Buku 49

49_cover

Iklan

Laman: 1 2 3 4 5

Telah Terbit on 7 November 2008 at 11:35  Comments (26)  

The URI to TrackBack this entry is: https://adbmcadangan.wordpress.com/buku-49/trackback/

RSS feed for comments on this post.

26 KomentarTinggalkan komentar

  1. ampuuun daaahh….malah kayak main tak umpet

  2. sabar menunggu sedayu digerebek 2 macan betina

  3. matur nuwun

  4. Gratze, buku 49 sudah muncul

  5. siiip….. tancap terus ……. Matur nuwun kepada pasukan pengawal Menoreh. Tapi….., kenapa ya buku 49 ini beberapa kali gagal saya undhuh. Error di sepertiga terakhir.
    Tetap semangat. Maaf saya belum bisa bantu-bantu lagi.

  6. akhirnya… bisa juga ngunduh jilid 49 ini setelah sempat berjuang beberapa kali…

    matur nuwun

  7. Saya rasa mungkin file upload nya terlalu besar. Saya pun mengalami hal yang sama, dl selalu putus ditengah jalan. Baiknya tunggu file hasil konvert saja (dalam bentuk doc). File nya lebih kecil, downloadnya cepat dan seru nya pun tetap sama.

    Salam, Aulianda

  8. horeee…muncul juga, tambah semangat spt Sutawijaya mbuka alas Mentaok

  9. saya sudah berhasil dunlut semuanya, tapi kok mulai halaman 58 sampai selesai kertasnya putih saja ya, gak ada tulisannya.

    Apakah ada yg mengalaminya juga?

    thanks

  10. poro kadang yang pada gagal ngunduh jilid 49, harap pake DAP / FLASGET / OPERA 9, buat ndownloadnya.. sehingga kalau pada saat download putus koneksi .. bisa nyambung lagi.

    matur nuwun.

  11. tadi siang saya sdh sukses ndownload & mbaca sampai habis, kok gak ada masalah apa2 yak..?? Sekarang lagi menyusun gelar di balik gerumbul ori, siap menyongsong serbuan jilid 50

    nuwun

  12. Konfirmasi…

    ternyata saya dunlutnya gak kelar, sekarang setelah diulang dunlut lagi dah isa kok.

    mungkin karena ukuran file kali ini agak jumbo kali ya

    maaf dan maturnuwun,
    Ki KontosWedul

  13. hiks lom bisa juga downloadna, g suport resume c jadi walau pakai download manager jg percuma.

    Apalagi yg pake dial-up kaya gw

  14. sedih banget neh… donlotnya gagal maning gagal maning

  15. Sedih juga mendengar masih ada warga padepokan yang gagal download.
    Ada baiknya mendengar saran gembala tua, untuk bertapa selama sebulan penuh, menjauhi segala hal-hal yang bersifat duniawi, termasuk komputer, laptop, internet, dll.
    Setelah genap bertapa sebulan penuh, pulanglah, dan jangan lupa mampir di warnet yang punya koneksi Top Banget, unduhlah semua jilid yang ada, niscaya panjenengan akan mendapatkan minimal 25 jilid kitab sakti ADBM yang anda baca selama sebulan kedepan.
    Jangan lupa bawa karung.

  16. “Apakah yang kalian cari?” tanya Kiai Gringsing yang melihat Swandaru dan Agung Sedayu mengaduk-aduk lontar di pringgitan.
    “Saya hendak melihat, apakah sudah ada yang melakukan penulisan ulang buku 49 di lontar ini?” desis Swandaru
    “Iya Guru, kalau belum ada yang menulis ulang di lontar lontar ini, semoga ada yang berniat menuliskannya,” sambung Agung Sedayu.
    “Siapakah yang kau maksud?” tanya Kiai Gringsing kemudian
    “Biarlah Jebeng yang menuliskannya, dia sekarang sepertinya sedang tidak ada yang dilakukannya,” kata Swandaru pula.
    “Hemmm…,” Kiai Gringsing pun mengangguk-angguk, “Ya, Baiklah. Kita tanyakan dulu kepada Ki Gede Dede, apakah sudah ada yang bersedia menuliskannya sebelum ini?”
    “Bagaimanakah Ki Dede?” tanya Swandaru pula sambil menjengukkan kepalanya dari jendela seraya menyambar sepotong pizza yang tinggal seiris pula di meja.

  17. Tiba-tiba Pandan Wangi berjalan bergegas dari gandok sambil membawa air sere hangat.
    “Sudahlah, kalian terlambat,” katanya sambil mengangsurkan air sere itu
    “Itu lontarnya sudah tertulis dengan rapi,” sambungnya pula
    “Oooooo,” Swandaru dan Agung Sedayu pun tersenyum sambil berpandang pandangan.
    “Baiklah kalau begitu, kita tunggu kitab no 52 sajalah,” Swandaru menyahut seraya menyerubut air sere itu.

  18. duh bangganya bisa baca adbm, aku nyuwun sewu sediain sarana khusus untuk file djvu, soalnya aku gandrung banget bacanya pake windejapu…… kaya baca bukunya
    kalo bisa dari awal aza (no 1)….

    matur nuwun….
    cantrik gandrung

  19. akhirnya setelah sekian lama tenggelam di pertempuran yang lain, bisa juga mampir ke tanah perdikan menoreh ini

    raden rog rog asem

  20. TJAP DJEMPOL lagi aah….pratanda yen cantrik berharap
    Nyi SENO hadir ning gandhok 49 🙄 🙄

    Matur nuwun Ki GD, beBAHU padepokan ADBM sedaya-nya

  21. test

  22. Menurut Ki Begawan Mintarja, semua manusia pada dasarnya mempunyai sifat dasar yang baik sebagai mahluk ciptaanNYA yang utama.
    Walau solah tingkah para tokoh bisa dikategorikan sebagai orang jahat, namun ketika ajal menjelang, selalu terungkap sifat dasar manusia yang menyadari kebesaranNYA.

    (HUWADUH, NGOMONG APA TO AKU IKI…?)

    • (huwaduh sampean niku ngomong opo ngetik to ki mbleh)

      • he-heeee, (HUWADUH, do NGAPA TO ki GEMBLEH-ki AS IKI…?)

  23. Huebat, kemarin2 komen cantrik di gandok sini sama gandok 50
    ambles tanpa jejak……..jan sekti tenan ki Gembleh, bisa njejaken
    komen tanpo ambLES.

    • nglurug tanpa bala,
      menang tan angasorake,
      komen tanpa amblesssss


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: