Buku II-92

192-00

Laman: 1 2 3

Telah Terbit on 29 Maret 2009 at 10:30  Comments (143)  

The URI to TrackBack this entry is: https://adbmcadangan.wordpress.com/buku-ii-92/trackback/

RSS feed for comments on this post.

143 KomentarTinggalkan komentar

  1. wah pilem ini gue belon pernah nonton tuh. Yg pernah nonton dulu banget pilem Api di Bukit Menoreh wkt diputer di tvri kalo ga salah. Tp lupa jg isinya gimana :mrgreen:

  2. Thn 73 ? wah sudah lahir tapi umur belum sampe untuk nonton tuh lagian belum punya tipi saat itu he he he maklum di kampung

  3. ㄕค ngaten malah sae ki :mrgreen:

    nuwun sewu lho, namung gegojegan…

  4. Andai kata ADBM atau Nogososro Sabuk Inten digarap sama Peter Jockson (sutradara Lord Of The Ring) …. wahhh.. toyib banget.

    Kalau yg garap masih orang2 kita, kasihan yg bikin cerita 🙂

  5. @ki lurah basman

    sepertinya dahulu ki shm pernah mengemukakan bahwa sebenarnyalah beliau tidak setuju untuk dibuatkan film adbm karena akan tidak sesuai dengan gambaran yang berhasil dipatrikan pada para pembacanya.

    mulai dari pencarian pemeran karakter yang sesuai sampai ke jalan ceritanya.

    mencari figur-figur seperti ki widura, ki untara, dan beberapa figur yang sesuai dengan gambaran ki shm itulah yang sulit.

  6. @ Ki Ismoyo,
    Saya sudah membaca Tanah Warisannya SHM, ternyata agak beda ya dengan Sinopsis Sisa2 Laskar Pajang.
    Disana kayaknya tidak diceriterakan kalau Panggiring itu bekas Panglima Laskar Pajang. Kemudian disana justru Bramanti bertempur dengan gerombolan Sekar Jagad yang hendak berbuat onar di desa Candi Sari tersebut.
    Jadi pertempuran yang terjadi adalah antara gerombolan Sekar Jagad melawan Bramanti yang dibantu oleh para pemuda desa Candi Sari.
    Nuwun,
    Ki Truno Podang

  7. kebetulan saya nonton ADBM dalam episode Gugurnya Tohpati kalo ga salah, tahun 70 an- yang jadi sekar mirah itu nunik gunadi, yang bulet mukanya- sekarang kalo ga salah juga pernah jadi pimpinan femina grup majalah.
    yang lucu adalah yang jadi pemeran sidanti, kebetulan kakaknya temen saya yg lagi kuliah di ugm namanya sosialisman.
    sekarang “sidanti” tersebut masih suka muncul di iklan tv bawain peran profesor tua bawain produk kacang camilan yang ada ayam2 mati pada bengong.., Kayaking!.
    sejatinya sidanti itu masih tugas sebagai pns di depdagri.

    kalo sekarang dibikin sinetronnya.., walah ntar cuma bledag bledug pamer olah kanuragan yang suka ga nyambung, dengan teknologi yang kurang mateng -menjuruh mentah -niru2 film silat hongkong – mirip sinetron laga sekarang – pesan moralnya malah ilang

  8. Koyone memang rodho bedo alur ceritane : versi kolosal vs versi asline … mungkin wis oleh ijin nggo nggubah alur cerito kareben luwih laris filmna …..

    @ki Banuaji,… nek meh nggolek figure sing mirip Panembahan Senopati, koyone aku mendekati, terutama klangenane sing siji kuwi

  9. he..he..he.. saking ngantuke koq saya bacanya piguranya panembahan…

  10. MΛƬЦЯ ПЦЩЦП BЦᄂΣΚ ƧΣПӨ, ΚIƬΛ ƧΣᄂΛMΛ IПI ЦDΛΉ ƬΣЯᄂΛᄂЦ DIMΛПJΛ ⓜⓐⓚⓐ ⓜⓐⓣⓤⓡ ⓝⓤⓦⓤⓡ ⓢⓐⓝⓖⓔⓣ

  11. Ad yang punya posternya????

    Api di Bukit Menoreh: Gugurnya Tohpati
    Posted in: Indonesia | June 12th, 2008

    Buntut dari perang antarkerajaan Pajang-Jipang, yang dimenangkan Pajang, membuat berkeliaran sisa pasukan Jipang yang mengganggu ketenteraman, terutama gerombolan pimpinan Tohpati (WD Mochtar). Pajang mengirimkan Untoro (Kies Slamet) dan adiknya, Agung Sedayu (Sentot S.), untuk membantu pamannya, Widuro (Kusno Sudjarwadi) di Sangkal Putung. Dalam perjalanan Untoro diserang dukun yang kemudian ternyata pendekar sakti. Tanu Metir (Hasan Sanusi). Untoro memerintahkan Sedayu, yang sebenarnya punya ilmu tinggi tapi bersifat takut, untuk terus ke Sangkal Putung. Ia ingin Sedayu menjadi laki-laki. Di Sangkal Putung, Sedayu juga bersikap merendah dan mengalah. Sikap ini disalahsangkai oleh Sidanti (Sosialisman).

    Ia mencari perkara terus, tapi selalu tak dilayani. Sampai ketika berperang nelawan gerombolan Tohpati. Sidanti ketahuan berkhianat dan menusuk punggung Untoro. Sedayu berubah menjadi lelaki dan menantang duel Sidanti. Guru Sidanti, Tambak Wedi (Hasan Lubis) datang membantu, bahkan membawanya lari untuk bergabung dengan Tohpati. Di sinipun mereka tak diterima, malah diserang. Maka tibalah pertempuran yang sudah disiapkan terjadi. Tohpati menyerang Sangkal Putung yang subur. Duel Untoro-Tohpati dimenangkan Untoro. Mayat Tohpati lalu diminta dibawa pergi oleh pamannya Sumangkar (Moh Mochtar), yang setia menemaninya.

    Director: Djayakusuma, D.
    Writer(s): Djayakusuma, D., Mintardja, SH.
    Producer: Sugiri, Komodor Udara
    Cast: WD Mochtar, Kusno Sudjarwadi, Moh Mochtar, Hasan Sanusi, Hadisjam Tahax, Husin Lubis, Kies Slamet, Sentot S.Sosialisman, Nuniek Gunadi, Godfried Sancho, Yetty Syarifah; Widjaya, Sutopo HS., Aries Mukadi, Bambang Supeno, Imam Sutrisno.

    Release Date: 1971
    Distributor: Penas Film
    Genre: Action, Adaptation
    Art Director: Sumitro
    Sound: Subijantoro
    Music Score: Idris Sardi
    Cinematography: Thamjiz
    Cameraman: Muryadi
    Note:

    * Film ini diadopsi dari cerita silat karya SH. Mintardja dengan judul yang sama.
    * Nuniek Gunadi adalah Ratu Pasar Klewer

    Catalog: Katalog Film Indonesia 1926-1995 / JB Kristanto. – Jakarta : Grafiasari Mukti, 1995.

  12. kalau gak salah beberapa athun yang lalu indosiar pernah akan menayangkan sinetron ADBM, tapi tak tunggu-tunggu sampai sekarang kok gak ada beritanya,

  13. ah… jangan sampai ditayangkan 😦

  14. Ya setuju tidak usah ditayangkan…bisa merusak imajinasi kita apabila yang bikin sinetron/film dodol, lain lagi kalau model Harry Potter/LOTR, kalau bisa spt itu mantap

  15. Mendah seneng yen jam2 papat kitab 192 diwedar…

  16. kebetulan nonton filmnya ADBM disiarin di TVRI tahun 80’an….masa yang jadi AS (Sentot S) wig rambutnya nge-bob kayak Dora the Explorer gitu, untung gak pake poni. Waktu itu belum tahu kalo ADBM adalah cerita silat bersambung.

  17. ya, meskipun pemerannya sm itu sandra dewi keq, atau carissa putri keq, dian sastro keq, julia perez keq, tapi semuanya tidak menggambarkan sm yang berwajah bulat, berbadan sekal, betis bunting padi, hidung mbangir, hhhhhh……

  18. Cover asli buku 192 kok belum ditampilkan ya …

  19. Kalo gitu pasnya SM itu diperankan Okky Lukman ya Ki Banu? Agung Sedayunya si Afgan sayang pemeran Kiai Gringsing yang pas, Pak Timbul, baru saja almarhum.

  20. tenang ki Trupod …. pemeran Panembahan Senopati eis siap sedia ….

    Ketok-e dino iki ono SERANGAN FAJAR koyo mau esuk ….

  21. Sampun sonten Nyi Seno, mbokmenawi badhe medhar kitab, monggooooooo

  22. lha wong covere wae durung diwedar,… opo maneh content-e ki???

  23. Iya soal casting yang bikin film ADBM dulu tidak klop, dulu engga jaman casting2 an sih…
    Kalau sekarang mungkin bisa rada lumayan asal jangan dipaksakan pemerannya yang berwajah indo nanti Kiai Gringsing jadi Kiai Greenpeace… :mrgreen:

  24. ADMB difilmkan ? susah cari pemainnya, pasti tampangnya harus jawa banget…hari gini sudah ga ada yang cocok dengan aktor/aktris sekarang, mosok AS diperankan oleh Nico Saputra…tapi paling susah memang cari pemeran Kyai Gringsing

  25. Asal jenenge ojo diganti dadi KIAI GRINGGINGEN

  26. Sepertinya serangan fajar lagi nih, jadi off dulu ah tengok lagi besok pagi

  27. monggo…..wis jam limo……kitab e…..Nyi Seno

  28. khusus sekar mirah…pemerannya tetap Asmirandah…

  29. Asmirandah cocok-e dadi Pandan Wangi ..
    Sekar Mirah sing cocok kuwi Julia Perez,…. kenez tur mblegendug

  30. kiai gringsing ====> didi kempot
    agung sedayu =====> tukul

  31. Gimana kalau saya saja yg memerankan AS ;).

  32. Kalau ingat2 film2 dulu…..

    agung sedayu ======> Ferry fadli
    Sekar mirah =======> Ely ermawati

  33. Nek karo farah quin mlegendhug endi ki pandan?

  34. aku tak dadi Loring Pasar wae.., ada yg tahu kira2 isterinya berapa ya???

  35. Yen tak deleng-deleng postere kui malah mirip potone ki banuaji neng pesbuk

  36. wuahahahaha….

    yang pegang busur itu sak jane ki pandan lho, saya yang jadi tiang pengikat gadis 😀

  37. Wah tak dadi taline wae, ben gadise ora mlayu

  38. he..he..he.. ki pandan bingung, mung nyekeli busur thok, nggolek sing bisa ditaleni 😀

  39. Wah nek’ Julia Perez angel… omahe kedoh’en :mrgreen:

  40. lho ki pandan wes biasa naleni bedhes kok

  41. Perange as v.s swd akan ditayangkan bersamaan dengan pemilu tgl 9 april 2009.

  42. Wach sek 9 hari lagi donk Ki gones?

  43. he..he..hee..

    ati-ati lho ki semar, nanti bedhesnya datang lho…

  44. Kalau sudah ada yang jadi tiang,tali,dan pembawa busur,ya saya ngalah saja untuk jadi anak panahnya. Terus bedhornya mana dan sasarannya kira2 siapa ya?

  45. ( o )( o )

    monggo ki, yang kiri atau yang kanan…

    (ora saru tho)

  46. lha biasanya kalo dalam kondisi nunggu begini ini bedhesnya muncul

  47. absen…sederek…rame sanget…badhe mroduksi film nggik…

  48. hooh ki tamengwaja,

    lakone ki pandan alas dolanan plinthengan 🙂

  49. Cangkriman,nggo tombo nglangut:
    1. Apa bedane telpon umum karo tukang ngamen?
    2. Apa bedane jadwal perjalanan spoor karo ,jadwal wedar kitab ADBM?.

    ketik : reg spasi nglangut, kirim ke 3030

  50. melu sasarane nopo…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: