Surat Cinta dari Ki Gd


Surat Cinta Ki Gd

Laman: 1 2

Published in: on 8 September 2009 at 11:18  Comments (102)  
Tags: , , , , , , ,

The URI to TrackBack this entry is: https://adbmcadangan.wordpress.com/2009/09/08/surat-cinta-dari-ki-gd/trackback/

RSS feed for comments on this post.

102 KomentarTinggalkan komentar

  1. Ki GD, Nyi Seno, para cantrik lan para kadang sekalian ingkang kinurmatan..

    Sepertinya proyek mega cersil karya SHM ini akan segera tuntas..

    Meskipun sudah sangat terlambat, bisakah saya ikut nimbrung, bukan sekedar menikmati maha karya ini, namun juga ikut cancut taliwondo menyelesaikan pembangunan padepokan ADBM ini hingga purna? Bagaimana caranya?
    Kalo diperkenankan para kadang sekalian, alangkah senangnya hati saya.

    Nuwun

  2. saya usul bagaimana kalo dimulai dari serial Pelangi dilangit singhasari, panasnya bunga mekar dll? itu adalah serial yang terbit lebih awal dibanding lainnya?

  3. Bukan saya memberanikan diri atau sombong, keminter dlsbnya, namun jika diijinkan saya akan berusaha menamatkan ADBM yang terputus pada jilid 396 dengan vesi saya, sebagaimana pernah saya lakuan bersama mas Herry s. waktu Mas Rizal pergi entah kemana, mas Herry memberi judul “Api di Bukit Penantian”. Para cantrik sepuh pasti ingat saat itu, sebelum akhirnya Ki GD mengambil alih padepokan sampai sekarang ini. Sungguh tidak ada niat apa2, hanya belajar meniru gaya khas bertutur SHM agar ceita ADBM berlanjut. Untuk ide, monggo para canrik urun rembug, ditunggu komentarnya
    Matur nuwun

  4. Saya stuju banget kalau nanti ada karya lain ki SHM yang diunggah di sini. Secara saya malah gak tahu karya2 beliau lantaran tinggal di jakarta (ndak langganan KR) n gak di angkatan zaman keemasannya Sang Maestro. Cah cilik : mode on.

    Tapi sejak pertama baca crita ADBM dgn Agung Sedayu-nya ini, aduuuuhhhh…tiada kata lain selain “Top dehhhh”

    So, pastinya saya seneng banget menunggu wedarnya kitab lain karya ki SHM..Bravo…Ayo2..semangat buat smua bakal sie repotnya…:)

    O, ya satu lagi (jd malu) sya tuh klo baca bisanya yg versi re-type..Dan betul kata ki Arema, proses itu terhenti di skitar 160’…Belakangan kayaknya ki raharga yg aktif…

    Jadi tlg dihidupkan lagi dunk…habis saya gaptek dejavu siiihhhh…

    Maturnuwun

  5. Ki GD atau Nyi Seno,
    Tolongin saya…saya mau ngunduh ADBM dari jilid 01, bagaimana caranya, karena saya baru minggu kemarin menemukan Padepokan ini.
    Suwun…salam saking negri cinten.

    • Alhamdulillah, saya akhirnya ketemu sama padepokan ini. Jadi ingat, saya baca NSSI itu 3 kali… sejak 1966, saat itu SMA, libur 6 bulan kalau tdk salah. Sekali baca PDLS, sampai2 keponakan saya namanya Witantra dan Widyasari, sekarang sudah pada kuliah. Sekarang ketemu ADBM, seneng sekali.
      Juga TW, SBB dll.
      Teruskan, terima kasih. Saya dukung.

    • Mbah Purwanto di negeri Cinten,
      Cara mengunduh ADBM adalah :
      1. Klik Bundel 1 sd 396;
      2. Klik Bundel 1 sd 15;
      3. Klik ADBM Jilid 1;
      4. Klik halaman 2 sd 7.
      5. Kalo mau di file, copy paste tiap halaman;
      6. Jilid2 selanjutnya kira2 begitu polanya, kecuali untuk jilid2 djvu, kira2 mulai jilid 12, harus download program djvu, yang ada di halaman unduh.
      Kalo kurng jelas silahkan bertanya lagi.
      Malu bertanya sesat di jalan;
      Banyak bertanya malu2in.
      Salam dari negeri yg sedang kisruh,
      Ki Truno Podang

  6. akhirnya ki Gede dhawuh ..
    Saya setuju, ki Gedhe; untuk membuka kitab-kitab lain dari guru besar SHM.

  7. Ki Gede, kalau maafkan saya yang nyantriknya tidak terlalu rajin; kadang mbolos. Namun saya memberanikan diri untuk usul, andaikan usulan ini belum ada yang menyampaikan. Di bagian-bagian awal padepokan ini, kitab-kitab kebanyakan diketik, sehingga belum ada versi digitalnya [*.djvu]. Nah, saya usul untuk pendigitalan kitab-kitab awal. matur nuwun. salam dari jauh.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: