Buku II-34

Masalah telah terpecahkan.

Makasih buat para cantrik yang sudah urun rembug.
Ternyata kitab 151 sd 158 (juga 134) cuma keselip di belakang tombak Kiai Plered

Matur sembah nuwun.

— Sukra —
(yangtelahteledor)

Laman: 1 2 3 4 5 6

Telah Terbit on 3 Februari 2009 at 09:20  Comments (136)  

The URI to TrackBack this entry is: https://adbmcadangan.wordpress.com/buku-ii-34/trackback/

RSS feed for comments on this post.

136 KomentarTinggalkan komentar

  1. neng kitab ono cover …..

  2. neng cover kitabe …[durung ono,i>]

  3. trims ki gd

  4. Kitab keluar waktu sekolah temawon

  5. kitabe disunduk tombak Kyai Plered

  6. MuuuAAACCChhhhhhhh

  7. Ki GD, matur nuwun “Kiai Plered”-nya.

  8. makasih ki Gede

    yang penting save dulu, bacanya nanti-nanti
    Nuwun…..nuhun…..muliate

  9. hatur nuhun ki gede

  10. pagi yang cerah, hari yang indah karena kitab yang ditunggu-tunggu telah datang, suwun

  11. Wah…untung Ki Sukra yang teledor sudah menyadari, sehingga kitab2 yang hilang ditemukan kembali…
    Kyai PLERED memang nakal, menyembunyikan kitab2 segala membikin berdebar-debar seisi pedepokan saja hehehe….
    Ki GeDe matur suwun…..

  12. matur nuwun kitabe Ki GD, asyiikkk

  13. Matur nuwun…ki Sukra, ki GD

  14. Terima kasih Ki GD dan Ki sukro atas diwedarnya lontar 134

  15. Ki GD, aku ikut nyedott kitab-134..
    Tengkiu..he..he..

  16. Sugeng enjing Ki Gede

    Kitab 134 sampun kulo unduh, kangge bekal makan siang.

    Matur suwun

  17. Matur nuwun dulu …….. baru santap malam sambil ngremus … abdm 134

  18. wadoh leganya….ternyata memang kondisi mengharuskan kitab2 disimpan di kotak deposit. thanks ki GD dan Para punggowo ADBM…atas segala usaha untuk menghapuskan reribet2 yang timbul selama ini.

  19. nuwun ki GD

  20. Terima kasih kitab 134 nya Ki GD.
    Rupanya selain berhasil menemukan kitab yang hilang dibalik Kiai Plered, Ki Sukra juga sigap mengamankan kitab-kitab itu sehingga kitab 151-158 tidak ikut tersedot oleh para cantrik yang menyadap kitab 134.

    Sayang…

  21. thanks Ki GD, pancen iki wis wayahe ngaso nyambut gawe, dadi biso mangan awan lan maca kitab 134…

  22. siiiiiiplah………………..
    donlod dulu, mumpung belum hilang lagi

  23. Iku covere apik tenan..Rara Wulan dengan AS atau dengan Ki GD ya…?

    Ki GD suwun kitab 134 mpun di unduh…

  24. Wah … sperti mahasiswa Yarsi, yang dikira hilang .. ternyata asyik makan siang ….

    Makasih Ki GD.

  25. Matur Nuwon Ki GD ,,,

  26. Matur sembah thankyou Ki GD

  27. Sedooooooooooooot.

    Matur nuwun

  28. tarik maaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaang
    lancar teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuus
    tengkyu ki gedhe

  29. saya kok ngak bisa download ya … apa filenya sudaj tidak ada? tolong dong …

  30. duwh gimana sih cara ngambil tulisaanya?! ko ga bisa dibuka!
    tolong dong Ki Gede bantu saya!
    makasih sebelumnya

  31. ditunggu ki gede!
    🙂

  32. Maap Nyai Seno/Ki Gede…..
    Aku letak disini versi konvert buku 134……

    Prasidi’s Collection Scanned by Herry WSN For : adbmcadangan.wordpress.com

    TETAPI Ki Tumenggung Prabadaru menggeleng sambil berkata ” Kali ini tidak . Dendam Gembong Sangiran tidak akan dapat dibeli. Tetapi jika kita dapat memanfaatkannya, dengan dorongan janji beberapa keping emas, aku kira ia akan lebih garang lagi terhadap padepokan kecil itu. Tetapi tentu tidak sekarang, meskipun Agung Sedayu dan Sabungsari masih belum sembuh. Tetapi dipadepokan kecil itu terdapat banyak prajurit Untara yang berjaga-jaga, karena mereka mendapat alasan yang tepat dengan hadirnya Gembong Sangiran yang gagal itu.

    S sudah disimpan di bangsal pusaka

  33. TERUSANNYA….

    Prastawa menegang sejenak. Namun iapun kemudian menyadari bahwa Sekar Mirah bukan orang lain bagi Agung Sedayu. Ada ikatan diantara mereka meskipun masih belum ditetapkan sebagai ikatan mati.

    S sudah disimpan di bangsal pusaka

  34. LANJUTANNYA………

    ” Disini aku hanya seorang menantu. Jika aku tinggal disini, maka aku adalah seorang laki-laki yang menom-pang pada isterinya -berkata Swandaru didalam hatinya, sebagaimana sifatnya yang selalu dipengaruhi oleh harga diri. Tetapi sebenarnyalah bahwa Swandaru akan sangat berkeberatan untuk berpisah dengan Tanah Kademangan yang sudah lama dibinanya.

    S sudah disimpan di bangsal pusaka

  35. II-35 semoga datang

  36. ass…
    pagi bpk2 ibu2 anggota baru nih tapi udh lama baca ini trus cari2 ketemu deh. monggo dilanjut
    matur sembah nuwun
    wassalam


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: