Buku II-35

135-00

Laman: 1 2 3 4 5 6

Telah Terbit on 4 Februari 2009 at 06:19  Comments (264)  

The URI to TrackBack this entry is: https://adbmcadangan.wordpress.com/buku-ii-35/trackback/

RSS feed for comments on this post.

264 KomentarTinggalkan komentar

  1. Nuwun Ki Gd

  2. Kutipan atau penyiaran lesan/tertulis harus seijin penulis. Tampaknya kalau scan tidak apa-apa ya Ki GD? hueh-hueh-hueh

  3. Penyiaran online harus seijin Ki GD!

  4. matur sembah nuwun Ki GD….sambun dalem pundut….

  5. Ki GD. tq banget ya…

  6. Matur Nuwun Ki Gede..

  7. Wis mantep tenan, pas teko kantor buka webnya adbm ternyata kitab sudah diwedar Ki GD, matur nuwun Ki

  8. @ Ki Pembarep :

    Informasi mengenai Ki Ageng Suryomentaram bukan dari saya, tapi dari Raden Joko Tingkir (saya telat mau upload).

    Terima kasih kepada Raden Joko Tingkir.

  9. SUWUUUUUN SUWUN SUWUN
    WIS TAK MULIH SIK REK….. WIS GAK ONOK UWONG NANG KANTOR

    HIYYYYYYYY
    IKI MENGKO ISO DI PRIMPENI KARO
    ARWAHE KI CARANG WOJO NEK NANG KANTOR TERUS

  10. ma’af ki GD lan poro kadang baru bisa masuk,jalur indosat@durasi di tempatku lagi troubel,maklum angin kenceng lan udan deres,matur nuwun ki udah ambil 4 jilid

  11. Maap Nyai Seno/Ki Gede

    konvertan buku 135……..

    Prasidi’s Collection Scanned by Herry WSN For : adbmcadangan.wordpress.com

    DALAM pada itu, maka orang yang disebut Ki Lurah itupun kemudian berkata ” Ki Sanak. Segera bersiaplah untuk mati. Aku sadar, bahwa kalian bukan orang-orang yang mudah menyerah menghadapi keadaan yang bagaimanapun juga gawatnya Karena itu, maka aku per-silahkan kalian bersiap untuk bertempur. Kita mempunyai waktu cukup tanpa diganggu oleh orang lain. ”

    ” Ternyata kalian telah melakukan pekerjaan ini dengan sepenuh kesadaran. Baiklah. Seperti kalian, akupun mempunyai kesadaran atas satu keyakinan, bahwa orang-orang yang bermimpi tentang masa kejayaan Majapahit lama tidak akan mempunyai tempat untuk hidup dimasa ini. Bukan kebesaran Majapahit yang tidak dapat diterima lagi saat ini, bukan pula kesatuan yang pernah terujud, tetapi adalah ketamakan dan kedengkian yang mendukung cita-cita itulah yang harus ditentang. ”

    S sudah disimpan di bangsal pusaka

  12. LANJUTANNYA…

    Karena itulah, maka dalam keadaan terdesak, salah seorang dari mereka justru tidak menyerang dengan senjatanya yang aneh itu, tetapi justru memungut segeng-gam pasir dan melontarkannya kewajah Sekar Mirah.

    S sudah disimpan di bangsal pusaka

  13. TERUSANNYA……..

    Diarah yang lain. Sekar Mirah memutar tongkat baja putihnya.Tengkorak yang berwarna kekuning-kuningan disangkal tongkat itu, kadang-kadang terayun pula dengan derasnva. Jika terjadi sentuhan senjata, maka Sekar Mirah se alu berhasil menyakiti tangan lawannya.

    S sudah disimpan di bangsal pusaka

  14. media yang cocok untuk nganglang ke alam lamunan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: