05:20  Comments (290)  

The URI to TrackBack this entry is: https://adbmcadangan.wordpress.com/buku-iii-89/trackback/

RSS feed for comments on this post.

290 KomentarTinggalkan komentar

  1. Monggo, sami ngisi absen

    • 2,728,523

      • absen ..wonten .bonus..tah..

        • Insyaallah rapelan kemawon Ki,

          • Matur nuwun Ki GD, Nyi Seno saha bebahu padhepokan.
            Kitab III-88 sampun dipun unduh.

            Ki Arema,

            Kala wau dalu ngantos jam 03.00 ananging nembe enjing punika saged ngunduh.

            nuwun

            • Latihan sabar ki.

              • sabar … hadir

                • Ndherek lenggah nggiih..

                  • A
                    k
                    u

                    m
                    e
                    l
                    u

                    n
                    d
                    e
                    p
                    r
                    o
                    k

                    p
                    i
                    s
                    a
                    n
                    .

                    W
                    i
                    s

                    k
                    u
                    e
                    s
                    e
                    l

                    b
                    o
                    y
                    o
                    k
                    k
                    u
                    .

                    • T
                      a
                      k

                      m
                      o
                      c
                      o

                      d
                      i
                      s
                      i
                      k
                      .

  2. tanda tanda mau dapat bonus … nderek absen Ki..

  3. nderek absen sekalian

  4. Ingkang kelap-kelip wonten afrika meniko sinten nggih. Wonten padepokan kok dereng wonten catetanipun.

  5. absen neh

  6. gandok sampun sami di bika …….
    monggo dipun resiki ….. disapu….
    sekalian absen ..

  7. waduh.. waduh…
    para cantrik blum pada datang…
    gandok sini jadi blm rame..
    tetap selalu mnunggu kitab..
    selamat beraktivitas para cantrik.. ๐Ÿ™‚

    • para kadang Cantrik masih umyeg di Gandhok 287 Ni

    • Terima kasih Ni Ishella atas keramah tamahanmu menyambut diwedarnya pagi nan indah! Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan Berkah, Rahmat dan Hidayah-NYA kepada kita semua.

      • nderek terima kasih….

      • ๐Ÿ™‚
        amiin ki truno..

  8. Tumut absen ach…mugo2 ndang swegera diwedhar…

  9. Wach sudah banyak. antri juga ach buat bekel ke pantai.

  10. He.. he.. dikira bakalan ada rapel… Absen dulu deh.

  11. nuwun sewu, tumut ngantri.

  12. Bar ngunduh, absen untuk iii-89

    Ech…..mudah-mudahan kitabe ndang wedar
    nuwun.

    • Belajar Kearifan Dari Buku-Buku Cerita Silat

      Buku cerita silat (cersil), saat ini mulai langka. Tidak sebanding dengan buku-buku berthema seks, buku cerita remaja, buku how to yang merebak di pasaran. Padahal buku-buku cersil bisa mengajarkan kearifan hidup bagi pembacanya. Ia tidak saja sebuah cerita rekaan, tetapi ada unsur fakta sejarah dengan berbagai contoh moral tokoh-tokohnya yang layak untuk dicermati.

      Bahkan ada beberapa perkumpulan pembaca cersil seperti MTjersil (Masarakat Tjersil). Penggemar Kho Ping Ho telah mengabadikan karya-karyanya di e-book. Misalnya, Bu-kek Sian-su, Dewi Sungai Kuning (Huang-ho Sian-li) dan Pedang Kayu Harum. Tak terkecuali buku-buku karya SH Mintadja yang begitu terkenalnya seperti Nogososro Sabuk Inten, Api di Bukit Menoreh, Pelangi di Langit Singasari, Suramnya Bayang-Bayang, Hijaunya Lembah Hijaunya Lereng Pegunungan. Atau karya Herman Pratikto yang diantaranya sudah cetak ulang seperti Bende Mataram, Mencari Bende Mataram, Bunga Ceplok Ungu Dari Banten, Pangeran Jayakusuma, Patih Lowo Ijo, Pedang Sakti Tongkat Mustika dan lain-lain. Bahkan diantara cersil-cersil di atas sudah di buat sinetron atau sandiwara radio.

      Mengapa Cersil begitu digemari, bahkan ada penggemar cersil sampai ada yang memiliki 7000 buku dengan lebih dari 720 judul.

      Pertama, cersil mengajarkan kearifan hidup, membaca cersil tidak hanya sekadar mendapatkan dongeng saja, tetapi di dalamnya juga mengandung pitutur, nasihat agar manusia hidup sebagai manusia yang tidak saja berguna bagi diri sendiri, tetapi lebih utama bermanfaat bagi orang butuh bantuannya. Minimal suri teladan bisa didapat dari tokoh-tokoh pendekarnya. Tokoh pendekar itu tidak sekadar dipotret dengan tiba-tiba menjadi pendekar yang handal, tetapi perlu perjuangan hidup yang sangat keras bahkan dengan tumbal keluarganya. Cersil adalah cerminan potret hidup awal sampai akhir seperti dunia ini.

      Sangaji pendekar dalam cerita Bende Mataram adalah tokoh yang hidup terlunta-lunta dengan berpindah ke sana ke mari. Termasuk ia harus rela kehilangan bapaknya karena meninggal mempertahankan harga diri dan amanat untuk memelihara sebuah Bende (Mataram) dan Keris (Kiai Tunggul Manik) yang diperebutkan dan dikeramatkan.
      Tak sedikit cersil memberikan untaian kalimat puitis dalam bentuk tembang atau semacamnya yang sebenarnya memberikan nasihat pada pembacanya. Misalnya, seperti nasihat Kiai Kasan Kesambi pada anak muridnya Suradira jayaningrat lebur dening pangastuti (baca: genderang sorak kejayaan akan lebur oleh suatu kedamaian dan ketentraman). Kalimat itu berarti, betapapun perkasa suatu kejahatan pasti akan lebur atau kalah juga oleh suatu kebaikan. Kalimat itu jika ditulis di udara kosong yang merupakan jurus ampuh pembasmi kejahatan.

      Kedua, kita bisa belajar sejarah asli yang tak terkontaminasi dengan kepentingan politis. Biasanya cersil selalu dikaitkan dengan sejarah. Tentu saja bahan dasarnya adalah apa yang pernah terjadi di masa lampau. Hanya kemudian, agar tambah menarik diciptakan tokoh-tokoh lain, namun yang tidak mengubah substansi isinya.

      Cerita Pelangi di Langit Singasari buah karya sang maestro SH Mintardja. Alur ceritanya gabungan antara ambisi kekuasaan dengan ilmu kadigdayan yang dimiliki setiap tokoh yang terlibat. Bahan dasarnya adalah bahwa ada kerajaan Singasari, Tumapel, ada Tunggul Ametung, Mpu Gandring, Ken Arok, Ken Dedes, Kebo Ijo dan anak keturunannya yang saling memusnahkan. Kemudian Api di Bukit Menoreh dengan setting kerjaan Mataram Islam dan tokoh sentral Agung Sedayu. Cerita memang direka tetapi kenyataan sejarah tidak bisa direkayasa. SH Mintardja tetap berpegang pada fakta-fakta sejarah.

      Maka, menggalakkan membaca dan menulis (jika berbakat) cersil tidak saja bermanfaat untuk kearifan hidup manusia dan belajar sejarah, tetapi ia juga bisa melembutkan budi manusia. Bahkan dengan cersil terjemahan misalnya kita bisa belajar budaya bangsa lain.

      Banyak cersil dari China yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Bagi Anda penggemar cersil dari China tidak asing lagi dengan Oey Kim Tiang (OKT) yang berjasa menerjemahkan karya Sin Tiaw Hiap Lu, Sia Tiau Eng Hiong dari beberapa pengarang besar seperti Wang Tu Lu, Chin Yung dan Liang Shen. Ini belum termasuk karya besar Asmaraman S. Kho Ping Ho yang tak sedikit karyanya juga berlatar belakang negeri tirai bambu tersebut.

      Sumber Harian Surya, 12 Agustus 2007

      • Manfaat membaca

        1. Membaca menghilangkan kecemasan dan kegundahan.
        2. Ketika sibuk membaca, seseorang terhalang masuk ke dalam kebodohan.
        3. Kebiasaan membaca membuat orang terlalu sibuk untuk bisa berhubungan dengan orang-orang malas dan tidak mau bekerja.
        4. Dengan sering membaca, orang bisa mengembangakan keluwesan dan kefasihan dalam bertutur kata.
        5. Membaca membantu mengembangkan pemikiran dan menjernihkan cara berpikir.
        6. Membaca meningkatkan pengetahuan seseorang dan meningkatkan memori dan pemahaman.
        7. Dengan membaca, orang mengambil manfaat dari pengalaman orang lain: kearifan orang bijaksana dan pemahaman para sarjana.
        8. Dengan sering membaca, orang mengembangkan kemampuannya; baik untuk mendapat dan memproses ilmu pengetahuan maupun untuk mempelajari berbagai disiplin ilmu dan aplikasinya dalam hidup.
        9. Membaca membantu seseorang untuk menyegarkan pemikirannya dari keruwetan dan menyelamatkan waktunya agar tidak sia-sia.
        10. Dengan sering membaca, orang bisa menguasai banyak kata dan mempelajari berbagai tipe dan model kalimat; lebih lanjut lagi ia bisa meningkatkan kemampuannya untuk menyerap konsep dan untuk memahami apa yang tertulis โ€œdiantara baris demi barisโ€ (memahami apa yang tersirat)

      • Setuju Ki.
        Saya sendiri baca buku silat sejak umur 14 sampai sekarang umur 60 tahun. Tri loginya pendekar rajawali sampai golok pembunuh naga wis diwoco bolak balik nganti mbok wedok uring-uringan. Yo wis ben… pancen hobyne ngomel jar ke wae. Mengko lak meneng dewek.

        • ………hi hi hi
          sama Ki, saya malah dipoyoki, katanya adbm istri saya yang kedua.

        • ki … menawi gadah kitab Yoko (Sin Tiaw Hiap Lu)mbok kulo disharing…

          trilogy pendekar rajawali kirang setunggal kitab meniko… suwun

          • Kang PLS,
            Saya lihat di gandoknya topmdi sudah ada return of condor hero, sampe tamat Ki. Monggo jalan-jalan ke gandok sebelah.

      • Betul Ki, setuju…

        Setiap buku tentu berisi pesan yang ingin disampaikan oleh penulis.

        Tentang Kho Ping Ho, ada satu pelajaran yang sampai saat ini secara konsisten masih dan insyallah akan terus saya terapkan:
        Jangan lakukan sesuatu dimana kamu tidak ingin orang lain lakukan sesuatu itu kepadamu

        • Permasalahan di masyarakat terus berulang hanya modelnya yg menyesuaikan zaman,say asetuju pesan moral dlm cersil tsb sangat baik buat pembelajaran..dimana sekarang disekolah sudah tidak ada kurikulum yg mengajarkan tentang budi pekerti pd saat dulu kecuali sekolah khusus.
          hidup..ceerrsil..

      • @Pa’De Ismoyo,
        Jadi gak salah donk manfaat nyantrik di Padepokan ADBM ini banyak sekali :
        1. Belajar sejarah,
        2. Belajar filosophi hidup,
        3. Belajar berkomunikasi, yang insya Allah baik.
        4. Belajar bersabar, terutama jika kitab belum diwedar,
        5. Belajar menahan diri, jika ada posting yang tidak sesuai dengan cara berpikir dan sikap kita,
        6. Belajar saling menghargai prinsip dan pendapat orang lain.
        7. Dapat menyampaikan pendapat pribadi, sekaligus sebagai sarana belajar untuk menuangkan idea kepada orang lain, dengan ungkapan kata2 yang dapat dicerna,
        8. Dan masih banyak lagi manfaat yang lain.

        • kulo tambahi ki ..

          9. belajar mbelink
          10. ilmu muach…

          • Neng kebon gak iso mbelink, mulaine neng kene dadi mbelink

            Lha nek neng kebon, muach… sama siapa ki?

            • teng kebon muach2 kaliyan sing maringi jagung…hiks

              • justru nang kebon banyak kejadian muach Ki,
                Jaman ambtenar dulu, juragane karo anak buahe…he he he.

        • Betul sekali Ki,
          justru ndeprok di adbm kawruhnya banyak sekali, ketemu dengan berbagai suku yang merupakan kesatuan indonesia, banyak yang memberikan kawruh dari berbagai segi kehidupan.

  13. ngantri

  14. Matur nuwun atas kitab 88-nya,saiki antri di bilik 89,semoga ada rapel. rapel mode=on

  15. mana yang kitabnya,,,,

    • Emang belum ada kok Ki..
      Kalo kitab 288 ada di gandok sebelah…

  16. Lho, koq sudah penuh antrian disini. Memangnya kitab 88 nya sudah selesai dibaca,… ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚

    • Ngantri sambil nggethu membaca adbm

  17. wilujeng enjing kasadayana…. ngiring antri….

  18. selamat pagi semua…ikut antri..
    matur nuwun,,,

  19. Kulo nggih hadir ki

  20. titip absen ๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€

  21. pagi semua.. turut apel pagi..

  22. Selamat pagi Mataram, Selamat pagi Indonesia,
    SALAM PERKENALAN
    Para kiai, para nyai saya baru menjadi cantrik yang pertama kali komen dari sekian kali saya bolak balik masuk ke situs tersayang ini, perkenalan terhadap situs ini mulai dari saya mencari cerita asli anak bangsa yang terkenal ini, dari 4shared ada tulisan kunjungi adbmcadangan.wordpress.com, pas saya kunjungi eh ternyata saya ktinggalan jaman dalam olah kanuragan dan olah batin dengan seluruh cantrik di sini, saya mencoba mesu diri serta meminta petunjuk dari saudara perguruan untuk mempelajari segala kitab wasiat dari guru besar KI SHM yang diwariskan kepada para sesepuh padepokan seperti KI GEDE, mohon petunjuk apakah kitab pusaka 1 s/d 70 ada linknya, supaya saya bisa ikut mempelajarinya (guna melengkapi ilmu saya yang kurang), saya tunggu kelanjutan dari situs yang kita cintai ini apakah bisa berlanjut ke kitab2 wasiat Ki SHM yang lain.

  23. pagi semuanya. hadir.

  24. selamat pagi semua

  25. Nunggu rapelan 3 kitab ah…..
    tapi koq gandok 290 durung dibukak yo…

    • tak nunggu jambu alas wae…

      • nunggoni jambu alas ora ono neng kene ki…
        sing ono ni ken padmi karo ni ken ishella…

        • Bedane apa Ki,
          Ni Ken Padmi VS Ni Ishella…..?

          • mboten bedo ki….

            • ha ha ha ha ha

  26. Siapa bilang agung sedayu tidak terkalahkan, resepnya baca di jilid III-86 hal.43 alinea 2… kalo lawan agung sedayu faham itu, pasti terbirit-birit deh agung sedayu tuh.

    • hua ha ha ha… akhirnya ada yang bisa mengetahui bgmn mengalahkan AS…

      • Nanti namanya bukan Agung Sedayu lagi, tapi Agung Gondal-gandul…

        • pasti setelah ini AS belajar aji panglimunan untuk menghadapi kemungkinan yang dikatakan ki budhi purwoko..

          • Leres Ki..
            Ki Ismoyo punya banyak ajian yang bisa ditransfer ke AS

            • Ki,
              nanti tak transfer dari jarak jauh lewat pergantian waktu dan zaman. Tapi Ki SHM sudah menjadikan AS the rissing star, yang gak mungkin kalah lah, selain oleh SM kata Ki Arema…..

    • Hua ha ha ha ha ha ……

      Betul…., kecuali melawan SM

      • Tetapi pasti bukan dalam hal olah kanuragankan ki?

        • Apakah tidak perlu ngelmu OLAH kanuRAGAn Ki, ha ha ha……..

  27. antriii

  28. Lha tenan to, tiap ada Ni Ishela mesti pada kemruyuk, sampai aku ora komanan nggon.. Arep ndhesel wae susah…

    xixixi

    • walah.. walah..ki anatram ini bisa2 aja.aku juga gak gimana2 kan??cuma ikutan absen aja kayak cantrik yang lain.selamat mnunggu kitab di wedar ki..

      • Ni Ishella memang ilmune wis ampuh kaya Rara Wulan.. lha aku disini kok ya tahu juga, malah disamperin, matur Nuwun, Ni..

        Ini juga lagi ngisi-ngisi absen sinambi nunggu kitab..

        • yup, ๐Ÿ™‚
          aku juga nunggu2 kitab 289 ni di wedar..

          • aku melu nunggu….

            sekian lama…aku menunggu…untuk kedatanganmu
            bukankah engkau..telah berjanji..kita jumpa disini…
            datanglah…kedatanganmu kutunggu..
            tlah lama..telah lama ku menunggu…

            • Nunggu siapa, Ki PLS?

            • Dang dutann Ki…

            • nunggu kitab…ora mboseni nek dikancani ni ishella

              • wedew,ki pandan mah ada adaa aja.bukankah tadi pagi rontal 288 udah di wedar??sekarang tinggal nunggu yang 289,kalo 288 udah di baca yaaa sabar aja lah nunggu yang 289.. ๐Ÿ™‚

                pokoknya tetap menanti dengan sabar,

              • Disuruh mengulang-ulang kitab 288 dulu, Ki PLS..

              • ngulang yo ra po po..sing penting neng sandingku ono ni ishella

            • mirip syarir aril peterpan ki…., hehe

              • sing mirip sopo ki? ni ishella?

            • mirip syair aril peterpan ki…., hehe

    • dimana ada gula disitu semut kemruyuk ngrubung…..ha ha ha.

      • ada gula ada semut…. durung… eh… iki pedomane ki pandan dhing… sorry ki… ๐Ÿ™‚

        • atos atos Ki,
          Katah semut mati dateng lumbung gulo, lho..

          He.. he.. he..!

          • semute = cantriks
            lumbung gulo : ki Jogotirto, ki Arema, ki Truno Prenjak..

            pancen kathah semut sakaw ki,…mbok lumbunge dibukak kemawon….hiks

  29. Hadir…..
    Semakin canggih ilmu panglimunannya Ki….!!!

  30. ikut absen….mumpung ada di Sidoarjo…

  31. sdh di wedar belum ya kitab 289?

  32. Sugeng siang….
    Matur nuwun kitab 288nipun…
    Mugi kitab 289 enggal dipun wedar….

  33. Capek-2 akan dapat camilan lagi. Matur suwun dulu! Bisa untuk makan malam nanti.

    • Sugeng Siang Ki Widura….

      • Sugeng nDalu Ki!

        • sugeng sakaw ki….

          • mangga ki sugeng….

    • Ki Widura,
      mboten melu ngrubung Ni Ishella……ha ha ha

      • Sampun grogi nggih, Ki Widura..

        • ki WDR ra wani melu ngrubung….
          lah putut senior sekelas ki Arema wae iso grogi je…

          • Tangi turu …. ora oleh melok-2 ngrubung …
            Sikatan disik …. ya …..
            Tak macak sisan …. ben ketok luwih mak jozzzz

  34. Hidangan siang.xixixixi…
    Ketahuilah!!!
    Sesungguhnya di dalam tubuh manusia itu terdapat sekerat daging yang apabila baik,maka baik pula seluruh tubuhnya,jika rusak maka rusak pula seluruh tubuhnya.

    Nah!!! coba tebak,kira2 apa yang di maksud dengan sekerat daging ki sanak??

    Ternyata sekerat daging tersebut adalah hati kita…

    Maka dari itu apa2 yang kita lakukan tergantung dengan hati kita,hati2 ki sanak… jangan terlampau memanjakan keinginan,jika keinginan tersebut tidak di benarkan oleh agama,yaa jangan di lakukan…
    betapapun keinginan kita untuk melakukan sesuatu yang di larang di dalam agama kita,yah.. kita harus tetap menahannya.. bukankah hidup kita di dunia tidak lama ki sanak?? jika kita selalu mengingat akan kemana tujuan kita setelah hidup di dunia,maka insya Allah kita selalu berhati2 dalam berbuat.
    yup,jangan di salah artikan lho yah?? bukan berarti kita jadi gak semangat di dalam kerja misalnya,atau dalam hal lain yang menyangkut dengan keduniaan.
    tetaplah kita bersemangat dalam hal kbaikan,entah untuk kemaslahatan dunia lbih2 untuk akhirat kelak…

    Jangan pantang menyerah.. ๐Ÿ™‚

    Salam..

    • hati dalam arti harfiah? (liver)??.. ato… jantung?.. ๐Ÿ™‚

      • @Ni ishella,

        Kalau tidak salah, seharusnya ada 2 buah daging dalam tubuh manusia yang bila baik keduanya, maka akan baik pula manusianya, yaitu Hati (Qolb) dan Lidah.

        Mohon maaf bila keliru..

        • terimakasih ki jogotirto atas tambahannya..
          wah,senang sekali rasanya ada yang bisa menegur jika kata2ku ada yang salah.terima kasih ki..
          maaf ni baru aja sempat masuk gandok..
          ๐Ÿ™‚

    • Smangat…… ๐Ÿ™‚
      Jangan pantang menyerah menunggu lontar 289….:lol:

      • eh kliru …:lol: mestinya … ๐Ÿ˜†

      • jebul priyayi sepuh yo iso grogi….hiks

    • maaf,jika ada kata yang kurang berkenan di hati para cantrik atas kata2 yang telah terucap olehku..
      memang lbih baik diam,tapi kadang jika ada sesuatu yang menarik aku sering gak bisa nahan untuk memberikan kpada orang lain…
      jika ada yang salah.. jangan segan2 untuk menegur aku,terima kasih.. ๐Ÿ™‚

      • lho…, kok….

        bagus kok…, lanjutkan,
        saya memberi semangat kepada diri saya sendiri kok, Ni Ishela kan menyuruh tetap semangat: “tetaplah kita bersemangat dalam hal kbaikan,entah untuk kemaslahatan dunia lbih2 untuk akhirat kelakโ€ฆ
        untuk cantrik lain…, juga bersemangat menunggu lontar 289.

        • ;))

          • salah ding.. koq ๐Ÿ˜‰ mestinya ๐Ÿ™‚

          • ra sah grogi, ki Arema mboten mbelink koq…hiks

            • Sepuh grogi..
              Enom grogi..
              …..

              • mangga ki grogi….

    • Ni Ishella,
      medar ngelmu tasauf, ngelmu hakekat.

  35. neng kene sepi…
    padepokan sebelah yo sepi..
    opo gek podho ngisepi yo…

    • biar rame bakar aja ki padepokannya….
      xixixixi… tapi kalo tega..

      • asal mbakare bareng ni ishella..aku enjoy aja…ayo bakar-bakaran…hiks

        • hmmm… ๐Ÿ™‚ ya sudah.. pamitan dulu…
          mudah2an tar masuk gandok sini kitab udah di wedar

        • hiks…ra sah grogi..aku ra mbelink koq…

          • mangga ki mbelink….

          • Melu dines Ki Pandanalas ah..sopo ngerti oleh kabegjan kayak Sabungsari…

          • hiks….

            • ๐Ÿ˜ฆ knapa setiap aku muncul pasti gitu2an ya komennya… hmmm.. apa seharusnya aku gak usah hadir..
              kalo gitu aku tak singitan wae… ๐Ÿ™‚
              tapi tetap selalu mnunggu kitab,kitab wedar langsung ngunduh aja,hihihi.. slmat mnunggu kitab para cantrik..

              • Mbok jangan gheetu Ni Ishella, nanti padepokan sepi nyenyet…nyet,
                gak perlu singidan, sayang tak nyawang saka kadohan.

  36. sebuah cerita…

    suatu hari, muncul celah kecil pada sebuah kepompong; seorang pria duduk dan memperhatikan calon kupu2 tsb berjuang keras selama berjam-jam untuk mendorong tubuhnya keluar melalui lobang…

    kemudian, tampaknya usaha tsb sia sia, berhenti dan tidak ada perkembangan yang berarti.

    seolah-olah terlihat usaha tersebut sudah mencapai satu titik , dimana tidak bisa berkelanjutan.

    maka, pria itu memutuskan untuk membantu kupu-kupu itu.

    dia mengambil sebuah gunting dan membuka kepompong itu. kemudian kupu-kupu itu keluar dengan sangat mudahnya

    tapi apa yg terjadi? kupu-kupu itu memiliki tubuh yg tidak sempurna. tubuhnya kecil dan sayapnya tidak berkembang…

    pria itu tetap memperhatikan dan berharap , tidak lama lagi, sayap tersebut akan terbuka, membesar dan berkembang menjadi kuat untuk dapat mendukung badan kupu-kupu itu sendiri.

    semua yg diharapkan pria itu tidak terjadi !

    kenyataanya, kupu-kupu tersebut malah menghabiskan seluruh hidupnya merayap dengan tubuhnya yg lemah dan sayap yg terlipat.

    kupu-kupu tsb tidak pernah bisa terbang…

    apa yang pria itu lakukan, dengan segala kebaikan dan niat baiknya, dia tidak pernah mengerti, bahwa perjuangan untuk mengeluarkan badan kupu-kupu dari kepompong dengan cara mengeluarkan seluruh cairan dari badannya adalah suatu proses yang dibutuhkan, sehingga sayapnya dapat berkembang dan siap untuk terbang begitu keluar dari kepompong tersebut,sesuai dengan yang sudah ditentukan…

    seringkali, perjuangan adalah sesuatu yg kita butuhkan dalam hidup ini…

    jika TUHAN memperbolehkan kita melewati hidup ini tanpa cobaan,hal ini akan membuat kita lemah.. kita tidak akan sekuat seperti apa yang kita harapkan, dan tidak akan pernah terbang seperti kupu-kupu…

    kita meminta Kekuatan…dan TUHAN memberi kita kesulitan untuk kita hadapi dan membuat kita menjadi kuat.

    kita meminta kebijaksanaan…dan TUHAN memberikan kita masalah-masalah yg harus kita pecahkan.

    kita meminta kemakmuran…dan TUHAN memberikan otak dan kekuatan…

    kita meminta Keberanian…dan TUHAN memberi kita rintangan untuk kita hadapi.

    kita meminta Cinta…dan TUHAN memberikan orang-orang yg dalam kesulitan untuk kita bantu.

    kita meminta pertolongan…dan TUHAN memberi kita kesempatan

    kita meminta jodoh… dan jambu alas datang pada kita…lho… yang ini hanya anakan…. :mrgreen:

    โ€œkita tidak menerima apa yang kita inginkan….,
    tapi kita menerima apa yang kita butuhkan.”

    Jalanilah hidup tanpa ketakutan, hadapi semua masalah dan yakinlah bahwa kita dapat mengatasi semua itu.

    • Setuju, Ki Banuaji…!

      Ini betul-betul nasihat yang bijak, sangat bijak malahan :

      โ€œkita tidak menerima apa yang kita inginkanโ€ฆ.,
      tapi kita menerima apa yang kita butuhkan.โ€

      Terima kasih, Ki, atas pencerahannya.

      • matur nuwun ki…selalu terkagum kagum dg cerita bijak ki banu…

  37. Sugeng sonten, Ki/NYi/Ni nderek nenggo iii-89

  38. ,gnadaK kanaS
    kilabret idaj uknasiluT
    .uk-draobyeK nagned halas gnay ada ,nautnab nohoM
    AJAGNESID NAKUB .HIN SUIRES

    ?ANAMIAGAB NAKILABMEGNEM ARAC
    ..hisak amireT

    • ganti dari control panel, pilih regional and language options, pilih languages, details, settingang keyboardnya coba diganti dari right to left ke left to right… (atau hanya input methode di browsernya???) sukses deh ki… kalau mc soft saya kurang paham… ๐Ÿ˜ฆ

      • Hanya input method di browser.. nggak tahu kenapa tadi berubah begitu.. Aku restart saja.. eh malah sdh ok..

        Maturnuwun banget, Ki Banuaji atas arahannya..

        Defaultnya yang tersedia mc soft.. Ki Banu pakai Apel growong punapa pinguin?

        • masih dual boot sih ki… pakai yang berbayar dari mc soft dan pakai blangkon yang made in dalam negeri (meskipun tidak sepenuhnya)… kalau yang pakai jambu gak ada ya ki… ๐Ÿ™‚

          • Apalagi jagungya Ki Pandanalas.. mboten wonten..

            ๐Ÿ™‚

          • ada kok ki yang pake jambu, tapi jambu ijoe keokeokeo…

            • he..he..he.. sidha ngerujak kiyi….

              • Ngrujak sinambi nunggu Kitab..

            • ูƒูŠู ุชู‚ูˆู„ุŸ ููŠ ุงู„ุฏุงุฎู„ ู„ุงู†ุฏูˆู†ูŠุณูŠุงุŸ

              • maksudnya Ki???

                • ha..ha..ha.. aku wis mbedhek mesthi salah… ning wis lali mau arep ngomong apa…

                • Apa artinya?

          • ๐Ÿ˜ฆ knapa setiap aku muncul pasti gitu2an ya komennyaโ€ฆ hmmm.. apa seharusnya aku gak usah hadir..
            kalo gitu aku tak singitan waeโ€ฆ ๐Ÿ˜€
            tapi tetap selalu mnunggu kitab,kitab wedar langsung ngunduh aja,hihihi.. slmat mnunggu kitab para cantrik..

            (disadur dari mentrik yg ga tahan di-mbelingi)

            • huaa..ha..ha.ha…ha…… suwe ora jamu
              jamu godong tela
              suwe ora ketemu
              ketemu pisan njaluk tela….

              • Asal aja telon tenan.. Kangen telo aku..

            • poro cantrik olehe ngrubung mentrik siji iki okeh strategine…

              1. ono sing bentuke dukungan
              2. ono sing pitakonan
              3. ono sing isin2

              nek aku lsg tunjepoin wae….mangkane rodho ra tahan ….hiks

              • Aku Ndhukung Ki Pandanalas wae..

    • Membaca tulisan kwalik Ki Anatram (jika bener2 suatu kecelakaan), saya jadi inget tetangga yang mangap terlalu lebar, akhirnya gak bisa mingkem.
      Bisanya mingkem, dimingkemkan oleh dokter RS Mitra Keluarga. Katanya sih dengan disuntik.

      • Betul, tidak disengaja, Ki Truno Podhang.. tiba-tiba saja kok terbalik.. mau ngetik di Google, nulis di padepokan juga kebalik semua..

        Akhire aku restart saja.. ternyata berhasil, tadi Ki Banu juga sdh memberika arahan..

        Matur nuwun, lha bacanya saja sudah susah…

  39. survived the evening, how are you all? hopefully good things always … and for the year are repeated in this month, happy birthday, best wishes always healthy and grow wise in the patronage of the Lord.

    (selamat petang, apa kabar semuanya? semoga baik-baik selalu… dan bagi yang sedang berulang tahun di bulan ini, selamat ulang tahun, semoga sehat selalu dan bertambah bijaksana dalam lindungan Tuhan.) ๐Ÿ˜†

    • Matur nuwun sanget donganipun Ki… Kedua anakku ulang tahun di bulan ini lho…

      • Wah ya Selamat, Ki Benowo..
        Kok bisa dua2nya..kembar punopo dipun pas-aken?…

        • Matur nuwun sanet Ki Anatram.
          Karena ngejar setoran Ki, yg mbarep ulang tahun hari ini, yang adiknya tgl 29…. Jadi selisih umurn mereka cuma 1 tahun 25 hari….

      • wah, kirimkan selamat untuk keduanya ya ki… dan ada sedikit cerita lagi (sayang, dah lupa sumbernya)

        Di sebuah shopping arcade di pusat kota Kyoto, saat sedang menikmati segelas cappucino sambil mengamati orang berbelanja, tiba-tiba saya dikejutkan suara keras tangisan anak kecil.

        Rupanya ada gadis kecil berumur 4 tahunan tersandung dan jatuh. Lututnya berdarah. Kami heran ketika melihat respons ibunya yang hanya berdiri sambil mengulurkan tangan ke arah gadis kecilnya tanpa ada kemauan untuk segera meraih anaknya. Cukup lama. Beberapa menit adegan ini berlangsung. Si ibu tetap sabar dan keras hati untuk menunggu anaknya menyelesaikan sendiri rasa shock dan sakitnya.

        Setelah beberapa menit berlalu, akhirnya si gadis kecil mulai berusaha berdiri lagi, dan dengan bantuan kecil tangan ibunya dia kembali berdiri. Masih sambil terisak-isak ia pun berjalan lagi.

        Dalam benak saya waktu itu, kok tak punya hati ibu si gadis kecil ini? Tega membiarkan anaknya dalam kondisi kesakitan. Ingatan langsung terbang ke Indonesia. Jika kejadian yang sama terjadi di Kota Jakarta ataupun Yogyakarta, saya yakin si ibu pasti akan langsung meraih dan menggendong untuk menenangkan anaknya.

        Dari adegan itu, bisa kita bayangkan perbedaan cara pengasuhan anak Jepang dan anak Indonesia. Dari pengamatan saya selama hampir setahun tinggal di Jepang, anak Jepang cenderung dibiasakan dari kecil untuk mengatasi berbagai kesulitan sendiri, sementara anak Indonesia selalu disediakan asisten untuk mengatasi kesulitannya.

        Babysitter atau pembantu rumah tangga pun tidak ada dalam kebiasaan keluarga-keluarga di Jepang. Sebaliknya di Indonesia, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan lain-lain kehadiran mereka wajib ada sebagai asisten keluarga maupun sebagai asisten anak-anaknya.

        Dalam sebuah studi perbandingan yang dilakukan oleh Heine, Takata dan Lehman pada tahun 2000 yang melibatkan responden dari mahasiswa Jepang dan mahasiswa Kanada dinyatakan bahwa mahasiswa Jepang lebih tidak peduli dengan inteligensi dibandingkan orang Kanada. Hal ini disebabkan orang Jepang lebih menghargai prestasi didasarkan pada usaha keras daripada berdasarkan kemampuan inteligensi.

        Artinya, bagi orang Jepang kemauan untuk menderita dan berusaha keras menjadi nilai yang lebih penting daripada kemampuan dasar manusia seperti inteligensi.

        Dalam keseharian dengan mudah kita dapat menyaksikan mereka selalu berjalan dalam ketergesaan karena takut kehilangan banyak waktu, disiplin dan selalu bekerja keras. Suasana kompetitif dan kemauan untuk menjadi yang lebih baik (yang terbaik) sangat menonjol. Studi ini juga menemukan bahwa orang Jepang memiliki budaya kritik diri yang tinggi, mereka selalu mencari apa yang masih kurang di dalam dirinya. Untuk kemudian mereka akan segera memperbaiki diri.

        Lain lagi Indonesia, yang saat ini terjebak dalam kesalahan umum di mana hasil akhir menjadi segala-galanya. Hasil akhir lebih dihargai dibandingkan usaha keras. Tengok saja kompetisi yang terjadi dari anak usia sekolah tingkat SD hingga perguruan tinggi untuk mendapatkan nilai kelulusan yang tinggi. Guru, orang tua maupun masyarakat umum selalu menekan anak untuk mendapatkan nilai kelulusan yang tinggi, sehingga mereka pun menghalalkan segala cara.

        Kita baca di koran polisi menangkap para guru karena berlaku curang dalam ujian nasional, sementara di tempat lain orang tua membeli soal ujian, siswa menyontek dan lain sebagainya.

        Pola pengasuhan ini, pada gilirannya pasti berperan besar dalam pembentukan karakter anak dalam perkembangan berikutnya. Oleh karenanya, memberi kesempatan seluas-luasnya pada anak untuk mengembangkan semua potensinya adalah satu prinsip dasar dari satu pola pengasuhan yang sangat baik bagi pembentukan karakter anak.

        Orang tua, asisten, atau pun orang yang lebih dewasa jangan mengambil alih tanggung jawab anak.

        Sebagai contoh, beri kesempatan pada anak untuk belajar makan secara benar dengan tangannya sendiri sejak dia mampu memegang sendok. Jangan diambil alih hanya karena alasan akan membuat kotor. Atau beri kesempatan pada anak untuk menghadapi dunia sekolah pertama kali tanpa banyak intervensi dari pengasuh maupun orang tua.

        Memberi rasa aman pada anak memang penting jika diberikan pada saat yang tepat. Tetapi menunggui anak selama dia belajar di sekolah adalah pemberian rasa aman yang tidak perlu. Momen ini adalah momen penting bagi anak untuk belajar menghadapi dunia di luar rumah tanpa bantuan langsung orang-orang di sekitarnya.

        Pengalaman anak merasa mampu menghadapi persoalan dengan kemampuannya sendiri akan menumbuhkan kepercayaan diri. Oleh karena itu, orang tua sebaiknya membatasi diri hanya menjadi partner diskusi yang membantu anak menemukan berbagai kemungkinan solusi.

        Orang tua kadang harus berteguh hati membiarkan anak mengalami rasa sakit, menderita, dan rasa tertekan dalam isi dan porsi yang tepat, karena hal itu akan sangat baik untuk perkembangan mental anak.
        Anak akan tumbuh menjadi pribadi yang siap menghadapi tantangan hidup dan tidak mudah menyerah.

        Hargai anak bukan dari hasil akhirnya melainkan dari proses perjuangannya. Anak perlu diberi pembelajaran (dan juga orang tua perlu belajar) untuk bisa menikmati dan menghargai proses, meskipun proses seringkali tidak nyaman.

        • Iya Ki Banuaji, nanti saya sampaikan dan sekali lagi matur nuwun sanget….

  40. Eee … koq yo ora gelem bareng terbite karo 88, yo wis sing penting absen maneh

  41. mtr nuwun kitab 88nipun. (sambil berharap dibonusi 89)

    • dino iki rapelan 3 kitab : 288-289-290….

      • Apamaneh dikancani Ni… wah percuma ngunduh kitab Ki PLS.. lha ora disinau, malah ditinggal gojeg…

        Piss…

        • Tenan Ki,
          tak sawang kok akhir-akhir iki Ki PLS soyo nyolowedi, opo yo ngono??

          He.. He.. He…

        • mboten ki,…nyambi nunggu kitab direncangi mentrik…wah gayeng tenan….nek ora ..khan malah nglangut

          • Saking gayenge, nanti kitab diwedar + bonuse, mboten ngeh..

            ….

            • asal direncangi kaliyan….hiks

  42. absen hadir

  43. Absen petang… daku yang setia menunggu…

  44. Ki GD tuwin Nyi Seno lan Ki Mbodo…
    Kulo nuwun….
    Bade nderek ngantri nyadong berkah kitab 289…

  45. absen juga,,,
    selamat malam semua…

  46. delo engkas hilang dari peredaran, nggak bisa ikut ngantri…….jam 20.00 PLN giliran alias modar.

    genset cuma 1300 gak ngangkat……waduh.

    • pamit sakwetawis wekdal……

      • Monggo, ki.. ngatos-atos..

      • Monggo..sekalian Ki Ismoyo melanjutkan laku Pati Geni…hehe

    • Inlaillahi wa’inailillahi raji’uun, ……… semoga cepat siuman kembali.

      • Sudah hadir kembali Ki,

        Tepat jam 23.30 wib listrik hidup kembali.

  47. He he he sak jan jane ngono aku kangen karo Swandaru lho..
    kok suwe ora di critake yo.., kangen karo omongan lan sikape sing nggemesi ati, gawe mangkel lan ngedumel wong okeh…
    Semakin kesini (nyuwun sewu duko..) critanya kok kurang nggigit ya.., opo yo Panjenenganipun ingkang nyerat cerito pada saat itu lagi kehabisan ide ..
    ( Luar biasa nulis buku kok samapai telung atusan jilid…)
    Aku yo kangen karo critane Panembahan Senopati sing sakti mondro guno..
    Menurut pengamatan saya crita paling menarik adalah jilid 1 – 100, trus dilanjut dengang jilid 101 – 200, cerita masih menarik sampai dengan kisah hidup Raden Ronggo.., wah saat itu rasanya nunggu di wedarnya kitab benar-benar bikin hati ini tercekam dan penasaran…
    Nyuwun sewu lho ini cuma uneg-uneg saja kok, satu hal yang perlu di catat bahwa saya sangat mengagumi karya karya yang lain Sang Maestro (Almarhum SH Mintardja), mungkin karena Cerita-cerita yang lain tidak sepanjang ADBM ya, jadi kesan yang di tangkap sangat padat dan menawan.., barang kali kalau kisah ” Sabuk Inten Nogo Sosro ” di tulis sepanjang ADBM gimana ya..

    Ini cuma uneg-uneg nunggu kitab di wedar kok, ngga usah di masukin hati ya…
    Nyuwun Ngapunten Ki GD.. Nyi Seno…

    • Ki,
      mau pamit tamu lihat Ki Pras jadi nginguk sebentar.

      sambil nunggu kitab wedar, sementara gak ada bacaan saya coba baca Gajahmada – Langit Kresna Hariyadi, lumayan juga.
      Langit Kresna Hariyadi sseorang yang mengagumi bahkan menganggap guru walau tidak pernah belajar langsung kepada Ki SHM.

      Halaman persembahan bertuliskan ;
      saya dedikasikan kisah ini untuk seseorang yang kepada beliau saya banyak belajar, guru yang dengannya saya tak pernah berjumpa, yang karya-karyanya amat menyusup memengaruhi jiwa saya, SH Mintardja

      • bukan “tamu” maksudnya “namun”

    • apa lagi masuk mata ya ki… bisa kelilipen…. ๐Ÿ™‚

      • Kayaknya hari ini hari yang aneh.. ada hawa apa ya? Banyak cantrik sepuh grogi.. keyboard kebalik.. kelilipan.. dll..

        • ha ha ha………masih ada waktu sedikit Ki, sebelum listrik padam.

          iya nih gak tau tangan mencet tut keyboard kok sering mblusukan, mungkin nyawang Ki Pandan kok ketingale gayeng tenan dina iki.

          kalau kelilipan itu Ki Banuaji ngomentari “masukin hati”nya Ki Pras.

          • hawa kabut tebal menyusup ke padhepokan disertai dan burung gagak banyak berkaok disertai lolongan anjing yang gegirisi.

          • ojo merinan,…ni ishella dadi mlayu kae ngumpet neng pakiwan ra wani mlebu pendopo

            • Coba tak tilikane, Ki..

              Ni..!!! Ni…!!

              didangu, ra wani metu..

            • Nyuwun ngapunten poro sepuh…
              ( Aku ki cantrik enom lan anyaran kok crewet)

          • Ni Ishela apa bisa diumpamakan sebagai Rara Wulan ya? Jadi gak bakalan ketemu sama Ki Pandanalas dan Panembahan Ismaya lha wong jamane beda je!

            • Ketemu saya yang pas Ki..

            • wah…ki Truno curang,…menyalip di tikungan…

              tapi ketiwasan ki…ni Ishella sanes Rr Wulan, nanging seangkatan kaliyan Pasingsingan…sumber pertikaian Umbaran …

              tapi njih mboten sak zaman kaliyan ki Ismoyo…hiks

              • Yo wis aku ra melu-melu, mung nyawang saka kadohan. Jelas gak sejaman, ismaya hidup sejak jaman ramayana hingga ke mahabharata sampai ke parikesit di astina…he he he lae-lae mblegegeg uge-uge sadulita hemel-hemel.

  48. Ngisi buku absen keri dewe ….

    Wah… gandoke wis bek. leyeh-leyeh ae ning ngisor wit jambu. Sopo ngerti ono jambu ceblok.

    • halah… jambu maneh…. ๐Ÿ™‚

    • iki koq rodho aneh tenan,…nganti jambu digowo2 neng kene…hiks

      • Emang ncen ra iso lepas soko jambu og keokeokeo…

        • padahal neng padepokan kene aku ra nggowo2 jambu lho…
          malah ki sarip sing penekan wit jambu…hiks

      • Aku kok gak ngerti to. Ono opo to karo jambune Ki Pandan?

        • Sami Ki Arema. Wonten nopo kaliyan jambu ne Ki Pandan. Kan sejak zaman Mahesa Jenar Ki Pandan terkenal soal jagung kok saiki jadi pakar jambu…???

          • Nggih Ki.
            Mesti ada apa-apanya.

            • ki..nek ki jogotirto remen jambu mboten ki…? hiks

        • sugeng ndalu ki..sugeng rawuh….

          kebon jagunge mpun telas dipanen ki,..sakniki tak tanemi jambu…

          • Jambu ijoe tho Ki PA??? Keokeokeo…

            Jambu maning jambu maning keokeokeo…

            • Sak jane iki ngomong opo yo ?
              Ora mudeng aku.

              • lho… ya jelas jambu tha ki…

  49. Wah disini kathahe apel Ki..

    • kalau ki pandan sih, jambu alas ya suka, apel malang nggih remen, jeruk bali apa maneh…. ๐Ÿ™‚

      • podho karo sing ngendikan…

  50. Ngenteni kanthi ora sabar, deg degan, sumelang, ati bluthuk bluthuk, gemes, kemrungsung, gregeten…. apa meneh ya….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: