PELANGI DI LANGIT SINGOSARI


Nuwun para kadang-mitra-sutrisno ingkang dahat kinurmatan,

ADBM sudah berhasil kita tamatkan dengan sukses. Seperti pernah kita cita-citakan bersama, mudaha-mudahan ini merupakan awal dari babaring lakon-lakon SHM lainnya yg tuhu nengsemake.

Bebera waktu kami sudah mendapat kiriman lontar PLS dari sedulur sinorowedi yg memang sudah sangat berjasa bagi babaring lakon Agung Sedayu. Tentu kami sangat bergembira. Namun demikian, Nyi Seno memang sedang kecapekan yg tiada taranya. Beliau sekarang sedang ngaso, ngenggar-enggar penggalih. Sementara itu Ki Gede sendiri waktunya sudah sangat sempit. Jadi, bloko suto, padepokan memerlukan seseorang yg bersedia meluangkan waktunya guna mengelola PLS. Jadi, padepokan menunggu sukarelawan yg punya waktu luang dan sedikit banyak mengerti masalah per-blogging-an. He he he.

Jadi, sementara ini dulu sebagai pambuko bagi lampahan PLS.
Padepokan membuka pintu lebar2 bagi sedulur yg mau berbagi waktu.

Nuwun
(Ki GD)

Sebagai

Published in: on 5 November 2009 at 17:28  Comments (76)  

The URI to TrackBack this entry is: https://adbmcadangan.wordpress.com/2009/11/05/pelangi-di-langit-singosari/trackback/

RSS feed for comments on this post.

76 KomentarTinggalkan komentar

  1. salam kenal sobat posting mu bagus

  2. Akhirnya….

    Yang ditunggu-tungu sudah datang.

    Monggo Ki sanak.
    Ki GD sudah buka gandok baru untuk menampung siapa yang bisa berbagi waktu demi kelangsungan padepokan ini.

    Ngacung dan daftar di sini.
    Secepatnya…., supaya segera bisa menata peluncuran PdLS.

  3. saya siap sebagai konsumen no 1, (maaf baru bisa spt itu)

  4. Manah kawula rumaos trenyuh sanget dene Ki GD sampun kersa wawan sabda dumateng para ADBMers.
    Krenteging manah kepingin sanget saged ambiyantu para bebahu, ananging nyuwun gunging pangaksami amargi kawula mboten gadhah keprigelan bab “perbloggingan”.
    Mugi2 para sederek ingkang kagungan ngelmu ingkang kabetahaken saged enggal cancut taliwanda.
    Nyuwun pangapunten sanget Ki Arema.
    Nuwun.

  5. Sugeng dalu Ki GD, Sugeng dalu Ki Arema.

    Manah kawula rumaos trenyuh sanget dene Ki GD sampun kersa wawan sabda dumateng para ADBMers.
    Krenteging manah kepingin sanget saged ambiyantu para bebahu, ananging nyuwun gunging pangaksami amargi kawula mboten gadhah keprigelan bab “perbloggingan”.
    Mugi2 para sederek ingkang kagungan ngelmu ingkang kabetahaken saged enggal cancut taliwanda.
    Nyuwun pangapunten sanget Ki Arema.
    Nuwun.

  6. belum berani ngacung (baru cuma bisa ngelik)

  7. Akhirnya sesudah MK meminta KPK untuk membuka rekaman,
    Ki Gedhe bersedia juga memberikan sepatah kata.😀

  8. HadiR …. Dan NgacUNg!

    • Terima kasih.
      satu……, siapa lagi?

  9. Sebelumnya “dua jempol on”
    NGACUNG!

    • Ngacungnya bagaimana Ki.
      Ngacung memberi apresiasi atau ngacung mendaftarkan diri menjadi SUKARELAWAN?

    • Ngacungnya bagaimana Ki.
      Memberi semangat atau mendaftar jadi sukarelawan?

      • Memberi semangat dan mendaftar jadi sukarelawan.🙂

        • dua….

          • Ki Arema,
            Saya ucapkan selamat atas PdLS nya… semoga sukses..
            baru saja tahu telah ada PdLS…

  10. Cuma bisa cantrik bagian absen doang..

  11. Alhamdulillah.
    Akhirnya ada harapan lagi. Sayang saya sudah tidak memiliki potensi apa2. Monggo poro kadang yag masih kuwagang idep-idep amal.

  12. Ndaftar..! (tapi blm berani ngacung) !

  13. akhirnya bisa kumpul lagi di PLS :
    – saya siap antri ki,
    – saya siap ngunduh ki,
    – saya siap ………..

  14. Matur Nuwun,Trims, Terima kasih, Kamsia dll Ki Gede

    Selian ngunduh siap ngebaca koment cantrik yang tak kalah serunya.

  15. Saya hanya bisa bersyukur dengan alhamdulillah atas terbukanya kembali wadah padepokan untuk bersilaturahmi di dunia maya.
    Untuk menjadi sukarelawan saya merasa tidak mempunyai pengalaman dalam per-blog-an, mau ngacung ga jadi deh

  16. Saya hanya bisa bersyukur atas pembukaan padepokan PLS meskipun mempnuyai sedikit waktu namun karena tidak mempunyai pengalaman sama sekali dalam “blog” maka hanya dapat mengiringi dengan doa saja

  17. Saya rasa, Ki Zacky (kalau sudah beres urusan pribadi) atau Ki Arema atau Ki Sukra bisa dijadikan sukarelawan. Saya percaya, ketiganya punya kemampuan dan kemampuan menggantikan Nyi Seno. Tabik

  18. @ Yth. Nyi Seno, Ki GD
    Saya hanya bisa mohon maaf atas komen saya sebelumnya yang agak emosi. Matur nuwun dan semoga Nyi Seno segera sehat kembali sehingga bisa bercanda lagi bersama cantrik dan mentrik Padhepokan ini.
    Sekali lagi Matur Suwuuuun
    Untuk Ki Arema: matur nuwun dukungannya dan tetap semangaaaaaat
    Mbah_man (Orang asli Blitar yang kesasar di Sidoarjo)

    • Sambil menunggu ki Gede, Nyi Seno menyiapkan
      uba rampe gandok PLS….
      Mbah_man berkenan kembali melanjutkan cersil
      bukan ADBM nya njih…..
      semangat baru,gandok baru……..matur nuwun

      tetap semangaat

    • O….
      nJenengan saka tlatah Lendut Anget to Ki.
      Monggo Ki
      Saya juga sudah semangat lagi sekarang

      • horee 3x…..Ki Arema sama Mbah_man

        ber-semangaaat lagi….(mak greng)

  19. kulo PdLS siap ngunduh & menjadi team penggembira…
    sinambi tingak-tinguk….ojo2 sing membo warno isih mbebeki….hiks)

    • Ning mpun ndlenger njihh…mangke nabrak mentrik !

      • niku sing dikarepke ki……
        nabrak mentrixxx

        • mungkin ngacung yang dimaksudkan yaitu mau ikutan jadi tumbalnya anggoro

      • tenan asli……..coeriga

        • niki asli ki…
          ket wingi ngindik2, nek pawongane mboten komen,…kulo sowan teng padepokan……kangen saestu je…

          • hikss……..pamit dulu
            ya ki PLS asli.

            • I.k.u.t..d.i.s.a.m.p.i.n.g..K.i..P.L.S..

              Siap nyedot dan meramaikan gandhok..Nyuwun ngapunten, sagedipun namung ngaten..

              (capek juga ngetik bergaya bukan Ki PLS…)…

              • Alamdulillah Kang Pls sampun kerso ngisi komen malih.

  20. nderek absen para kadang..

  21. Alhamdullilah sudah ada yang ngacung jadi sukarelawan, sepertinya padepokan PLS bakal terwujud. Apalagi ki Zacky_74 yang sudah berpengalaman ngurus blog. Saya sebagai team pengunduh selalu siap, dan matur nuwun.

  22. Hadirr

  23. nderek mengahayu bagyo dengan akan diwedarnya PdLS …
    ayo ki Arema, ki Ismoyo, ki Sukra, ki Zacky dan kisanak semua … terus sebarkan virus anak negeri di dunia maya …
    moga2 dalam perjalanannya nanti dapat sedikit memberi kontribusi … paling nggak ikut ngunduh … he3 …

    salam

  24. Nyuwun sewu,
    Cuma bisa absen hadir thok.

    salam,

  25. Mohon maaf baru absen.
    Nderek mangayubagyo mitung sasi jebeng bayi Pelangi di Langit Singosari wonten ing guo garbo Ki Arema. Mugio pikantuk Dokter Ahli Kandungan ingkang mumpuni, ……….. utawi sa’mbotenipun pikantuk paraji ingkang pengalaman.
    Kawulo namung saged tumut angrantos, mugio jebeng bayi saged ambabar kanti gancar.
    Monggo : “TETAP SEMANGAT!!!!”

  26. Cantrik tuwo, katro’ tur gaptek, bisanya cuma jadi penggembira, nuwun sewu Ki Gede, nderek mangayu bagyo !

  27. DARI ARSIP SIMPANAN
    Sebuah renungan yang bagus, sayang tidak ada nama penulisnya.

    INDAHNYA BERPRASANGKA BAIK

    Dua laki-laki bersaudara bekerja di sebuah pabrik kecap dan sama-sama belajar agama islam untuk sama-sama mengamalkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari semaksimal mungkin. Mereka berjalan kaki mengaji kerumah gurunya yang jaraknya sekitar 10 KM dari rumah peninggalan orangtua mereka.

    Suatu ketika sang kakak berdo’a memohon rezeki untuk membeli sebuah Mobil supaya dapat dipergunakan untuk sarana angkutan dia dan adiknya bila pergi mengaji. Allah mengabulkannya, tak lama kemudian sebuah mobil dapat dia miliki dikarenakan mendapatkan bonus dari perusahaannya bekerja.

    Lalu sang kakak berdo’a memohon seorang istri yang sempurna, Allah mengabulkannya, tak lama kemudian sang kakak bersanding dengan seorang gadis yang cantik serta baik perangai.

    Kemudian berturut-turut sang Kakak berdo’a memohon kepada Allah akan sebuah rumah yang nyaman, pekerjaan yang layak, dan lain-lain dengan itikad supaya bisa lebih ringan dalam mendekatkan diri kepada Allah. Dan Allah selalu mengabulkan semua do’anya itu.

    Sementara itu sang Adik tidak ada perubahan sama sekali, hidupnya tetap sederhana, tinggal di rumah peninggalan orang tuanya yang dulu dia tempati
    bersama dengan Kakaknya. Namun karena kakaknya seringkali sibuk dengan pekerjaannya sehingga tidak dapat mengikuti pengajian, dan sang adik sering
    kali harus berjalan kaki untuk mengaji kerumah guru mereka.

    Suatu saat sang Kakak merenungkan dan membandingkan perjalanan hidupnya dengan perjalanan hidup adiknya, dan dia teringat adiknya selalu membaca
    selembar kertas apabila dia berdo’a menandakan adiknya tidak pernah hafal bacaan untuk berdo’a. lalu datanglah ia kepada adiknya untuk menasihati
    adiknya supaya selalu berdo’a kepada Allah dan berupaya untuk membersihkan hatinya, karena dia merasa adiknya masih berhati kotor sehingga do’a-do’anya tiada dikabulkan oleh Allah azza wa jalla.

    Sang adik terenyuh dan merasa sangat bersyukur sekali mempunyai kakak yang begitu menyayanginya, dan dia mengucapkan terima kasih kepada kakaknya atas nasihat itu.

    Suatu saat sang adik meninggal dunia, sang kakak merasa sedih karena sampai meninggalnya adiknya itu tidak ada perubahan pada nasibnya sehingga dia
    merasa yakin kalau adiknya itu meninggal dalam keadaan kotor hatinya sehubungan do’anya tak pernah terkabul.

    Sang kakak membereskan rumah peninggalan orang tuanya sesuai dengan amanah adiknya untuk dijadikan sebuah mesjid. Tiba-tiba matanya tertuju pada
    selembar kertas yang terlipat dalam sajadah yang biasa dipakai oleh adiknya yang berisi tulisan do’a, diantaranya Al-fatehah, Shalawat, do’a untuk guru mereka, do’a selamat dan ada kalimah di akhir do’anya:

    “Yaa, Allah? tiada sesuatupun yang luput dari pengetahuan Mu, Ampunilah aku dan kakak ku, kabulkanlah segala do’a kakak ku, bersihkanlah hati ku dan berikanlah kemuliaan hidup untuk kakakku didunia dan akhirat, ”

    Sang Kakak berlinang air mata dan haru biru memenuhi dadanya, tak dinyana ternyata adiknya tak pernah satu kali pun berdo’a untuk memenuhi nafsu
    duniawinya.

    ADM Office , Serang Mill

    Tahun 2003

    • nek rumor TRUNO 3 niku sejarahe pripun ki.,….hikss

      • Truno Podang
        Truno Prenjak
        Truno Glatik
        pas telu….

        jangan-jangan……?!?

      • Sampun mboten mutung toh kang. Bravo

        • ha….ha..he…he…

          kulo mutung mboten amargi wonten pandanalas II, tapi goro2 ken padmi tak jawil mboten noleh…

          hiksss

          • Kang kulo wonten Bozas jowo Vol 3 sampun gada dereng?

            • dereng ki….
              nyuwun tulung dipun kentuni

    • Itulah Ki Truno, kakaknya adalah contoh seseorang yang ga lulus ujian. Seperti kisah Tsalabah di jaman Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam . Diberi kekayaan namun ahirnya kekayaannya itu menjauhkan dia dari ibadah. Sedangkan adiknya adalah contoh seorang yang zuhud.
      Zuhud termasuk salah satu ajaran agama yang sangat penting dalam rangka mengendalikan diri dari pengaruh negatif kehidupan dunia. Orang zuhud lebih mengutamakan atau mengejar kebahagiaan hidup di akhirat yang abadi daripada mengejar kehidupan dunia yang fana, hal ini dapat kita renungkan melalui beberapa ayat Al Quran dibawah ini.

      Katakanlah: Kesenangan dunia ini hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa, dan kamu tidak akan dianiaya sedikitpun.(Q.S. An-Nisa 4 : 77).

      Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya? (Q.S. Al-Anaam 6: 32).

      Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) akhirat hanyalah sedikit (Q.S. At-Taubah 9 : 38).

      Lebih lanjut Allah berfirman, Sedangkan kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal (QS. Al-A’la 87 : 17).
      Terima kasih Ki Truno atas ceritanya.

      • Jadi yg paling muda itu Truno 3 ta Ki?
        Tolong dong Bozaz Jowonya!
        Mtwn.

    • hemmm,
      Kalo Ki Truno yang ini,
      saya yakin insya allah,
      adalah Ki Truno yang bisa peggang amanah😀

  28. datang,

    hadir,

    sowaaaaaaaaaaaaan.

    • Ki Ismoyo dipekso Ngacung…….hikss

      lha kitabe yang nggembol njenengan

  29. Ikut tahap siap ngunduh….dan meramaikan daftar hadir…
    salam….

  30. Ditunggu wedharan rontalnya. Bagaimanapun saya merasa ngelangut teringat rontal 396 yang merupakan rontal terakhir SHM dalam ADBM. Mungkin ada di antara kita yang sanggup menjadi murid utama perguruan orang bercambuk untuk melanjutkan medhar sabdha melanjutkan SHM. Mungkin ada sisipan ilmu dari perguruan lain, tetapi apa salahnya kalau itu memperkaya ilmu yang sudah ada. Seperti AS yang juga mempelajari kitab Ki Waskita dan berpetualngan bersama dengan Pangeran Benawa dan Sutawijay. Sepantasnya kita memberikan apresiasi kepada siapapun yang menjadi murid utara perguruan orang bercambuk untuk meneruskan perjuangan medhar sabdha kautaman untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

    Nuwun.

    • @ Ki Gede B.
      Sampun wonten ki, bahkan sampun dugi jilid 400. Kantun diwedar wamon. Cantrik-ipun Mbah_man.

  31. Selamat atas dibukanya padepokan PdLS.

  32. أهلا وسهلا

  33. Wah..gerak cepat, biar tidak kalah sigap dengan Brimob..
    Maturnuwun, PDLS-1 sudah bisa diunduh…..

    • Kelupaan, bermilyar terima kasih juga kepada Ki Arema……………..

      • Selamat Ki Anatram sebagai pengunduh pertama PdLS.
        Maaf, kalau aya keliru.
        Yang tersirat di sini demikian.

        Tetapi, saya juga minta maaf kepada Ki Ismoyo.
        Terima kasih yang tidak terhingga seharusnya disampaikan kepada Ki Ismoyo.

        • Wah, maturnuwun ugi kaaturaken dumateng Ki Ismoyo…..

    • ngunduhipun wonten pundi ki?

  34. Absen

  35. Kulo nuwun, ikut gabung Ki GD dan Nyi Seno!

  36. Terimakasih
    Ki GD, Ki Ismoyo, Ki Arema dan para bebahu yang lain,
    Hidup menjadi lebih berwarna dengan hadirnya Pelangi di Langit Singasari😀

  37. Selamat siang

    Beda jauh di ADBM awal cerita di dahului oleh seorang pemuda yang cengeng, namun walau Jati Anom jauh dari pusat kekuasaan, sang pemuda masih masuk dalam lingkaran kekuasaan.Kerabatnya sorang Senopati,mungkin kalau sekarang setingkat Danrem,Dandim dll.

    Di PLS awal cerita dibangun dari seorang Murid Padepokan yang mungkin sudah tamat mulang kawruhnya, kalau di setarakan jaman sekarang sama dgn PT, biasa seorang tamatan perguruan tinggi dgn segudang angan-angan.

    Tapi covernya mantap,gambaran orang nusantara jaman dulu sangat perkasa.

    Suwun Ki Gede PLS 2 nya.

  38. kula sendika dhawuh…

  39. Ass… Ki GD,
    Punapa leres wonten cantrik ingkang nglajengaken ADBM kanti jilid 400?
    Wiiih ck.. ck..ck…

  40. Asalamualaikum…
    Perkenalkan saya cantrik baru disini.. Tlah lama saya cari karya2 alm.SHM di dunla maya ( cari yg gratisan maksud nya.. Hehehe ) dan akhirnya ketemu jua.. Tp maaf mungkin krn keterbatasan ilmu saya yg msh pemula jd saya cuma bisa menikmati versi retype aja itupun cuma lewat hp.. Khususnya di serial ADBM setelah memasuki buku IV-01 gak saya temukan lg versi retype nya.. Mungkin ada kesediaan para cantrik2 senior yg bisa meluangkan waktunya utk membuat versi retype nya? Sebelum dan sesudahnya saya haturkan berjuta trimakasih..

  41. Nderek absen kyaine.

  42. salam kenal….
    kalo mo pesen bukunya gimana ya? saya penggemar banget karya2 beliau…antara lain:
    – pelangi di langit singosari
    – api di bukit menoreh
    – nagasasra sabuk inten
    atas informasinya terima kasih banyak ya🙂

    • buku-buku S.H Mintardja sudah dikategorikan buku antik, susah didapat di toko buku umum.
      coba di http://www.anelinda-store.com/
      (hem, seharusnya dapat persenan nih dari bpk Anton)

  43. Posting yang bagus..🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: