Buku 53

53-00

Laman: 1 2 3 4 5

Telah Terbit on 7 November 2008 at 11:37  Comments (57)  

The URI to TrackBack this entry is: https://adbmcadangan.wordpress.com/buku-53/trackback/

RSS feed for comments on this post.

57 KomentarTinggalkan komentar

  1. Sukra mempersilakan sambil berkata, “Silakan jika ingin sesuci dulu Kisanak .. pakiwan sudah diisi penuh.. dan di pringgitan telah disiapkan wedang jahe anget dan beberapa potong ketela rebus.. sambil menunggu Ki Gede datang membawa kitab 53 untuk kita semua”

  2. “Terima kasih anakmas Sukra. Agaknya anakmas tahu betul apa keinginan orang2 tua seperti aku ini.” jawab balung gerih “Aku akan melakukan seperti yang anakmas minta. Tetapi apakah kitab jilid 53 yang banyak ditunggu oleh para cantrik, akan benar2 segera di uplod oleh ki Gede?”

    “Jangan kawatir kisanak” Agung Sedayu menyahut ” Kakang Sukra ini adalah salah satu orang penting di padepokan ini. Tentu pernyataannya adalah hal yang bisa dipercaya”

    Balung Gerih mengangguk2 kan kepalanya sambil berdesis “hmmm. Benar2 Kitab yang memabukkan..”

  3. lega buangetttt.
    rindu dendamku terhadap adbm rama yang dijual sama kanjeng ibu, akhirnya
    kebaca juga
    lueggaaaaa

  4. Kompor….komporrrrr….

  5. ada yang kebakaran simpret rupanya

  6. “Anakmas Agung Sedayu benar, kisanak” sahut Kerti sambil tersenyum “angger Sukra ini memang kepercayaan Ki Gede justru dalam hal memilah2 kitab2 yang memabukkan itu, supaya kita semua mudah mendapatkannya di padepokan ini.”

  7. Sementara itu, Agung Sedayu masih belum bisa tidur.
    “Fajar sebentar lagi menyingsing,..tetapi guru belum juga kembali. Apakah kita harus menyusulnya?”katanya kepada Swandaru.
    “Jangan Kakang,… mungkin Guru sedang mencari jalan utk mendapatkan jilid 53.” …..

  8. Ojo nggege mongso…..yen uwis jatahe, saiki duweke sopo sesuk duweke sopo. Yen uwis wektune metu (koyo kethoprak) yo bakal metu.

  9. Muga2, tutuge sesuk awan wis metu…

  10. “Swandaru…” kata Kiai Gringsing dengan nada dalam, “Berilah waktu sejenak kepada angger Pandan Wangi untuk melepas penatnya. Berbagai persoalan dan peperangan secara beruntun datang kepadanya akhir-akhir ini.”

    Swandaru pun termangu-mangu, ditatapnya Pandan Wangi yang tampak tegang. Sebenarnyalah gadis itu merasa pepat dadanya. Ingin dia menjerit sekeras-kerasnya. Mengapa semua pemuda yang pernah ada didekatnya sangat dikuasai ketergesa-gesaan? Sidanti, Wrahasta, Balung Gerih, dan kini Swandaru, lelaki yang kelak akan menjadi sisihannya.

    Namun gadis yang dipaksa dewasa oleh keadaan itupun akhirnya mampu menguasai diri. Setelah sejenak mengatur nafas, dia pun menjawab, “Aku minta pengertian dan kesabaranmu kakang. Berilah aku waktu untuk ngaso sejenak. Mudah-mudahan setelah malam ini beristirahat, besok pagi aku bisa memberi jawaban.”

    “Jangan sekedar jawaban, Wangi” desis Swandaru.

    “Iya kakang, maksudku memang tidak sekedar jawaban, tetapi lengkap dengan cover dan isinya, bahkan mungkin jilid 53 sekaligus….”

    he..he…he… berharap….

  11. wah wah…

    sekarang dah pada pinter ngarang smua

    xixixi 😀

  12. Bocah2 podo ra nggenah kabeh….kiro2 yen ki dede menoreh rodo serik njur….ra ngaplod ….mesti akeh sik edan ……hehehehe

  13. Mudah-mudahan didalam hati sanubari Ki DD Menoreh tidak ada terbersit se-upilpun untuk membuat penghuni padepokan adbm ini menjadi edan semua..he..he

  14. sabar menanti…..

  15. “Hmmm…mungkin keturunan Pasingsingan & Lowo Ijo masih ada yg tinggal di Alas mentaok ini..” kata Ki Damar dalam hati.
    “Kitab Pusaka Gelap Ngampar ini ternyata baru sampai bagian 52,sdg bagian 53 mungkin masih harus aku cari di penjuru alas ini…”

  16. sama seperti ultah indonesia ke 53……jilid 53 mesti bakal seru!!!!!!!!…….maksute seru le podo nunggu…..suwe sih ora tapi kok dadi nglangut je!

  17. Byuuuuhhhh…byuuuuuuhhhh……suwemen to yoooooooo…..selak ra kuwat ngampet aku

  18. Sabar kisanak, kita masih harus menuggu krn Agung Sedayu dan Swandarugenipun sabar menunggu di barak. Hari masih terlampau gelap sehingga meskipun Eyang Gringsing bisa menemukan jilid 53 pun, Swandaru dan Agung Sedayu belum tentu bisa membaca

  19. Maju terus APDBM 53…
    Tak enteni kapan metumu.

  20. yen wis ora kuwat ngempet yo.. ditoke wae, maksude jilid 53 kuwi lho!
    kok ora ana cover, apa pancen lagi ana reribet ki sanak?

  21. Tetapi Kiai Sing Gering pun bukan anak-anak yang menangis apabila keinginannya tidak tercapai. Ketika dilihatnya Ki DD Menoreh belum juga melontarkan buntelan berisi Buku 53, maka orang tua itu hanya menarik nafas dalam-dalam sambil bergumam sareh kepada muridnya …

    “Belum waktunya Ngger … belum waktunya … “

  22. menunggu….. menunggu bajang bertangan embun…..

  23. Tidak seperti Agung Sedayu yang selalu ragu-ragu dan penuh pertimbangan dalam segala perbuatan dan kata-kata, maka Swandaru Geni pun berteriak ” Sakjane kapan iki metune ADBM jilid 53, selak ra kuwat iki…….!!!!”

  24. “Kiai” bisik Kerti, “kami tidak tahu lagi apa yang harus kami lakukan supaya para cantrik ini bisa menahan diri lebih lama lagi. Anakmas Sukra sudah berusaha sebaik-baiknya melayani mereka, namun kalau mereka harus menunggu lebih lama lagi, kami khawatir mereka justru menjadi semakin berdebar-debar menunggu. Mudah-mudahan Ki Gede segera datang, paling tidak cover kitab ke-53 akan memberi mereka harapan yang lebih pasti.”

  25. he…he…he…
    lucu ndeleng wong-wong do blingsatan

  26. Sumangkar lagi rerasan karo Sekar Mirah ” ….. Mesakno tenan nasibe Ki DD, ……. saben dino diuber wong sing lagi keranjingan ngelmu “klenik”. Aku iki nggumun, apa wong wong iku podo ora duwe gawean…… sak mestine Alas mentaok (negara kita) cepet didadekne kuto sing nggenah….. Mestine ngono to…. Ngger.”

  27. Bagi yang tidak sabar, silahkan pergunakan google, ada sebuah toko di jkt yang menjual adbm lengkap, kalo tidak salah harganya 2.5jt

    Kalo saya lebih suka yang gratis, xixixi…

    justru yang begini ini ada rasa penasaran, berdebar2 dan nyeni jee

    thanks,
    Ki KontosWedul

  28. “Celaka kiai, celaka…..” Teriak Agusn sedayu , begitu melihat gurunya kembali ke Barak.
    “tenang ngger.. ada apa ?” tanya kiai grinsingan dengan kening berkerut.
    “semalam, aku melihat hantu berkuda tersebut melintas, dan di tangannya tergenggam sebuah kitab bertuliskan ADBM Jilid 53..” sahut agung sedayu.
    “Hmmmm… sepertinya Ki gede Pemanahan harus mengetahui kondisi ini…” guman Kiai grinsingan.
    “Iya kiai…, Ki gede harus berbuat sesuatu, dan tidak mebiarkan para pekerja kembali ke padukuhan masing2 karena tidak tahan menunggu….” Seru Swandaru.

    “ya… ya…., tapi cobalah angger -BERSABAR, dan BERDOA- dan jangan panik agar tidak menimbulkan kepanikan di barak ini. dan informasi ini jangan sampai diketahui orang lain, aku akan coba membahasnya dengan ke Ki Sukro ” Jawab Kiai Grinsingan.

    Akhirnya Agun Sedayu dan Swandaru terduduk di sudut Barak dan menunggu dengan cemas….

  29. lhawong saiki wae wis dho edan kok..viruse DD ngedab-edabi

    GD: Ki Warsono, ada tambahan pesanan kover, kalo sudah sela. Kukirim ke imel ya?

  30. nunggu bojoku mbayek wae ra nganti blingsatan koyo ngene je……mugo2 ki dede gek ndang dangan penggalih
    po kiro2 rung rampung le jumatan to yo

  31. Lhah…! covernya aja blom nongol…. ihik23535632322x…

  32. “Berhati-hatilah dalam keadaan yang tidak menentu ini, Jebeng” desis Ki Gede Pemanahan, “Kita tidak tahu apa yang sebenarnya tersirat di hati para cantrik yang sedang tidak sabar menunggu Ki Gede Menoreh membawa kitabnya ke padepokan itu. Apabila kita salah langkah, akibatnya bisa merugikan tanah yang sedang kita buka ini.”

  33. Harap harap cemas .. kitab perguruan sudah di-refresh jebulnya masih harus beli mangsi (red:tinta) dulu

  34. covernya nongol…
    dag dig dug nih

  35. “Kiai …” desis Swandaru dengan suara bergetar. “Aku menjadi yakin bahwa sakitku ini karena keracunan semacam warangan yang sangat kuat …. uhukk …uhukk”

    “Apa yang membuatmu berpikir demikian?” Kiai Gringsing bertanya cemas sambil terus merenungi luka di leher Swandaru.

    “Pada saat aku mendapat luka di leherku ini hantu berkuda itu sempat mengucapkan mantra yang aku yakin merupakan mantra sihir yang jahat” Suara Swandaru semakin lemah.

    “Apa yang diucapkannya … ?” desis Kiai Gringsing semakin cemas.

    Dengan sisa-sisa tenaganya Swandaru berbisik “Within any minutes …”

  36. lah, wis metu. matur nuwun

  37. Ternyata mantera-mantera nya selalu berubah ya. Tapi tetap saja “Ada cover, ada harapan..” seperti nya cocok di tulis dikertas kuning lalu ditempel dikeningnya Swandaru guna mengurangi sakit demam nya karena sedang menunggu jilid 53.

  38. HORREEEEEYYYY …. !!!!!!

  39. oh yesh oh no..

  40. Saiki Ki DDe wis ngrubah polah,…. cover diluncurkan beserta isine….. Sebuah tanda-tanda positif

    Matur Suwun Ki DDe

  41. “Ki Dede Menoreh memang seorang Demang yang baik. Bukan saja di Padukuhan Menoreh, tapi juga di Padepokan ADBM,…” gumam ki Demang Sangkal Putung selaku calon besannya sambil coba mengunduh jilid 53.

  42. “ngger, sudah kutemukan obat penawar lukamu, yaitu adbm jilid 53”, kiyai gringsing tersenjum kepada swandaru.

  43. Aciiiiikkkkk…. jilid 53 dah nongol…..

  44. Akhirnya datang juga…….aaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhh

  45. apyuuuunn dehh komentarnyaahh… lucu abisss

  46. jilid 52 dan 53 akan saya bantai untuk di-retype. saya kirimkan maksimal hari senin malam untuk kedua buku tersebut.

    GD: Kakang Manahan, apakah tidak bisa nanti malam atau besok pagi saja. Tidak perlu dua2nya, karena yg 52 sudah disetor oleh Anakmas Edy.

  47. Alhamdulillah……

  48. Ki Ma’ruf, Ki Dede Menoreh dan kisanak lainnya,
    Nyuwun tulung kalau ada convert nya jilid 50 & 51, saya belum berhasil membukanya

    Matur nuwun sebelumnya

  49. Loleee… loleee. emprit gantil monor-monyor…
    huuuuu .. aku malah ketinggalan… lagi sampai nomer patang puluh pituuu… jebulane malah wis terbit tekan lima puluh teluu… huuuuuu.. huuuu

  50. makasih nyai kitabnya ….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: