Buku 65

Sambil ngantri rangsum 65, Ki Gede mau membagikan peta scanning secara kasar. Peta ini berlaku hanya sebentar (4-5 hari).
*) Ki Warsono: Mulai jilid 101 (Seri II-#1)
*) Anakmas AREMA: Mulai 175 (Seri II-#75)

Paguyuban cantrik Bogor sedang menyusun gelar sambil menikmati Jenang Alot dan wedang sere. Bagaimana Ki (Sa)Dewo, apakah sudah dicapai kesepakatan mau ambyur di lingkaran perkelahian yang mana?

Bagi cantrik yang bisa ikut nyumbang 1-2 buku juga kami terima dengan senang hati. 1-2 buku itu bisa mengurangi beban para pengawal dan senopati utama.

Untuk teknis penyekenan sudah pernah Ki Gede sampaikan di gandok sebelumnya. Kalau masih belum jelas, secara garis besar adalah begini:
1. Scan ke JPG dg resolusi 300 dpi (untuk kover pake Color, untuk isi boleh pake B/W). Sebaiknya satu folder dipake untuk menyimpan satu buku. Hasil scan ini biasanya memiliki ukuran file besar (kalau nggak salah bisa sekitar 1,5 meg per halaman).
2. Untuk memperkecil ukuran file JPG tersebut gunakan program bawaan dari Microsoft yaitu Microsoft Office Picture Manager. Cara yang mudah: klik kanan >>> Open with >>> pilih Microsoft Office Picture Manager. Setelah file terbuka proses resize dpt dilakukan satu persatu atau semuanya sekaligus.
2a. Resize satu per satu: Klik Edit Pictures … (persis di atas image), jendela Edit Pictures akan tampil di sebelah kanan image. Di bagian bawah dari jendela itu ada ikon Resize dan Compress. Jika anda pilih Compress, selanjutnya pilihlah Document. Jika pilih Resize, selanjutnya klik pada Predefined width x height pilih Document – Large. Klik OK, lalu Ctr S (simpan).
2b. Resize sekaligus: Klik ikon Thumbnail View yg terletak di pojok kiri atas (persis di atas image). Tekan Ctr A (select all). Selanjutnya sama dgn langkah 2a.
3. Kirim hasilnya ke Ki Gede (bagi yg belum tahu di mana Ki GD tinggal, silahkan bertanya di loket antrian).

GD

Laman: 1 2 3 4 5

Telah Terbit on 23 November 2008 at 07:23  Comments (75)  

The URI to TrackBack this entry is: https://adbmcadangan.wordpress.com/buku-65/trackback/

RSS feed for comments on this post.

75 KomentarTinggalkan komentar

  1. Inilah Seninya Menunggu . . . . . . .
    Ha ha ha ha ha ha
    Kutunggu Jilid-mu
    Matur Nuwun
    Ki G D

  2. yuhu,.. I’m waitin’ sir?!

  3. hik hik…

  4. Duniaku sepi tanpa adbm jilid 65…

  5. oh pandan wangi…..

  6. Menarik juga membaca komentar ki estewe, emang agak susah juga ngebayangin Ki Tambak wedi bawa gelang2 kemana-mana, Kalo cara bawanya kayak yang di Kungfu Hustle, digambar cover gak kelihatan tuh, dan ada sesi dia ngeluarkan gelang itu dari balik bajunya, lagian kalo bawanya gitu, tentu jumlah gelangnya bisa dihitung dan kyai gringsing gak perlu takut ngejar dia.. Sebenarnya saya sendiri gak bisa bayangin cara melilitkan cambuk yang selalu dibawa kyai gringsing, agung sedayu dan swandaru dipinggang mereka. Permasalahannya terletak pada karah besi yang ada disepanjang cambuk itu.. Apa nggak melukai kulit sendiri ya, apa lagi pas naik kuda atau bertempur tangan kosong..gitu.
    btw, ini tetap cerita yang bagus sekali karena berlatar belakang sejarah walau dibuat berdasarkan interpretasi pak SHM yang orang jogja dan tentu pro ke Mataram (btw, buku sejarah mengatakan mataram berontak kepada pajang lho)..
    Suwun Ki..

  7. oh sekar mirah…

    • Salak-salak

      Sepet-sepet .

      Salak , sepet , salak , sepet …….

      • obralan ?

        • Monggo menawi ngersaaken pun mundut piyambak .

          • asyiiiiiiiikkkkkkk.

            • ayo ayo obral murah sakilo sepuluh ons

              • Sa ons 100 gram

                • wasis tenan ki mangku

                  • nganti diitung gram-graman barang, padahal salak tur sepet hahaaa

  8. Lha meniko menawi digathukke , menawi pun pisah salak lan sepete wah nopo melih salak sak gunung , gunung sak sepet jan ngedab-edabi saestu .

    Sugeng siang ki ,

    • 🙄

      • Pak Kromo angger numpak kreto ko mesthi liwat kreteg Kertosono opo ra ono dalan liyo yo ?????

        • ra ono ki, dalan liyane sepet kabeh…..dho ra cukup di liwati
          kreto Pak Kromo

          • Lha yen sepete sak gunung lha njih saged sugih saestu to

            • lha nek gununge sak wil pripun ki mang ?

              • Lha niku nak sing kerep nggo dolanan yen dho sayah .

                • lha nek gununge sak ….sepet pripun ki mang ?

  9. Lha niku ngibarate piyantun kakung sing taksih remen mbujang .,
    gunung sak sepet niku klopo tuwo .


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: