Woro-woro buku 200


Selamat malam Ki Sanak
(berdasarkan statistik pengunjung saat ini didominasi waktu indonesia bagian barat)

200 hari telah kita rajut dalam kebersamaan. Betapa singkat waktu berlalu ketika kita telah melangkah. Masih teringat saat kita memulai membuka alas Mentaok untuk mendirikan padepokan. Betapa kita korbankan apa yang kita punya demi berdirinya sebuah padepokan yang dapat menyebarkan falsafah Api Di Bukit Menoreh.

Banyak nama yang masih bertahan sejak padepokan masih di Pajang sampai pindah ke Mataram ini. Beberapa nama sudah mulai undur diri. Mungkin mesu diri atau mungkin pindah kerja. Hanya doa mohon kesehatan dan keselamatan yang mampu kami ucapkan.

Banyak pula cantrik baru yang datang ngangsu kawruh ke padepokan. Sungguh menggembirakan. Senopati sangat bangga ketika melihat di komentar kitab 199 didominasi oleh cantrik-cantrik baru. Terimakasih… maturnuwun.

Jangan lupa mengisi Testimonial di Halaman Cerita bagi cantrik yang baru datang maupun cantrik lama yang belum sempat mengisinya. Testimonial Ki Sanak merupakan obat kuat bagi kami untuk terus melangkah.

Semoga kepercayaan yang diberikan kepada kami tidak kami ingkari.

Salam kemenangan.

ttd
Senopati

Iklan
Published in: on 11 April 2009 at 06:09  Tinggalkan sebuah Komentar  

The URI to TrackBack this entry is: https://adbmcadangan.wordpress.com/2009/04/11/woro-woro-buku-200/trackback/

%d blogger menyukai ini: