Buku II-36

136-00

Iklan

Laman: 1 2 3 4 5 6

Telah Terbit on 4 Februari 2009 at 08:08  Comments (363)  

The URI to TrackBack this entry is: https://adbmcadangan.wordpress.com/buku-ii-36/trackback/

RSS feed for comments on this post.

363 KomentarTinggalkan komentar

  1. matur suwuuuun KI GD

  2. asyiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiik……., moga-moga saat maghrib nanti kitab 138 turun lagi, karena menurut kalender Mataram, sesudah jam 5 sore, sudah ganti hari menjadi Minggu pahing

  3. achirnja…..

  4. bukan main! satu juta klik! selamat untuk para sesepuh dan pengurus padepokan. selamat juga untuk para cantrik. salam dan trima kasih untuk bonusnya.

  5. Matur suwun Ki GD

  6. internet gratisan ….. lemooooooooot
    don lot pedoooooooooooot terus

  7. Wahh makasih ki gd ….tapi kenapa yah sejak jilid 117 smp 137 kok hasil down load kadang hanya sampai hal 10 atau 11 atau 30 an…..ada yang bisa kasih info nggak yah..
    thx

  8. Kde,

    Kalau ada retype dari siapa saja yang belum di aproved,
    mungkin bisa di taruh di halaman komen ini lagi, jadi kita yang tdiak bisa down load dg Djavu, bisa ikut terus admb

  9. Maap Nyai/Ki…..
    aku taruh sini lagi versi konvert buku 136…..

    Prasidi’s Collection ” Scanned by Herry WSN For: adbmcadangan.wordpress.com

    ” YA. Ia sudah mati. Bukankah berita kematian itu sudah tersebar sampai kesegala sudut tanah ini ?”

    ” Jadi kematiannya sudah pasti ?” desis Ki Lurah Branjangan.

    ” Ya. ” jawab orang itu.

    ” Seperti yang dikatakan Prabadaru ?” sekali lagi Ki Lurah Branjangan mendesak.

    ” Ya ” orang itu menjawab semakin lambat.

    S sudah dipindah ke bangsal pusaka

  10. TERUSANNYA…..

    Orang itu menjadi heran. Kemudian iapun bertanya ” Darimana Ki Juru mengetahuinya ?”

    Ki Sanak. Sebenarnyalah bahwa anak Demang Sangkal Putung, yang memimpin anak-anak muda dan pengawal Kademangan itu kini sedang berada disini. ” jawab Ki Juru.

    Wajah orang itu benar-benar menjadi tegang. Sambil bergeser sedikit ia berkata ” Maksud Kiai, Swandaru Geni ada disini ?”

    S sudah dipindah ke bangsal pusaka

  11. lanjutannya…………

    Dalam pada itu, dua orang yang disebut pengawal itu pun mulai menilai lawan-lawannya. Keduanya lidak terlalu tergesa-gesa untuk bertindak. Mereka sempat menyaksikan, bagaimana Sekar Mirah berhasil mengejutkan lawannya. Betapa dahsyatnya ledakan cambuk Swandaru. Namun kemudian keduanya menarik nafas dalam-dalam. Sekejap keduanya saling berpandangan. Kemudian keduanya yang berdiri berseberangan itupun mulai melangkah maju.

    S sudah dipindah ke bangsal pusaka

  12. Untuk temen yang taruh retype di halaman comment ini saya terima kasih sekali.

    banyak temen2 yang tidak bisa download, tapi kita tetep bisa ikut adbm, sambil tunggu versi retype yang di aprove ki gde.

    sekali lagi terima kasih.

  13. ma’af ki Gede baru sekarang saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya. dengan ditanyangkannya api dibukit menoreh


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: