Buku II-76

Hari Selasa ini (17 Maret 2009), salah satu bebahu padepokan merayakan tanggap warsa. Begitu mendengar bahwa acara akan diadakan di padepokan maka dengan tergopoh-gopoh Ki GD dan bebahu yang lain mengakhiri mesu diri nya. Semoga besok semua bebahu dan para cantrik bisa bersama-sama menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk Ki Arema.

Sampaikan ucapan ulang tahun kepada Beliau. Beliau pula lah yang menyediakan beberapa pusaka rontal untuk kita pelajari bahkan berkenan untuk memberikan tuntunan langsung berupa retype.

Monggo lho.. yang jago nembang ayo nembang.. yang jago nari ayo nari.. yang jago puisi nggih monggo. Kita ramaikan padepokan dengan keahlian yang kita punya.

Siapkan diri masih ada waktu untuk mencari kado.

Komentar akan dibuka tepat pukul 00.01 WM (Waktu Mataram)  nanti malam
(semoga kitab juga sudah siap diwedar saat itu 🙂 )

Laman: 1 2 3

Telah Terbit on 16 Maret 2009 at 15:15  Comments (144)  

The URI to TrackBack this entry is: https://adbmcadangan.wordpress.com/buku-ii-76/trackback/

RSS feed for comments on this post.

144 KomentarTinggalkan komentar

  1. Selamat pagi..sadhulur
    Selamat ultah .. ki Arema
    Selamat ultah .. Mbakyu juga

    Happy birthday to the both of you 🙂
    Hope you all wishes come true
    Good luck

  2. Selamat Ulang Tahun Ki Arema
    Semoga Allah SWT selalu memberikan keselamatan dan kesehatan untuk Ki Arema sekeluarga
    Terimaksih atas kontribusinya untuk padepokan adbm sehingga kami dapat ikut menikmatinya …..

    Salam

  3. Selamat ulang tahun Ki Arema, semoga di karuniakan kesehatan dan kesejahteraan.

  4. Meskipun saya lum kenal ki Arema, karena orang baru 🙂
    tidak ada salahnya saya jg ngucapin met ultah, semoga sehat selalu dan sukses..

  5. @ Rara Wulan ..

    mbok aku diparingi MMMmmmmuuuUUUAAaaCcCChhHhhhH 2x pipi kiri kanan…!!!, tahun iki aku yo meh ulang tahun kaping **

  6. Komentar akan dibuka tepat pukul 00.01 WM (Waktu Mataram) nanti malam
    (semoga kitab juga sudah siap diwedar saat itu 🙂 )

    semoga … sudah siap …..

  7. Selamat ulang tahun Ki Arema, semoga panjang umur, murah rejeki, bapak & keluarga selalu dalam lindunganNya.

  8. Sugeng enjing, selamat pagi…
    selamat pula buat semuanya… semoga semuanya selamat….
    selamat berselamat selamat….
    selamat yaaa….
    ya.., selamat…
    wis…, pokoke slamet kuabeh….

  9. Ana cantrik sing meri…
    mbok dipun paringi ben ora meri, wong taun iki jar’e ya meh ulang tahun….
    Ayo para Kiai sakabeh’e kula aturi maringi muaaach dateng Ki Pandan Alas…

  10. Amin…amin…amin…

    Doa kisanak dari seluruh penjuru dunia (sepertinya lho)membuat saya lebih bersemangat lagi membantu Ki Gede dengan segala keterbatasan saya (waktu).

    Paling tidak sampai dua bulan mendatang sudah aman kok, memang ada satu-dua jilid yang harus diisi oleh tim scanner lain.

    Doa ki sanak semua, agar saya tetap sehat sehingga masih bisa meluangkan waktu untuk berbagi dengan para cantrik.

    Arema

  11. @Ki Arema & Ki Pandan Alas,
    Ki Truno Podang sebagai teman sepermainan mengucapkan juga selamat, karena kedua Kisanak telah dikaruniai Yang Maha Kuasa usia hingga setengah abad lebih. Pada kesempatan ini Ki Truno juga ingin bertanya kepada kisanak berdua, sudahkah Kisanak berhenti dari kehidupan dunia sejenak, mesu diri, melakukan penghayatan ke masa lalu, apatah kiranya yang telah anda lakukan hingga usia yang ke setengah abad ini. Apakah banyak hal yang pernah kisanak lakukan merupakan hal2 yang melanggar wewaler ataupun paugeran? Apakah untuk pelanggaran2 itu Kisanak sudah bertaubat, dengan taubat yang sungguh2? Jikalau belum, maka bersegeralah bertaubat, karena berapa tahun lagi, berapa bulan lagi, berapa hari lagi, berapa jam lagi, berapa menit lagi, bahkan berapa detik lagi sekalipun kita tidak tahu sisa usia kita2 ini.
    Jikalau hal itu sudah pernah Kisanak lakukan,…… pernahkah Kisanak mengulanginya lagi kesalahan yang sama dengan kesalahan yang pernah Kisanak lakukan pertaubatannya?. Untuk itu Kisanak harus bersegera melakukan taubat yang sungguh2 dari lubuk hati yang terdalam, dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi di masa yang akan datang!. Karena taubat yang diterima di sisi Tuhan YME hanyalah taubat yang sungguh2 dimana ybs tidak mengulangi kesalahan yang sama dikemudian hari.
    Kalau ternyata jalan hidup Kisanak sudah penuh dengan kebaikan, baik yang berhubungan dengan Yang Maha Pencipta, maupun yang berhubungan dengan sesama manusia, maka bersyukurlah, dan bertekadlah dalam hati, untuk masa2 selanjutnya akan terus meningkatkan perilaku adiluhung itu lebih baik dan lebih baik lagi, dengan berserah diri yang kafah.
    Mohon maaf jika ada ucapan yang tidak berkenan. Semua ucapan yang baik2 datangnya dari Tuhan YME, dan jika ada yang salah datang dari hamba Tuhan yang doif ini.
    Regards,
    Ki Truno Podang

  12. 아래마님 생일 축하 드립니다

  13. Selamat Ulang tahun Mas Arema

  14. wueh ada yg ultah ya 🙂 Met ultah buat bro Arema!

  15. Trimakasih Ki Truno

    Pesannya menjadi bekal introspeksi diri untuk menjalani hidup di hari-hari yang akan datang.

    Arema.

  16. weh telat
    met ultah ki Arema, semoga tetep diberi berkah sehat lan selamat, ati tentrem keluargo seneng.

    semoga berkahnya mleber ke cantrik2, moga segera ada banjir bonus.

  17. Hidup adalah keindahan ..
    Kala kita berbagi dengan yang lain …

    Hidup adalah kebahagiaan …
    Kala kita memberi kepada yang lain …

    Dan hidup adalah kenangan …
    Kala kita tinggalkan untuk yang lain …

  18. sugeng ultah ker..
    mugi-mugi langkung katah gegayuhan ingkang saget kalaksanan..

  19. Sambil menunggu di wedar nya lontar ADBM kembali, untuk obat hati biar selalu sabar … dengan mendengar lagu Tombo Ati :

    Kaping pisan moco Kuran lan maknane
    (Kala ndak bisa baca ADBM lanjutan diganti dengan ini nih ….)

    Kaping pindo sholat wengi lakonono
    (Sembari ronda malam di padepokan bagus juga dilaksanakan …)

    Kaping telu wong kang soleh kumpulono
    (Wah kalo ini kita sudah kumpul-kumpul nih di padepokan ini … Aamiin )

    Kaping papat kudu weteng ingkang luwe
    (Wah ini juga sudah dilaksanakan .. puasa moco ADBM lanjutan … he .. he .. he ..)

    Kaping limo dzikir wengi ingkang suwe
    (Bagus juga nih .. buat menemani ronda malam kita …)

    Bagaimana para kadang, biar bisa selalu sabar dalam menunggu di wedar-nya rontal-rontal lanjutannya …

    Salam,
    Ki Amat (sudah dekat)

  20. Wejangan ulang tahun dari Ki Truno sangat mantab, tidak saja buat Ki Arema tapi juga bagi saya dan penghuni padepokan ADBM ini. Terima kasih, Ki Truno.

  21. Sugeng Sugeng Sugeng,

    Selamat Selamat Selamat ulag tahun Ki Areama
    Mugi-2 Sehat Selalu, Panjang Umur Lan Banyak Rejekine
    Amin!

  22. “SELAMAT ULANG TAHUN” (casplok yang dibolehkan)

  23. Agak telat tapi tinimbang ora blas……
    Sugeng tanggap warsa Ki Arema

  24. ki TP suwun dongane,….(dadi miris mocone)

    Cantrik sing ora ulang tahun ing tahun iki podho ngacung? kuwi mesti cantrik daden-daden

  25. mesti nunggu siji setengah yuto ……….

  26. ikut….ikut…ikut….
    turut mengucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Ki AREMA, semoga selalu dalam lindunganNya, sehat wal-afiat serta selalu dalam berkahNya. Amin

  27. semua sudah antri, aku antri minyak tanah aja ahhhh,
    antrian rakyat jelata saja lahhhhhh

  28. Sempalan seratanipoen Raden Ngabehi Ronggowarsito
    … … …
    14. Waluyane benjang lamun ana wiku
    Memuji ngesthi sawiji
    Sabuk tebu lir majenum
    Galibedan tudang tuding
    Anacahken sakehing wong
    Jaman yang repot itu akan selesai kelak bila sudah mencapat tahun 1877
    (Wiku=7, Memuji=7, Ngesthi=8, Sawiji=1. Itu bertepatan dengan tahun Masehi 1945).
    Ada orang yang berikat pinggang tebu perbuatannya seperti orang gila,
    hilir mudik menunjuk kian kemari, menghitung banyaknya orang.
    … … …
    19. Cinitra ri budha kaping wolulikur
    Sawal ing tahun Jimakir
    Candraning warsa pinetung
    Sembah mekswa pejangga ji
    Ki Pujangga pamit layoti
    Karya ini ditulis dihari Rabu tanggal 28 Sawal tahun Jimakir 1802.
    (Sembah=2, Muswa=0, Pujangga=8, Ji=1) bertepatan dengan tahun masehi 1873).

  29. Mumpung masih tanggal 17 Maret :
    Selamat Ulang Tahun Ki,
    Semoga diberi panjang umur,
    Dimudahkan segala urusannya,
    Tetap diberi kebahagiaan lahir batin bersama keluarga,
    Amiiin.

    Tetap menunggu dewedarnya kitab,

    salam,

  30. selamat ulang tahun ki
    semoga dikaruniai umur yang berkah
    semoga dikaruniai usaha yang ibadah

  31. Sugeng tanggap warso, mugio tansah pinaring sehat & berkah.

    Traktir dong – kasih pinjem kitab 176. Nanti dikembalikan, suwer…!

  32. Suwer = mencabik daging ayam.
    Contoh :
    Ibu mensuwer-suwer daging ayam tersebut untuk dibuat soto ayam…

  33. Agung Sedayu – Tokoh Sentral Api di Bukit Menoreh

    Agung Sedayu … digambarkan sebagai seorang pemuda yang sangat penakut, bukannya pengecut.

    Meskipun penakut, Agung Sedayu memiliki kemampuan lain yang diatas rata-rata: Membidik tepat, baik melalui lemparan maupun memanah yang tidak pernah gagal, serta mampu mengukirkan apa yang dia baca dalam hatinya hingga tidak terlupakannya.

    Agung Sedayu memulai Olah Kanuragan dengan diajak dan dipermainkan gurunya. Dia dilatih untuk menghilangkan rasa penakutnya yang meskipun hilang akhirnya, tetapi kelembutannya dan ketidaktegasannya menghadapi dan menghukum orang jahat tidak pernah lepas hingga akhir cerita di jilid 390-an.

    Dari Guru keduanya, Agung Sedayu mampu mengolah dan memperoleh Ilmu Kebal yang luar biasa, mampu mengeluarkan panas membakar dalam puncak Ilmu Kebalnya itu. Mampu bergerak cepat dan melayang-layang secara tidak masuk akal (ini mungkin ginkang) dan mampu menghadapi ilmu sihir atau santet, bahkan belakangan mampu menemukan ilmu Kakang Pembarep Adi Wuragil dengan memecah diri menjadi 3 seperti Kiai Juru Mentani. Selebihnya, diapun melatih ilmu-ilmu mendengar dari jarak jauh, menyerap bunyi dan mempertajam panggraita atau intuisi dan perasaan. Dari Kiai Gringsing, dia memperoleh ilmu Cambuk yang luar biasa yang mampu menembus Ilmu Kebal dengan lecutan-lecutannya. Bahkan meski tidak diceritakan, sebagai murid terkasih Kiai Gringsing dia juga mewarisi Ilmu Ilmu yang nyaris punah, yakni Ilmu Melepas Awan Pekat, Gelap Ngampar dan Mempengaruhi Indra lawan melalui penciuman, Ilmu yang dimiliki Sesepuh Majapahit. Selain itu, dia juga kebal racun setelah diberi petunjuk oleh Pangeran Benawa, tokoh muda sakti selain Sutawidjaya. Keduanya, Sutawidjaya dan Benawa dianggap tokoh muda tersakti pada masa cerita ini, meskipun perkembangan Agung Sedayu juga dipantau keduanya dengan cermat.

    Puncak cerita dan menariknya cerita ini, ketika Swandaru yang suka meledak-ledak, emosional dan merasa dari kalangan atas, merasa sudah melampaui kehebatan kakak seperguruannya. Dalam pertarungan yang mengakhiri episode jalan simpang, Agung Sedayu mengajarkan bagaimana kematangan dan kedalaman mengalahkan Swandaru yang mengandalkan Tenaga Fisiknya. Dalam perkelahian yang disadari betul oleh adik Swandaru, Sekar Mirah dan Istri Swandaru ,Pandanwangi, bahwa Swandaru kalah jauh oleh Agung Sedayu karena berkali-kali mereka menyaksikan bagaimana Agung Sedayu berkembang menjadi raksasa Olah Kanuragan, Swandaru telak dikalahkan. Bahkan Sekar Mirah, yang akhirnya menjadi istri Agung Sedayupun, baru menyadari betapa suaminya jauh meninggalkannya dengan swandaru, ketika melihat Suaminya nyaris mati menandingi dan mengalahkan Panglima Sakti dari Pajang dalam sebuah perang tanding yang disaksikan banyak tokoh utama.

    Untuk membuka mata Swandaru, Agung Sedayu mempergunakan semua Ilmunya, baik Kakang Pembarep Adi Wuragil, Ilmu Kebal, Ilmu Pandang Mata, dan Lecutan Berat yang tidak terdengar telinga biasa tapi telinga batin yang menyakitkan. Semua ilmu kanuragan andalannya dikeluarkan dan membuat Swandaru akhirnya sadar dan terperangah.

    Diperoleh dari “http://ceritasilat.wikia.com/wiki/Agung_Sedayu_-_Tokoh_Sentral_Api_di_Bukit_Menoreh” ; Audy Wuisang

  34. ikutan! met ulang tahun ki Arema. aku nggak bisa kirim kado apa-apa hehe..

  35. Nderek ngantri….ikut mengucapkan selamat UL-TAH…yang keberapa ya Ki..???……mugi2 diparengi sehat, selamat etc….amin….

  36. Ki Truno Podang nulis…
    @Ki Arema & Ki Pandan Alas,
    Ki Truno Podang sebagai teman sepermainan mengucapkan juga selamat, karena kedua Kisanak telah dikaruniai Yang Maha Kuasa usia hingga setengah abad lebih….

    Lhadalah… Ki Pandan Alas baru setengah abad tho???? jadi saya mbakyunya dong, padahal saya cucunya.. gimana nih.. hihi.Binun. Ki Pandan Alas selamat ultah juga ya, cuma minus muach muach. Nih tak bawakan ayam tangkep ala bumi Aceh.

  37. nyai pudak wangi, setengah abad itu yang dihitung, sisanya banyak yang gak dihitung :mrgreen:

  38. Yang perlu penekanan adalah kata-kata setengah abad lebih
    Itu adalah kata-kata yang bijaksana untuk mengatakan 60, 65 atau 70 atau ya lebih 2 hari … 😀 (gojek lho Ki..)

  39. nDerek mangayubagyo tanggap warso Ki Arema, mugi tansah pinaringan sehat, lan ugi tansah pinaringan entheng penggalih, entheng saliro, sak enggo langkung kathah anggenipun paring bantuan tumrap padepokan puniko. Aminnn….

  40. Walah, ternyata di sini sudah rame. Malah ana sing lagi ulang tahun.

    Ki Arema,
    Sugeng tanggap warsa. Sehat wal’afiat dan selalu bersemangat….

    Salam

  41. @Pudak Wangi…

    Nek neng kene oleh ngaku putuku,…

    tapi nek pas latihan cundomanik, ojo ngundang aku eyang yo… undango kakangmas wae …

  42. Aja dumeh
    Pinuju bungah elingo susah, susah elinga bungah
    Ing ngarsa sung tuladha
    Dedasaring ngaurip iku kudu gotong royong
    Ing madya mangun karsa
    Begjane kang lali, luwih begja kang eling waspada
    Ulungana pitulungan marang sing butuh pitulungan
    Kawruhana hal lan kuwajibanmu
    Ing saben dina umurmu suda sedina
    Tumanggap becik marang liyan iku becik
    Mamerake pintermu padha karo mamerake bodhomu
    Ewodhene tansah was-was tandha ora saras
    Nandur kebecikan bakal panen kabecikan
    Ora ngerti kang becik yen ora ngerti kang ala
    Rai iku pangiloning ati
    Enggal kudu dileksanani yang wis janji
    Hanungkuli, hangenteni, hanunggoni, hang..hang..hang… wedare lan rapelane kitab.
    panjang-panjang, dawa-dawa ujung-ujunge ya kitab

  43. Nuwun inggih kakangmas Pandan Alas, pun wayah 🙂 bade ngestokaken dawuh.

  44. baru tau ada zona waktu yang perbedaannnya lebih 24 jam…

  45. Waktu Mataram adalah Waktu Indonesia Bagian Barat + Sabar… itungan jamnya ya ngaret gitu, sama dengan idiom ” ‘mbesok ” 😀

  46. Kemarin Selasa (17 Maret 2009), salah satu bebahu padepokan merayakan tanggap warsa. Acara diadakan di padepokan oeh karena itu dengan tergopoh-gopoh Ki GD dan bebahu yang lain mengakhiri mesu diri nya. Kemarin semua bebahu dan para cantrik bisa bersama-sama menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk Ki Arema untuk menyampaikan ucapan ulang tahun kepada Beliau. Beliaulah yang menyediakan beberapa pusaka rontal untuk kita pelajari bahkan berkenan untuk memberikan tuntunan langsung berupa retype.

    Semua yang jago nembang mempersembahkan tembang.. yang jago nari juga telah menari.. yang jago puisi juga telah bersajak dengan indahnya. Yang jago memberi ular-ular juga sudah memberi sawer-sawer-nya (baca ular-ular-nya) Padepokan benar-benar ramai dengan tontonan keahlian para cantrik.

    kado bertumpuk karena para cantrik tidak ingin melewatkan acara itu.

    Komentar untuk para komentator dibuka tepat pukul 00.01 WM (Waktu Mataram) oleh Ki Sukra.
    (kitab juga sudah siap diwedar saat itu 🙂 ) tapi belum diturunkan

    Sekali lagi Selamat Ultah Ki Arema, Panjang umur dan Bahagia selalu, Rara Hoyi terlambat karena harus menyiapkan laporan pandangan mata hari ini.
    Sekali lagi selamat ulang tahun.

  47. komentar untuk untuk Ki Arema Tepat jam 06.00 waktu Mataram jaman Amangkurat I.

  48. kitab 176
    … sebagai hidangan perayaaan Ki Arema

    tapi kapan? kan ulang tahunnya sudah kemarin? hidangan peryaannya apakah hari ini?

  49. perayaannya terus-terusan selama satu minggu, nanggap wayang kulit dan hidangan mengalir terus sebagai sarapan, makan siang dan makan malam 😀

  50. Met ultah Pakdhe…
    semoga selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: