Buku 88

88-00

Iklan

Laman: 1 2 3 4 5 6

Telah Terbit on 16 Desember 2008 at 18:21  Comments (48)  

The URI to TrackBack this entry is: https://adbmcadangan.wordpress.com/buku-88/trackback/

RSS feed for comments on this post.

48 KomentarTinggalkan komentar

  1. Kulo tenggo bonus-ipun Pakdhe GD

    • nenggo ten pundi ?

      • Teng gandhok kidul ……….

  2. wah..absen maning, cuma nomor loro hehe isih kalah cepet 😦

  3. On 17 Desember 2008 at 11:14 kyai pprf Said:
    wah..absen maning, cuma nomor loro hehe isih kalah cepet

    Kyai pprf:
    Kalau mo nomor 1, cobalah masuk ke mBulak kapal 91….. blum ada yang ngantreee…..

  4. Ki GD sudah ketularan Kiai Gringsing, suka berteka-teki..he..he..
    pis men..

  5. Walah…. angkot 88 sudah jalan, aku menunggu di Simpang Lima saja, di Simpang Satu sampai Simpang Empat sudah ada yang menunggu. Mudah-mudahan tidak kedahuluan yang lain ……….

  6. Wach dah banyak pula nie
    Mie Ayam 88…

  7. “Jgn lupa Ki…het – trik”

  8. komentar pertama

  9. kalau dengar 88 di hati ada rasa deg-deg plong……..malam ini apa di……

  10. Sopo yang cantik.??
    Daku…???

  11. Densus 88 anti teror.
    Ga cantik blas, sangar malah.

    ning tetep tak tunggu…

  12. Ati2,…hrs selalu ingat ilmu Ki Waskita. Mengingat jurus 87 Ki GD, sepertinya kita masih menunggu rahasia2 dilontarkan scr tersirat oleh Ki Toh Pati, krn jurus 87 saya pecahkan atas dasar petunjuk Ki Toh Pati

  13. Ki Gede

    Kulo mboten tumut antri lho, namung absen sekalian mampir mundhut rapelan adbm1 jilid 85, 86 lan 87.

    Lumayan saged kangge konco “scanning” adbm2 dalu meniko.

    Nuwun….

    Arema

  14. Terima kasih Ki GD,… di selebrasi ADBM-100 mungkin bisa dibuka wadah (on-line) utk saling tuker-kawruh + natap-rai (tatap muka)…

    Ki Sukra,… mlm ini apakah permainan dilanjutkan?

  15. “ampun Ki Pandanalas.”

    Sukra langsung melepaskan bentuk semunya

    “tidak ada gunanya bentuk semu ini jika ada yang mampu melihat bentuk sebenarnya diriku,” desis Sukra.

  16. Sambil ngantri…

    saya mau minta maaf kepada Ki Gede dan Tim, di kitab 87 saya sudah kehilangan pengendalian diri sehingga ikut2an mengunduh kitab lewat jalan belakang, padahal belum titiwanci-nya di buka

    Semoga tidak terulang lagi

    maturnuwun,
    Ki KontosWedul

  17. “Ki Sukra,… punopo leres engkang dipun ngendika-aken Ki Wedul menawi kitab-87 dereng dikeparengke jengkar sangking kamar penyimpanan pusaka?”

    “Nyuwun sewu saestu,… kulo kinten meniko bagian sangking jurus2 maut engkang kedah dipecahkan poro cantrik”

  18. Wow.. Ki GEDE klo mo ada selebrasi ADBM-100 boleh juga tuh.

  19. Wah…le antri wis okeh….
    Ki GeDe saya absen dan antri, tak tunggu hatriknya…kita tunggu bonus2nya…….

  20. saya juga antri ki, moga2 ada bonus yang keluar dan kemunculannya tidak terlalu sore.nuwun sewu lho ki GD kl saya terlalu berharap. 😀

  21. Ki GD, kula ugi nderek antri…

  22. sabtu lemburan sambil nunggu kitab 88…………

  23. “Mudah2an cantrik pinercoyo Ki GD tdk mendendam kepadaku akibat ulahku di jurus 87.”

    “Kalo sampai kejadian, pasti aku akan dikeroyok poro cantrik laen yg setiap saat nunggu kemurahan hati Ki Sukra…..”

  24. Kinten2 wayah menopo nggih ki GD ?

  25. ikut nunggu kemunculan densus 88 ….

  26. hemmmm….
    belum ada yang bikin gara-gara…
    belum ada yang mengulah….
    dengan demikian saya bisa nyungsep dengan tenang….

  27. Maaf,mau tanya sedikt mungkin para kadang ada yang berbaik hati menjelaskan.
    API itu akronim dari kata2 apa yaa…?
    Sungguh saya tidak tau apa maksudnya.
    Nuwun.

    GD: API = API di bukit menoreh.

  28. Para cantrik yang berbahagia,

    Kalau saya merenungi perjalanan padepokan kita ini, ternyata sama sebangun dengan Babad Tanah Mataram. Mataram dibuka dari alas gung liwang liwung, sato moro sato mati, jalmo moro jalmo keplayu. Dan kini sudah mulai menunjukkan diri menjadi sebuah negeri. Demikian pun padepokan kita ini. Padepokan ini juga dibangun dari suasana yang sama. Berkat kerjasama yang baik sekali di antara padepokan dan para cantrik, maka padepokan ini menjadi rujukan padepokan-padepokan lainnya yang juga menyelenggarakan pertunjukan API. Kami bahkan sudah bertekad untuk dapat merampungkan episode pertama yang tinggal 13 jilid lagi ini sebelum tahun baru. Ancar-ancarnya adalah 2-3 hari sebelum tahun baru. Jadi tanggal 29 atau 30. Jadi kita mempunyai 10 hari dengan 13 Kitab Sakti. Itu berarti para kadang bisa mengharapkan 3 bonus lagi dalam 10 hari mendatang.

    Kebanggaan bahwa padepokan kita menjadi yang terdepan dalam menyelenggarakan pertunjukan API pun rasa-rasanya tidak dapat kami sembunyikan lagi. Oleh karena itu, padepokan berencana untuk membuat semacam syukuran sebagai wujud kebanggaan dan kegembiraan kita bersama. Syukuran itu akan dilaksanakan tepat pada saat pertunjukan API ke-100. Para kadang dipersilahkan membuat acara menurut selera dan tangkapan masing-masing. Kalau ada yg mau bikin kue dan tiup lilin dengan sebuah kertas “ADBM 100″, silahkan. Ada yang mau riungan dengan jenang alot dan wedang sere, silahkan. Kalau ada yang mau kopdar dan kumpul2 bareng, silahkan. Apa pun saja untuk merayakan kegembiraan ini, silahkan. Tetapi, pesan Ki Gede, agar acara2 itu dijauhkan dari hura-hura. Sesungguhnya demikianlah pelajaran yang dapat diambil dari pertunjukan API. Kesederhaan, kesungguhan, kehati-hatian, mawas diri.

    O ya, abadikan moment-moment tersebut dan kirimkan ke padepokan. Semua aktivitas para kadang akan dipamerkan dalam ruang GALERI 100 ADBM (nama sementara).

    Demikian uneg-uneg Ki Gede kali ini.

    Silahkan dilanjutkan dengan pertunjukan API-nya. Anakmas Sukra akan menemani para kadang dengan permainan-permainan yang mangkin menantang.

    (GD)

    Teks diatas (uneg unegnya Ki GD),ada kata2 API.
    Itu maksudnya apa ya Ki Gd .??

    Salam.

    Jarot

    GD: API = API di bukit menoreh.

  29. API…???
    hemmmm… Aduuuhaaiii Piyantunipun Ingusen
    Menopo leres Ki Gede..????

  30. Ala Padepokan Internet

  31. Ayo Perlihatkan Isinya

  32. hugk… huugg… hugk..
    Nuwun sewu Ki Jarot… kulo keselak.. pas nedi jenang alot kok njur untu palsu kulo tumut kekuntal mlebet dateng madaran kulo… mbok menawi kulo kuwalat kaliyan panjenengan menawi ngaturi pirso istilah API boten sak samestinipun.. lha wong kulo piyambak nggih boten ngertos maknanipun… niku wau mung sak det sak nyet… ujug ujug mawon medal saking angen angen kulo…
    Nuwun sewu nggih Ki Jarot.. boten usah dipun lebetaken dateng penggalih.. guyon niku wau… lhaaa.. sak niki pun mesam mesem thooo…
    waaa…. ciloko… untu kulo pripun niki..????

  33. dino iki tak tunggoni gerdu 88,mulai esuk..nganti sore durung dibukak korine.

  34. apakah Den Bagus Sukra ikut main lawan team gajah putih di Bangkok sore ini yaaaaaaaaaaaaaaa?…
    mau coba bikin hat trick kaliiiiiiiiiiiiiii!

  35. syahdan,konon,,,pangeran Benowo suatu ketika melakukan perjalanan ke arah barat mengikuti pusakanya yg terbang ke suatu tempat,,,akhirnya pusakanya menancap pd sebuah pohon dan meninggalkan bekas sayatan/goresan (garit,bhs jw) daerah di mana pohon itu berada kemudian diberi nama desa penggarit,sebuah desa di kabupaten pemalang,(lebih kurang 6 jam perjalanan kearah barat dari jogya),konon pangeran Benowo jg sempat memerintah di kab pemalang,sebelum kemudian wafat dan di makamkan di desa penggarit,, demikianlah episode lain dr pangeran Benowo..,tp sayang sy tdk pandai mendongeng seperti ki Truno atau ki Pandanalas…,semoga tdk malah membuat para cantrik menjadi jemu…,namun demikian barangkali bisa berkomentar ttg cerita tsb,,karena ada jg yg menyebutkan pangeran Benowo meninggal di Pajang..

  36. Whelhadalah, lho kok banyak orang yang berlari-lari ke arah selatan. Ada apa gerangan? Ada yang membawa bungkusan kain, ada yang menuntun kambing, ada yang mendukung orang tua.
    Ki Truno mencoba mendekat kearah rombongan yang berhenti di tikungan pedukuhan, kemudian mengajukan pertanyaan : “Kisanak, ………. sepertinya semua orang tergesa-gesa meninggalkan padukuhan ada apa gerangan?”.
    Orang tersebut menengok, memandang Ki Truno Podang, kemudian mengerenyitkan dahinya. Kemudian baru menjawab, “Oh rupanya kiai bukan orang pedukuhan ini ya Kiai?. Semua penduduk pedukuhan melarikan diri dari rumahnya masing2 karena diisyukan ada API dari lereng merapi. Semua khawatir kejadian serupa beberapa tahun yang lalu terulang dimana ada lahar panas melanda desa ini.”
    Ki Truno Podang mengangguk-angguk, kemudian menyadari adanya salah paham diantara penduduk dalam menterjemahkan kata API dari Ki GD.
    Wah bagaimana cara menjelaskan dan cara mencegah agar warga pedukuhan ini bida ditahan untuk tidak melarikan diri.
    Aku harus segera menghadap Ki GD malam ini juga!
    Ki Truno Podang.

  37. Jurus tak terduga ada di cover ternyata

  38. he he he… tengkiu tengkiu…

  39. maap,barangkali ada yg tau dimana api yg plg gedhenya berada……

  40. maturnuwun…

  41. maturnuwun..

  42. lha saat klik SH Mintardja nya….,
    matur nuwun….

  43. Maturnuwun penjelasanya Ki GD.
    Ternyata sesederhana itu yaa.”hihihihihi”
    Aku jadi malu sama sederek2 yang lain,terutama Ki terangguk2.
    Tadinya saya kira API itu kata singkatan dari ….
    Maaf ya atas ke kekonyolan pertanyaan saya.

    Salam.

  44. Sisipan pas …

    Kami telah memerintahkan semua orang adbmcadangan.wordpress.com yang kami curigai, untuk mencari Rudita….hehehe suatu sisipan yang pas. KAdang2 nyengir sendiri membaca sisipan seperti diatas, sengaja ya …

    Salam

    NB: Matur nuwun sudah menghadirkan ADBM ini.

  45. mohon pencerahn say selama ini adalah pembaca diam dari adbm, hampir setiap hari saya mencoba meng-klik adbm, tapi ya koq gak keluar2 ya..mohon Ki Gede memberi pencerahan..ma’af saya telah menyerap diam2 jilid 1-88..matur tangiau..

  46. saya turut berbangga bahagia yang penuh haru menyambut syukuran tersebut..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: