Buku II-24

124-00

Laman: 1 2 3 4 5 6 7

Telah Terbit on 22 Januari 2009 at 12:22  Comments (165)  

The URI to TrackBack this entry is: https://adbmcadangan.wordpress.com/buku-ii-24/trackback/

RSS feed for comments on this post.

165 KomentarTinggalkan komentar

  1. bonus karena ki gede sembuh dari sakit

  2. Seharusnya memang bonus turun..kecuali sesuatu dan lain hal..

    misalnya Ki Gede mau menurunkan bonus 5 kitab sekaligus, maka bonusnya mungkin agak telat. Kalau cuma 1 kitab, perkiraan sih jam 2 ini udah ada.

    yak yao , koyo ngerti ae 😛

  3. udah jam 10, beberapa hari terakhir, kitabnya turun jam segini. Mungkin ki GD sekarang masih sibuk nyuci lampion di kelenteng Ang Hok Kian

  4. mungkin ki Gde sedang menimbang2 apa diberi kado ato ga, soale jawabane ga jelas kabeh hehe..
    sing jelas nunggu hujan hadiah soko ki Gde…

  5. sing dititipi kitab ngacung, ojo sungkan-sungkan..

    lho kok meneng kabeh…. durung toh..

  6. Kisanak….
    Mangga kula aturi pinarak wonten gubuk kula.
    Senajan ta namung wonten wedang sere lan jenang alot
    🙂

  7. yang dimaksud hari hari tertentu adalah hari ini
    ada bonus, sesuai janji gajahmada, sutawijaya dan pimpinan padepokan ADBM ki GD

  8. Dari semalem nengok padepokan kok yaaa belum muncul juga lontar124 nya.

    KI GD masih tahap persiapan kayaknya.

  9. Kitab 124 hari senin tgl 26 januari 2008 adalah rangsum

  10. walah,

    telat rek olehku arep mbadek, telat absen rong dino kayane juga berarti telat pisan olehku rejeki ang pau saka ki GD.

    wes ah,
    masio telat pisan, ngenteni banyu mili wae wes…

    selamat ulang tahun Ki SHM, selamat tahun baru imlek saudara2 tionghoa..


    salam grimis adhem
    #2

  11. lho wis awan tapi koq durung utem ker:roll:

  12. Status:BabyStting
    Coden Name:Scroll 124
    Time: Unpredictable
    Condition:Download
    Notice: ThanksKiGD

  13. klik………………….klik

  14. Wah, belum keluar juga.
    Dadine malah kaya wong mendem mangan semir.
    mending ke Sangkal putung aja, cari rujak degan untuk mendinginkan kepala.

  15. Waduh, 26 January yo wis jelas hari ini, hari Senin, hari raya Imlek, hari ultah Ki SH Mintardja dan yang paling penting hari saya gajian.

  16. Kok urung metu2 yo Angpao ne?
    Opo ngenteni udan dhisik yo?

    Nang nggonku wis udan deres lho ki GD..
    Adem2 iki enake ngopi karo sinau rontal 124 karo bonuse 125…

  17. 25X3=75 untuk menjadi 76 hrs ditambah 1 bonus….mekaten to ki GD…

  18. Unpredictible..penuh misteri..and…nganyelake..hmmm..
    note: Nganyelake dari kata dasar anyel..tegese jengkel.
    Makanan yang Kanyel,makanan yang mateng nggak,mentah juga enggak, keras enggak,empuk juga enggak. Jadi rasanya nano-nano

  19. hot bonus….

  20. Bonus na lalaunan…tapi nepi

  21. Sambil merapatkan jari jari kedua tangannya, Agung Sedayu mengucapkan salam yang diikuti dengan kalimat “Gong Xi Fa Chai” dengan cukup fasih…

    Sejenak Laksamana Cheng Hoo terhenyak dengan wajah terheran – heran mendengar kata-kata Agung Sedayu ..lalu dengan serta merta menyambut ucapan selamat yang diterimanya dengan ucapan terima kasih yang berulang – ulang.

    “Agung Sedayu, telima kacih…selamat tahun balu juga..semoga banyak hokkie”

    “Bapak Laksamana, selain mengucapkan selamat tahun baru, aku juga menyampaikan pesan guru bahwa hari ini adalah peringatan hari Lahirnya Bapak SH Mintardja…mohon agar Laksamana dapat ikut memperingatinya” Jawab Agung Sedayu

    “Tentu…tentu….semua anak buah dalam almada ini akan mempelingatinya..nanti kami juga akan menghadap Ki Gede…” kata Laksaman Ceng Hoo menjawab kata – kata Agung Sedayu..

    “Ah..kalau begitu …sekalian tolong sampaikan kepada Ki gede, para cantrik..sudah gelisah menunggu rontal 124 dan bonus tahun baru, mohon Bapak Laksamana dapat menyampaikannya” dengan cepat Agung Sedayu memanfaatkan peluang yang ditemukannya…berbeda dengan kesehariannya yang selalu ragu-ragu..kali ini keberanian untuk memutuskan dengan cepat bernai dilakukannya.

    “Hayyyya…sama kalau begitu..kita olang juga mau menghadap kalena masalah lontal itu Agung Sedayu…, baik..baik…nanti pasti kusampaikan kalau lontal sudah ditulunkan..” Agung Sedayu mengangguk-angguk, sungguh tak diduganya bahwa Laksamana yang sarat dengan pengalaman dan telah melanglang buana ke berbagai negeri itu dengan lapang dada dan penuh kejujuran telah mengatakan niatnya menghadap Ki Gede

  22. Wah… ada gerhana nih..
    Ngga keliatan deh kitab n bonusnya…

  23. O iya … ada Gerhana.
    Jam 15.00 – 17.00 klo gak salah.
    Tapi sayang kok mendung.
    Apakah mendung ini yang menyebabkan sampai sekarang kitab belum juga terlihat.

  24. Tadi kira-kira 2 jam yang lalu, aku coba buka buku II-24 pakai hp Nokia 9300i, wah aku bersorak gembira, sudah ada link ke kitab 124. Ketika aku klik muncul pesan agar menghubungi nomor 026012009 dengan cara mengklik nomor tersebut. Jadi aku klik aja, ternyata yang muncul error… Kupikir hpku yang tidak mampu download kitab 124… akhirya kutunda saja downloadnya,…sabar… nanti saja sampai dirumah download pakai laptop. Eh…sampai di rumah, buka adbm pakai laptop…ternyata link ke kitab 124 sudah hilang… nasib…nasib….

  25. Ketoke nek Ki GD rung dirayu karo diajeng Rara Wulan, lontar 124 n bonus ra bakal metu kiyi… Diajeng Rara Wulan…. mbok para cntrik aja ditegakke… Mana rayuanmu….????

  26. jawabannya : terserah ki GD, haknya ki GD, suka-suka ki GD,

  27. Sabar…
    Sepertinya Setelah Gerhana berlalu akan segera terlihat dengan jelas kitab 124 + bonus 125, 126 dst.
    Ya kan Ki Gede?
    Iya aja Yach?
    hidup Gerhana eh.. kitab 124 n bonusnya….

  28. pancen nek ono istilah bonus iku mesthi dadi bungahe ati

  29. Apa iya kalau ki GD melihat gerhana dulu baru medar kitab ?
    lalu bonusnya ???
    le nunggu nganti cengklungen

  30. Sabar…sabar jenenge yo arep nerimo seng lueh soko biasane dedi yo seng sabar….sabaaaaaaar…
    Kapan nie Ki Gede rontal 124 on screen? Hehehehehe….:D

  31. Tahukah anda,
    Pada waktu tukang rumput Arya Penangsang yang telinga sebelah kirinya sudah dibeli 16 real (dengan cara dipotong dari tempatnya), dan telinga kanannya digantungi tantangan dan ejekan Ki Pemanahan untuknya datang menghadap. Ketika itu Arya Panangsang sedang makan. Maka demi melihat tulisan dan keadaan tukang rumputnya itu, maka tangan beserta nasi yang sudah dikepalannya dipukulkannya ke piring hingga pecah berantakan, segera ia naik ke atas kudanya yang bernama Gagak Rimang untuk memenuhi tantangan Ki Pemanahan.
    Regards,
    Ki Truno Podang

  32. @ Ki Truno Podang
    Iyo disaksiin ama arya mataram dan patih mentaun kan?

  33. Arya Mataram dan Patih Matahun berusaha mencegah Arya Penangsang karena mereka tahu kalo itu pasti jebakan dari orang Pajang…

    Arya Penangsang malah memarahi mereka berdua yg membuat Arya Mataram mutung dan meninggalkan medan peperangan…

  34. koq bonusnya belum keliatan ya.
    tapi para cantrik ndak usah bingung, karena kita yakin ki gede memang orang yang paling baik koq.
    salam sukses snd sehat slalu.

  35. Ki GD, terima-kasih untuk kitab 124-nya. Langsung disantap nih, mumpung masih hangat.

  36. Hatur Nuwun…KiGD

  37. matur nuwun Ki GD

  38. Matur Nuwun atas bonusnya sekalian Ki GD..

  39. terima kasih Ki GD, … “Ki putra nusantara” jawabannya…baik sekali.

  40. suwun Ki GD, ora rugi tenan masiyo dino prei koyo ngene iki mlebu nang kantor,oleh bonus sisan….:-P

  41. menjelang magrib ternyata kitab 124 sdh bisa diunduh melalui adhi putra nusantara dng kode odt, sdng yang 125 tokoh kita SHM.nuwun ki gede.

  42. ki sabung ayam sari.adakah petunjuk tambahan utk mendptkan bonus…..sy blm bisa mencerna makna yg terkandung didalam hapy moo moo year

  43. terimakasih banyak sedulur

  44. suwun

  45. Nyuwun sewu bilih dereng kepanggih kagem sederek-sederek sedoyo pun pirsani komen, anakmas putra nusantara 25.01.2009 jam 17.29

  46. Matur nuwun Ki GD

    Ki GD sudah mempercayakan rontal 124 pada saya. Mudah2an tidak menjadikan saya adigang adigung, melainkan semakin menep dalam olah kejiwaan disamping olah kanuragan.

    Semoga rontal tsb bisa diunduh manfaatnya bagi sanak kadangku semua. Ternyata ketelatenan sanak kadang semua membawa buah yang manis.

    Selamat menekuni lontar 124 & 125

    catt. pulang kantor dapat rontal 124 & 125 sekaligus ternyata dapat menghangatkan wadag saya disuhu dibawah 5 derajat ini.

  47. Alhamdulillah. Penantian yang membahagiaken. Para cantriks. Sore ini dapat mengunduh 2 lontar sekaligus. Salam adbmer buat Ki GD yang semangkin top merkotop.
    Nuwun

  48. memang terkadang ki GD menjadi sangat mirip dengan kyai gringsing, yang kadang kala dengan lugasnya memberikan ilmu-ilmunya kepada para cantrik yang sedang ngangsung kawruh di padepokan ini.

    namun juga, jikalau sudah “kumat” kembali keisengan ki GD, maka para cantrik yang sedang nyanggol dibuat ketar-ketir, kebat-kebit, berharap-harap cemas sambil mencari makna disetiap patah kata wejangan-wejangan ki GD.

    tetapi,
    memang itulah yang menjadikan asik ngangsu kawruh di padepokan tercinta ini, kadang dengan mudahnya saya dapat menyerap rontal-rontal yang dibagikan ki GD, namun juga seringkali harus pula berusaha dengan sedikit akal dan kajiwan.

    sumpek memang, pepat memang rasanya dada ini jika maksud yang terselip dalam kata wejangan ki GD belum juga dapat saya maknai, namun itulah seninya.

    ibarat Glagah Putih pula yang saat ini sedang bergulat dalam kepepatan yang menganggap Agung Sedayu terlalu lambat dalam menggenapi apa yang telah ada padanya, namun ketelatenan dan ngulik yang tiada henti adalah tujuan yang menghapus kecewanya.

    begitu pula saya,
    ketika patah demi patah kata mulai dicerna, membaca pentunjuk-petunjuk para cantrik yang dengan lapang dada memberikan “sedikit” titik terang, maka rontal itupun telah tergenggam.

    puas….
    lego….

    begitu kira-kira ketika proses unduh telah berjalan, untuk menggenapi rontal-rontal yang tercecer.

    matur nuwun ki GD,
    atas wejangan-wejangan, yang memberikan kesegaran-kesegaran baru ketika bilik demi bilik di padepokan ini terbuka.


    #3

  49. Selamat malam
    dari tadi pagi saya klik hampir 20 x, sampai malam ini para cantrik yang lain sudah dapat mengunduh, saya sudah bosan cekak ceklit, sorot sana sorot sini, ahirnya saya menyerah seperti cantrik yang menyerah dulu, tidak dapat saya stress, tekanan darah saya mencapai 170/110,
    ini bukan permainan orang setua saya, saya pamit, saya menyerah, maaf atas kesalahan kata saya, utk ki GD terimakasih, juga u/ ki Rizal, u/ Ki GD banyak orang sepuh yang jadi cantrik, mungkin bisa dikurangi penyebab stress-nya, selamat malam mungkin saya harus berburu buku aslkinya.
    Salam

  50. Ki Waskita…
    Santai saja, Ki.. Tidak usah stress, tidak usah tegang.. Kalau Ki Waskita berburu kitab aslinya, nanti tambah stres karena ADBM belum tamat ceritanya, dan Sang Maestro keburu menghadap Sang Super Maestro.. Bahkan, menurut cerita adik saya yang wartawan di Yogya, putra beliau pun tidak sanggup ketika diminta melanjutkan cerita ADBM..

    Salam


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: