Buku III-30

230-00

Halaman: 1 2

Telah Terbit on 3 Mei 2009 at 09:00  Comments (500)  

The URI to TrackBack this entry is: https://adbmcadangan.wordpress.com/buku-iii-30/trackback/

RSS feed for comments on this post.

500 KomentarTinggalkan komentar

  1. Ikut prihatin atas gangguan yang menimpa
    Hardisk Nyi Seno.
    Ikut Berdoa ….. Mudah2an Dokternya Komputer
    bisa menanggani kerusakan yang terjadi.
    Sekalian Absen Hadir Nyi Seno

  2. Ikut prihatin atas gangguan yang menimpa
    Hardisk Nyi Seno.
    Ikut Berdoa ….. Mudah2an Dokternya Komputer
    bisa menanggani kerusakan yang terjadi.
    Sekalian Absen Hadir Nyi Seno (Cantriek Anyar)

  3. Waduh mudah-mudahan bangsal pusaka tidak ikut kena musibah, kalau kena pasti kitab-kitab yang berharga tersebut harus dicari kembali….

  4. salute, di gandok 231 ada 48 cantrik yg lagi ronda, semoga tabah sampai akhir………….

    • mudhun jadi 36….

      • munggah dadhi 40…

        • 39….

  5. ikut prihatin..opo yo seng isok tak ewangi..mosok sedulur liyane gak onok seng isok

  6. Alhamdulillah… Wah, jadi malu aku. Tiwas semangat menawarkan bantuan,ternyata masalah sudah teratasi. Jadi seperti pahlawan kesiangan. Sokurlah kalau kitab terselamatkan semua.
    Terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas kerja keras dan pengorbanan para bebahu padepokan. Semoga panjenengan sedaya pinaringan kebahagiaan yang berlimpah, karena panjenengan juga sudah melimpahkan kebahagiaan kepada banyak orang.

  7. Parikan :

    Wajik klethik, gula jawa
    luwih becik wong prasaja

    Tawon madu, ngisep sari kembang jambu
    aja nesu yen ditudhuake luputmu

    Kayu urip ora ngepang, ijo-ijo godhong jati
    uwong urip ora gampang, mula padha ngati-ati

    Awan-awan tuku Brambang
    ana prawan klambiné abang

    Wedang bubuk, gula jawa
    yen kepethuk atiné lega

    Buah kenitu buah kedhondhong
    jangan begitu dong (he he he…:-)

    Esuk nyuling sore nyuling sulinge arék surabaya
    esuk éling soré éling sing diéling ora rumangsa.

    Suwé ora jamu, jamu godhong téla
    suwé ora ketemu ketemu pisan gawé gela

    mangga dipun tambahi ….!

    • durung iso nambahi, isane mung menikmati, lanjut ki

    • Sembayang maning, sembayang maning.
      Kapan lunga kajine.
      Terbayang maning, terbayang maning.
      Kapan medar 231-ne.

      • ojo ngono ki, mesakno nyi Seno keloro-loro penggalihe lho

      • Lara ning lara,
        Ora kaya wong sing nandang wuyung,
        Mangan ra doyan,
        Ra penak turu,
        Nang ngumah bingung.

        Aduh kusuma,
        Ora krasa, ….. apa pancen tega,
        Mbok mbalung janur,
        paring usada, mring kang nandang wuyung.

        Witing klapa,
        Leganana nggonku lara brangta,
        Witing pari,
        Dimen mari nggonku lara ati.
        Aduuuh, nyawa.

    • Manuk crewet, pucuk driji, nggon dodolan
      Ja sumelang, kitab 231, mesthi wedar

      • eh salahm pocuk tangan dhing

        • salah meneh, pucuk tangan

          • lanjut….

          • Manuk lulut, driji cendak, kembang klapa

            Aja ngira para cantrik dha ra sabar

            • Kembang pacar
              Kembang jewawut
              Pasar’e bubar
              Kerene gelut..

              (fr. Junaedhi)

  8. Gandok 230 adalah gandok yang mendapat klik paling banyak sepanjang adanya adbm.
    Apa kira-kira demikian ya…….?

    Gawe komentar, takon dhewe…….

  9. Kerata basa (Jarwo dhosok)

    Bapak : Bab apa apa pepak
    Berkat : Mak breg diangkat
    Cengkir : Kencenging pikir
    Dongeng : Dipaido keneng
    Garwa : Sigarane nyawa
    Gedhang : Digeget bubar madhang
    Guru : Digugu lan ditiru
    Kathok : Diangkat baka sithok
    Kuping : Kaku tur njepiping
    Kutang : Sikute diutang
    Maling : Amale wong ora eling
    Mantu : Dieman eman mekso metu
    Saru : Kasar lan keliru
    Sopir : Yen ngaso mampir
    Sruwal : Saru yen nganti uwal
    Tandur : Nata karo mundur
    Tarub : Ditata supaya katon murub
    Tepas : Nitipke napas
    Wanita : Wani ing tata
    Wedang : Ngawe kadang
    Weteng : Ruwet tur peteng

    mangga ditambahi…..

    • Gelas : Nek tugel ra kena di las
      Sirah : Isine rah
      Lemper : Dialem merga memper
      Krikil : Keri neng sikil
      Kripik : Kancane krupuk, peyek, karak lsp… (wussss mlayu….)

      • Ngelmu = angel yen durung ketemu
        Gethuk = digeget karo manthuk2
        Jimat = barang siji dirumat
        Kodhok = teko2 ndhodhok

      • terus terang wae kripik kuwi opo?

        • iku lho ki, salah sakwijining camilan gurih yen diemil kanggo selingan olahraga marakke KRIngeten tetaPI asyiK

          • hayooo kuwi mesti arep saruuu…..

          • Kringeten amargo olahraga, asyik amargo ngemil camilan.
            Timbangane marakke pikiran ngeres diowahi wae dadi:
            KRIyuk-kriyuk PastI asyiK

    • Sepeda = Asepnya tidak ada
      Agama = Agemaning sukma
      Supir = Pengin nyusu, mampir
      Duwit = Sedulit diiwit-iwit
      Kripik = Kriyik2 apik
      Krupuk = Kruyuk2 empuk

      • Supir = Pengin nyusu, mampir
        Supir = kesusu le arep mampir

  10. kasus AA nampaknya semakin seru
    kasus asmara mulai tergusur..
    polisi kita mulai berganti motif
    ga ada asmara
    ga ada perselingkuhan
    yang bilang kasus asmara itu konon
    publik yang salah mengartikan
    heu heu heu heu……..
    aneh2 aja ya kita punya polisi….
    padahal dia2 juga yang awal2nya bilang begitu..

    daripada lama nunggu adbm
    kita beralih ke padepokan sebelah….

  11. Ayo, Terus Bergerak!

    Air, jika dibiarkan terus menggenang, tanpa aliran, lama-lama akan menjadi sarang penyakit. Demikian juga udara, jika dibiarkan berhenti, tak berhembus, akan menimbulkan kepengapan dan akhirnya merusak pernapasan. Semua harus bergerak. Tidak boleh ada yang diam.

    Adalah kenyataan bahwa segala ciptaan Tuhan selalu bergerak. Bumi, matahari, bulan, bintang, dan semua tata surya berotasi tiada henti. Sekali terhenti akan terjadi kerusakan dan bencana yang luar biasa. Bahkan makhluk-makhluk mikro seperti bakteri dan virus pun bergerak.

    Hukum Tuhan yang terjadi pada alam raya itu sesungguhnya terjadi juga pada diri manusia. Secara fisik, jika manusia berhenti, diam, dan tidak melakukan aktifitas, maka dalam kurun waktu tertentu kesehatannya pasti terganggu. Selain mudah lelah, berbagai penyakit akan mulai berdatangan.

    Demikian pula halnya dengan pikiran.

    Seseorang yang membiarkan otaknya berhenti berpikir, maka dalam jangka waktu tertentu pikirannya akan terganggu. Sulit berpikir logis dan sistematis. Berpikirnya meloncat-loncat, sulit mengingat, dan mudah lupa. Menurut penelitian ilmiah, orang yang kurang terbiasa menggunakan pikirannya, pada usia tuanya akan menjadi pikun.

    Jika rumus pergerakan itu terjadi pada alam dan individu manusia, maka hal yang sama juga pasti berlaku pada sebuah masyarakat dan organisasi.

    Jangan sekali-kali berhenti, diam, atau stagnan. Karena diam itu berarti mati. Diam itu bisa membawa penyakit. Diam itu tidak sehat. Jangan takut perubahan, perbaikan, dan pembaruan. Sebab semua ciptaan-Nya ditakdirkan selalu bergerak dalam sebuah rotasi yang telah ditentukan.

  12. GAndhok 231 wes kebukak, tp kok close coment

    • berarti kemungkinannya baru besok terbitnya 231…

      • bukan, komennya tercebur ke dalam closet maksudnya…. 🙂

        sedang dijemur, malah hujan…. terpaksa disetrika, wee… gak ada aliran listrik… terpaksa dikekep lagi sama ki arema biar kering…

  13. Satap-sayap Terkembang karya sh mintarja — versi DJVU sudah tamat (jilid 67)
    Silahkan kunjungi : http://dimhad.co.cc

  14. alhamdulillah, matur nuwun kitab 230 -ipun
    nenggo kitab 231

    • maturnuwun kitab 1 sd 230……..

  15. kok durung wedar yo kitabe???
    selak sakaw kie ngentosi kitab 231 di wedarke….
    kulo entosi nyi seno….ampun dangu2 nggih…..heheheheheheheh……

  16. Dari millis sebelah..

    Ada dua perbuatan yang membuat orang menjadi tidak terhormat.

    Pertama : Melibatkan Diri Kalian Terhadap Hal yang Bukan Menjadi Urusannya.

    Jika hal ini bukan menjadi urusan kalian dan kalian tidak terlibat jangan dilihat. Ini membuat orang menjadi tidak terhormat. Semua masalah didunia akibat hal ini, melibatkan diri dalam hal yang bukan urusannya, bila kalian bukan politikus jangan bicara politik, cukup untuk memperhatikan pekerjaan kalian sendiri, bila kalian pelajar cukup belajar.

    Kedua : Tidak Tahan Terhadap Hal-hal Yang Tidak Menyenangkan

    Bila ada orang yang mengatakan kepada kalian hal2 yg tidak menyenangkan kalian dan kemudian kalian menjadi marah. Kalian harus menyembunyikan kemarahan kalian dan tidak memperlihatkan nya. Jika kemarahan tampak diwajahmu, dengan tangan atau lidah, kemarahan itu membuat orang tidak terhormat. Kemarahan bagaikan seekor ular yang berbisa, seperti ular kobra, jika kalian tidak berhati-hati dia dapat menggigit kalian dan orang lain.

    Pertama kemarahan akan menutup Cahaya Iman dalam hatimu dan kemudian wajah kalian akan menjadi buruk. Syaikh Abdullah Faiz Daghestani berkata, Jika orang meninggal dalam keadaan marah ia akan langsung masuk ke neraka, karena kemarahan menghilangkan iman dari hati kalian, jika kalian menunjukkan kemarahan dalam wajah atau perbuatan kalian, maka kalian tak akan bisa mendengar Ayat2 Allah maupun Sabda Rasulullah saw.

    • Matur nuwun mbak Nuniek………

    • akhirnya ni nunik bertobat juga… 🙂

      hanya sayang, untuk hal yang pertama, saya tidak setuju. bila dilihat dari satu sisi, pernyataan tersebut memang benar, namun bila saya melihat dari sisi yang lebih luas, malah saya dapat dipersalahkan. (gara-gara mbeling, jadi sering ikut campur urusan orang dan bidang lain, tapi syukur, bahwa malahan dapat memberi jalan keluar bagi masalah-masalah tersebut).

      jadi yang penting adalah, justru tidak memperkeruh, namun dapat memberikan kritik yang membangun, artinya, kritik berikut saran yang berasal dari hasil analisa terhadap situasi dan kondisi serta faktor-faktor lain yang mempengaruhinya… 😀

      tetap salut pada ni nunik… chaiyoo, ganbate…

      • tentu saja ki banu..
        sebenarnya kalo qta bisa menempatkan diri dimana saja dan pada waktu kapan saja secara baik dan benar (ceile bahasane.. :)), tak akan ada orang yang merasa dirugikan bila qta turut campur. malah mungkin (dan seringkali) justru akan dapat menyelesaikan masalahnya. tapi kalo qta salah tempat dan waktu, mungkin keadaan tidak akan menjadi baik malah akan tambah kisruh.. right? 🙂
        but, always salut untuk pengalaman hidup ki banu.. see u..

    • Jeng Nunik benar sekali. Carut Marut di negeri ini juga antara lain disebabkan oleh peristiwa seperti tui.
      Seperti kita ketahui bahwa dengan runtuhnya rezim Orde Baru dan munculnya Orde Reformasi, maka masyarakat yang selama 32 tahun telah dibungkam kebebasan bicaranya, telah terbebas dari kebisuan itu. Sejak jaman Presidennya Pak Habibie hingga saat ini hampir semua orang bebas berbicara, sampai2 tidak bicara dengan mulut saja kita bebas, tetapi kentut di setasiun radio ataupun televisi bebas2 aja, saking bebasnya. Betul????.
      Nah akibat kebebasan bicara yang kebablasan itu, saat ini dari anak bego sampai anak mbeling bebas bicara semaunya. Yang lebih bego lagi para awak media terkadang mewawancara orang untuk event tertentu tidak sesuai dengan proporsinya. Belum lagi pertanyaan yang disampaikan awak media tersebut terkadang memang sudah mengarah pada jawaban yang menyesatkan. Akibatnya di setasiun radio dan televisi kita saat ini sungguh hingar bingar dengan berbagai komentar yang campur aduk antara yang ahli, yang bego, yang keminter, seihingga terkadang masyarakat sulit mencari kebenaran informasi itu sendiri.
      Jadi nasehat Jeng Nunik baik sekali, marilah kita berpijak pada landasan keahlian kita. kalo kita nggak ahli apa2 yang kita sebaiknya gak usah ikut2an seperti seolah-olah ahli.
      Nuwun,
      Ki Truno Podang

  17. Rura basa (Salah kaprah)

    Adang sega : Adang beras supaya dadi sega
    Kelan lodheh : Kelan janganan supaya dadi lodheh
    Mbuntel tempe : Mbunteli kedhele campur ragi supaya dadi tempe
    Menek kelapa : Menek wit kelapa
    Ndondomi klambi : Ndondomi kain supaya dadi klambi
    Ndhudhuk sumur : Ndhudhuk lemah digawe sumur
    Negor gedhang : Negor wit gedhang
    Mikul dhawet : Mikul klenthing isi dawet
    Netel jadah : Nethel ketan supaya dadi jadah
    Ngenam klasa : Ngenam mendhong supaya dadi klasa
    Nggodog wedang : Nggodog banyu digawe wedang
    Nglinting rokok : Nglinting bako lan klobot supaya dadi rokok
    Nguleg sambel : Nguleg uyah lombok supaya dadi sambel
    Nulis layang : Nulis ing dluwang kanggo kirim layang
    Nunggu manuk : Nunggu pari supaya ora dipangan manuk

    yang ringan-ringan, nambah perbendaharaan kata dalam basa jawa, tidak jlimet
    mangga ditambahi maneh…..

  18. syukur aku telah berjaya menghabiskan buku 230 pada hari ni.sedang menanti keterlanjutan kitab ilmu yang seterusnya.terima kasih yang tak terhingga kepada yang menyediakan waktu walaupun sibuk dalam kerja seharian menyusun kitab untuk pelajaran. terima kasih yang tak terhingga.

  19. moga-moga aja.. ki arema tidak lupa mengembalikan kunci gandok 231 kepada nyai senapati, yang tadi pagi dipinjam buat absen nomer 1..
    hehehehehehe………..

    • Ki sanak,gandoke isih durung siap dibuka, isih ana sing kudu diberesi. Sabar nggih…….

      Karo ngenteni gandoke di buka, ayo sapa sing weruh basa ngokone, “Man tumbas mendo”

      • mantuku wedus…

        (tak jawab wae.. tinimbang sing njawab mertuoku)

      • aku meh njawab…. jebul ono sing makili mertuone..)

        • Untung mertuo wis kondur ing ngarsaning Gusti.

        • Basa Indonesiane
          “Ki Lateung mati
          kunduran sepur” piye ki? isa ra?

      • Salah satu cantrik yang sekarang jarang absen namanya Konthos Wedul. Kalau diadakan acara tukar akhiran kata, sopo sing iso mbedhek, yo 🙂
        Kalau mau dianteme …… karo piyambakipun ..monggo!

        • Konwed Thosul,..yang artinya ki Widura,…qiqiqiq

  20. nginguk…

  21. Rupanya lontar masih belum siap diwedar malam ini. Meski begitu, tetap semangat….

    Tapi, saya tidak ronda malam ini, besok harus bangun pagi-pagi.

    Mudah-mudahan, subuh besok begitu bangun Nyi Seno bisa langsung menggelontor lontar-lontar yang tersangkut di gandok 231.

    • Jadi curigeisen nih, koq hanya Ki Arema yang boleh ndodok di gandok 231 ya,..hihihihi..peace..

    • Ki Arema termasuk orang dalam.
      Kalau tinggalnya di Jakarta, pasti tinggal di Menteng Dalam. Kalau tinggalnya di Sidoarjo, pasti tinggal di Complex Lapindo Dalam.
      Kalau tinggal di Surabaya, pasti di Dharmo Dalam.
      “tul kan Ki…?

      Monggo enggal wungu Ki, Bilik 231 akan dibuka satu – dua jam lagi 🙂
      Lihat itu Nyi Senopati sudah nggodog wedah jahe.

      • Lha, kalo bisa menentukan saat di wedhar kitab, ini juga mustinya orang dalem ya Ki Widura,..haha

      • Saya bukan orang Dalem, kok Ki.
        Jadi termasuk orang yang nggal pakai baju ….dalem
        nggak pakai celaan eeh cenala …..dalem

        Tapi juga tidak suka makan ….dalem.

        Ki Telik Sandi ada di Zone -8 atau berapa, ya?

        • Betul ki, sudah mulai panas disini ya,..

        • Hari ini kan tidak terlalu panas ….
          Pagi tadi ning tlatahku mendung, sekarang not bad. Anget …

          Sekarang ini matahari tenggelam jam berapa Ki TeSan?
          Dari radar yang bisa saya detect …. yang kelap kelip kok dari are code saya kerja (805), lampu radar nJenengan kok anteng wae … Memang dari are code berapa?

          • Selamat istirahat Ki,

            kalau saya lagi nunggu jemputan, mau nyambut gawe.

            • Sering-2 ngintip padepokan Ki Ismoyo … supaya Nyi Seno grogi 🙂

          • maghrib jam 7.49 Ki..area code 323,..

      • “nggodog wedang jahe”
        termasuk salah satu tembung salah kaprah
        salah kalimate, ning lumrah diucapke
        mungkin sing bener gini mungkin ya :

        Lihat itu Nyi Seno sudah nggodog banyu, kanggo nggawe werdang jahe, atau

        Lihat itu Nyi Seno sudah membuat wedang jahe.

        hehehe…embuh aku dewe ya ra ngerti ding.

        • Nyi seno lagi nyuci piring …..
          Nah sekarang bau masuk ruang komputer ……

          Nah computernya sudah on….. passwordnya opo yo …. wah lupa ..

          Yes, masuk sekarang …….

          Lho…. kok masih banyak error message.

          Aduh …. alamat mundur lagi nih!

      • Kalu di malang pasti di Kidul dalam deket pasar baru

  22. klik klik …………………

  23. tiwas wis siap2 dr td…
    absen dulu wis…

  24. Matuur Nuuwwuuuun..matur nuuwuuuun,…
    (curi start mode ON)

  25. maish belum…

  26. Wis tak pruput je isih durung metu…
    Muga2 sedilit meneh…

  27. Sak jane Nyi Seno arep mbuka bilik 231 ….. sayangno ono cantrik sing mbeling ….

    Lawange di-SLOROK soko njobo ….. dari Nyi Seno ya kangelan.

    Ayoo ngaku … sopo sing lagi kurang GAWEAN …. mengko ben di gawe dolanan karo cantrik padepokane Ki Arema (Ki Kiai Iseng) 🙂

  28. Pasti kangelan mbukak sloroke bilik 231, wong sue ora dibukak, dadi seret, kudu diwenehi oli, ben gampang mbukake, nanging ati-ati ojo nganti drijine kejepit, mengko malahan dadi sue… ndang cepetan ngoleki oli.. ayoooo…

  29. absen ni senopati

  30. nyi Seno lapor…

    sudah siap menerima kitab…….!

    Laporan selesai..

  31. Ku Menanti seorang kekasih yang ……
    Ku Menanti Nyi Senopati yg membagi kitabnya hari ini ..
    ………….
    Lanjutin yah nyanyinya hehehe

    Semoga hari ini, cuaca cerah, terang benderang, dan muncul yang diharapkan kita semua

  32. masih…… antre

  33. Nek yahmene iki mesti nyi Seno wis tindak makaryo, ning sing dijanjekake kok durung ugo iso kalaksanan ngantek mundur tekan dino iki. Kiro-kiro opo “mung” mergo masalah rusake hard disk utowo ono sebab sing liyo yo? Mbok nyi Seno kerso ngudar roso neng kene, ben masalahe iso dirampungi karo kabeh penghuni padepokan, ojo mung ditanggung piyambak. Nyuwun pangapunten menawi mboten sami kaliyan kersanipun nyi Seno….(walah arep boso mlipis kok malah mbingungi dewe)

  34. aku masih setia menunggu

  35. sing iso mlebu gandok 231 mung ki Arema yo. ki nganggo aji opo panjenengan.

    • aji mumpung (mumpung kebuko)…hehe

  36. Bar sabar

  37. horeee…

  38. mantabssssss

    • luarrr biasa

      • Eduaan tenan………

        • Eudaan kabeh…..

          • guendeeeng

            • guendeng kabeh …
              Sudah gendeng ndeng …
              Sinting …. lagi

  39. maknyuuuussss

    • Top Markotop……Tip Markitip
      Sekalian Absen Menunggu Hadir Nyi

  40. Sekarang sudah sampai comment yang ke 189.
    Apa mungkin kitab 231 nunggu comment ke-231 juga untuk waktu edarnya ?

    ‘sabar menanti’

  41. lapor
    hari ini lapor hadirrrr
    terimah kasih
    sabar menunggu

  42. Detik-detik Penantian yang mendebarkan..

  43. Adakah para cantrik yang mendatakan gandhok berapa yang komen nya paling sedikit dan gandhok yang komen nya paling banyak?

  44. horeee…
    horeeeee…

    • horeee lagiii…

  45. Ditinggal beberapa hari, jangan2 kiai Gringsing sudah almarhum ya?

    • ya belumlah Ki…masih diinfus kok

      • Mungkin Nyi Seno lagi mbezoek ya?

        • Iya kaleee..
          Dah sakau nih
          Horee…
          Teriak duluan dah

          • Kiai Gringsing diopname dimana ya? …

            • RS yg dekat Jatinom namanya RS Tegal Yoso kalau nggak salah ki…

              • wah ketinggalan jauh ki, sejak tahun 2000an ada lagi RS yang lebih dekat, namanya Rumah Sakit Islam, sebelah timurnya terminal bus Sangkal Putung. Kalau Tegalyoso kejauhan ki

                • sory, kliru, bukan taun 2000an, tetapi 80an pas saya SMA…rasa2nya memang lulus SMA baru tahun kemarin

  46. Kisanak,
    Jangan iri karo Ki AREMA …

    Huaaa ahhhhh haaaaaa …..

    KI AREMA KEKANCINGAN PINTU ………..
    Begitu gandok 231 dibuka ….. Ki Arema langsung masuk dan bersyukur ……. Alhamdulilah ….

    Eeeh jebule pintunya tiba-2 ngunci sendiri ….. sehingga dibuka dari dalam tidak bisa …. dari luar ya .. tidak bisa …..

    Lihat … sampai sekarang BELIAU nggak kelihatan ….
    Mari berdoa untuk Ki Arema …… mudah-2 bisa keluar LEWAT ATAP ……. 🙂 🙂

    • kan udah saya bilang, Ki Arema masih menjalani laku dalam gandok.
      Bentar lagi kalo lakunya berhasil, dia mo bikin pangeram-eram seperti keluarnya kabut dan angin prahara.
      Kayalk Kyai Gringsing dan Ki Jagaraga waktu ditahan dan dituduh nyuri kambing.
      Atau jangan2 Ki Arema dituduh nyuri kitab ma Nyi Seno ya?

    • Ki Arema bukannya lagi persiapan tanding dengan PSMS medan ?

    • Ki Widura…..Ana Ana Wae

  47. Marilah kita sama2 meluangkan waktu sejenak, bertafakur, memanjatkan do’a kepada Tuhan YME, semoga Ki GD, Nyi Seno, Ki Arema, dan para Bebahu Padepokan pada khususnya serta para Cantrik ADBM pada umumnya mendapat limpahan Rahmat dan Hidayah-Nya, sehingga senantiasa dalam keadaan sehat sejahtera, untuk dapat melaksanakan tugas2nya dengan baik hari ini dan juga hari2 mendatang.
    Selain daripada itu, hendaknya juga kita berdoa semoga rubeda yang sedang menimpa padepokan ini dapat segera teratasi.
    Semoga juga Ki Arema yang terkunci di bilik pusaka dapat segera keluar dengan sendirinya, karena system keamanan di bilik pusaka itu memang sedemikian rumit sehingga tidak semua orang bisa masuk, namun sebaliknya juga tidak semua orang yang bisa masuk dapat keluar dengan mudah.
    Kepada semua cantrik juga dianjurkan untuk menyediakan ember2 plastik yang sebanyak-banyaknya karena banjir buku akan segera datang. Begitu penghambat arus wedaran kitab teratasi, maka banjir bandang wedaran akan melanda padepokan ini.

    • Semoga terkabul Ki

    • Ember plastik, glansing, karung dll udah aku siapin dari kemarin2 Ki..
      Karena lama ga dipake-pake, ibu saya langsung minta lagi terutama ember plastiknya buat bikin adonan kue. Soale ibu saya lebih membutuhkannya untuk mencari rizki dengan berjualan kue-kue.

      • Ki Ubaid bukannya baru kembali dari melaut ? sebelum banjir bandang kitab, mungkin bisa dibagikan dulu ikan bandang nya Ki ?

        • Iya Ki..2 hari lalu mancing
          Dapet ikan kakap putih besar.
          Lainnya ekor kuning cukup banyak plus kerapu. Ada ikan ayam2 juga.
          Berhubung cuaca sangat buruk, ada angin pusaran (jangan2 Ki jagaraga lagi maen2 ya) di tengah laut dekat kapal, akhinya tengah hari kami ber-7 balik pantai lagi.
          Ikannya masih banyak kok Ki..
          Monggo manawi kerso

          • Ikan ayam2 itu seperti apa ya Ki? Maksudnya daging ayam atau memang ikan beneran!

            Orang jawa kan selalu begitu, ini ikan ayam, ikan sapi, ikan kambing … dll 🙂

            • Dagingnya sepintas seprti daging ayam, berserat. Ada juga yang bilang ikan kambing,soalnya kalo mo dimasak harus lebih dulu dikuliti (dilulangi:jw).Kulitnya tebal banget. Harus dengan pisau tajam.
              Bentuk kepalanya agak aneh, posisi mata agak jauh dari mulut.
              Tapi dagingnya bener2 enak. Karena itu si ikan dikaruniai kulit tebal untuk proteksi dari predator.

              • ikan laut memang banyak yang aneh. Karena kesulitan nyari nama,maka masing2 daerah ada nama sendiri2.
                Diantaranya ada ikan kakaktua,kerapu macan dll

                • kalau ikan ayam-ayam harus ditanya ke ki sas itu… jangan-jangan ki sas juga pernah saba laut

  48. aamiiiinnnnn ….

    • …… Rais ……..
      Lengkapnya Ki Amin Rais …..

    • alhamdulillaaahh

  49. Tiap hari hadir Nyi,
    tetap kutunggu 231 nya.
    kapan ya, kapan ya dan kapan ya

    • Kapan kapan …….
      Mungkin lusa atau di lain hari …

      • aku kelingan unen unen
        sabar sawetoro nrimo ing pandum alias ngaplo
        O O o o o o o

  50. Jarang lho, ki Widura bisa sampe senewen gitu,..hihihi


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: