Buku 56

56-00

Laman: 1 2 3 4 5

Telah Terbit on 7 November 2008 at 11:41  Comments (82)  

The URI to TrackBack this entry is: https://adbmcadangan.wordpress.com/buku-56/trackback/

RSS feed for comments on this post.

82 KomentarTinggalkan komentar

  1. dur dur tidur , ndur ndur mundur , cur cur hancur , bur bur lebur , jahe kencur jenis mpon mpon , nggo popok boyok teklok , moto mendelo nonton pagupon , mecoto keplok keplok , horeee 56 digowo gendruwo

  2. Eeehh… aku ngga ikutan komen lho..

  3. abakadabra….!!!
    muncul!!!!,,,

  4. Wis jam limo akhire ku lepaskan antrean paling ngarep,
    ku pulang ke rumah saat hujan deras…., sampe rumah kum sempatkan untuk mandi dan sesuci terus sembahyang ku doakan agar para crew adbm selalu mendapatkan keselamatan dan selalu sehat walafiat.

    Lalu ku buka laptop, buka bookmark dan byar….WIS ONO malah tanpa Kulit luar dulu…..

    Matur nuwun……

  5. Sebagai ungkapan rasa terima kasih akan kemunculan jilid 56 yang sangat-sangat-sangat ditunggu, biarlah kali ini jilid 56 tidak usah saya konvert, tapi langsung saya RETYPE sekalian.

  6. @ki gonas.
    boleh dong saya minta convertan buku 56-nya?soalnya saya ngaksesnya lewat hape & kebetulan gak bisa buka file djvu. please ya ki goenas tak tunggu.

  7. ki Goenas, mohon petunjuk untuk mengungkap juurus 50,51,55,56;52,53,54, saya sudah dapat mengungkapkan, berkat petunjuk kiai gringsing.

  8. tinggal di rename aja bos. kalo .pdf atau .ppt jadikan aja semuanya .djvu. kalo untuk bacanya silahkan buka-buka halaman disini, ada kok

  9. Hore…aku paling disit entuke..suit2.
    Matur nuwun Ki GD.

  10. Akhirnya datang juga….plus2…hehehe…..
    Terima kasih ki DeDe…..

  11. ekonik3…
    buka aja di bungkusan “HALAMAN LAIN”, “RETYPE KHUSUS BOOKING”

  12. hal 26-35

    “Begitulah tampaknya. Tetapi aku kira, orang yang kekurus-kurusan itu menganggap peran orang ini sudah selesai, ia tidak memerlukannya lagi, sehingga karena itu maka orang ini telah dibunuhnya. Kau telah membantunya dengan mengikat tangan dan kakinya.”
    “Aku tidak sengaja.”

    ….. (diedit, dipindah dihalaman dalam)

    “Tetapi tidak semudah itu. Ia mampu berkelahi. Kedua anak-anaknya adalah anak-anak muda yang berbahaya. Aku tidak tahu, apakah ayahnya juga berbahaya.”
    “Aku tidak akan sendiri. Aku akan datang dengan dua atau tiga orang, sehingga aku yakin bahwa aku akan dapat membunuhnya.”
    “Terserahlah. Sekarang, aku memerlukan pertolongan.”

  13. “Baiklah aku akan membawamu kegubugku.”
    “Tetapi aku sudah tidak mampu lagi berjalan sendiri.”
    “Apakah aku harus mendukungmu?”
    “Tidak perlu. Tetapi kau harus membantu aku berjalan.”

    (diedit, dan sudah dipindah)

    Ketika malam menjadi semakin hening, pikiran Agung Sedayu merantau semakin jauh. Dicobanya membayangkan apa yang dapat terjadi didaerah ini dan apa yang bakal terjadi alas dirinya sendiri.
    Agung Sedayu menarik nafas dalam-dalam ketika ia melihat Swandaru melingkar diam ditempatnya. Tetapi ternyata menurut tarikan nafasnya anak yang gemuk itu masih juga belum tidur, sehingga Agung Sedayu tersenyum melihatnya. Katanya perlahan-lahan “Kau akan menjadi pening, justru karena kau berpura-pura tidur.”

    (hal selanjutnya besok (44..dst) setelah diambil, comennt-ku dihapus saja

  14. (lanjut lagi…..s/d hal 62)

    Swandaru sama sekali tidak menyahut. Dan Agung Sedayupun kemudian tertawa lirih “Perutmu akan menjadi semakin besar, kalau kau tidur dengan cara itu.”

    GD: dst (sudah dipanen dan disimpan di lumbung)

  15. Di aku kok buku 49 sampe 55 ga ada ya?…cuma cover dan komentar para cantrik aja, tapi buku 56 malah udah bisa di baca..ada yang bisa bantu gak kisanak?

    matur sembah nuwun

    G2: Mbok coba kamu menyesuaikan diri dg file DJVU?

  16. Mas Ariawan..
    Hasil retype kemungkinan masih dalam proses proofing…

    Ki Gede, sepertinya banyak cantrik yang cuma mengharapkan ADBM hasil dari ketik ulang… Apa memang lagi ada kendala? sehingga penayangannya jadi sedikit tertunda..

  17. ki gede, apa lanjutan jilid 56 dah selesai semua ?

  18. Buat Bung DD, anda bisa melihat sifat dasar Manusia yg paling BURUK dari komentar2 yg masuk, yaitu KEMARUK. Sudah mbaca gratis, download gratis, masih nuntut macem-macem. Bagaimana kalau anda pending 2 minggu ? Apa komentar mereka ? Mungkin malah makian yg anda terima.
    Salut Buat Anda Bung…

  19. “Ya. Kami mengucapkan terima kasih. Kehadiran kalian disini banyak memberikan manfaat kepada kami dan kepada tanah ini. Mudah-mudahan Ki Gede Pemanahan dan puteranya akan dapat mengerti, apa yang telah kalian lakukan disini.”
    ……
    (diedit karena telah dipindah ke dalem)
    ……
    Namun, terasa tenaga kedua pengawas itu menjadi semakin susut setelah mereka mengerahkan segenap kemampuan mereka untuk tetap bertahan.

    game over

    Nb : matur sembah nuwun mas gonas.

  20. wesss…lucu lucu tenan moco komentare para cantrik2,Matur nuwun ki Dede kalih Ki Pedo.

    wah kayaknya kalo ada jumpa darat para ADBMer bakalan ngalahin massa nya partai deh..he…he..

  21. “Apakah ukuran kejantanan itu ?” bertanya Wanakerti.
    “Aku gak bisa njawab, biar Ki Menggung saja….!!!”

    • ki Kartojudo bilang :
      kejantanan……berKOKOk disaat yang laen terleLAP.

      ki AS bilang :
      kejantanan……tegak berDIRI disaat yang laen duduk raPI

      he-heeee5x, saestu 100% berguYON

      • ki ‘ndul bilang : “sssttt jangan bilang-bilang ya”

        • ki bilang menjawab : “sssttt jangan gembleh-gembleh ya”

          • gitu to ?????????

            • mbok menawi ki 😆

              • Lho kinten-kinten harak saged dijepret ???

                • saget mawon ki nten dijepret-jepret

                  • Bar dijepret njur diunggah ??

                    Nopo mboten dijitheti rumiyin ??

                    • tergantu bu bidan to ki

  22. Lho nopo bu bidan niku ngrangkep tukang jahit ??


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: