Woro-woro di kitab 193


Nampaknya semakin banyak cantrik yang kritis terhadap “lubang-lubang” dalam cerita Api Di Bukit Menoreh. Hal ini menunjukkan semakin berkembangnya pola pikir kita dan juga menunjukkan betapa besar rasa memiliki terhadap cerita Api Di Bukit Menoreh.

Senopati mengusulkan permainan yang menarik.

Silakan Ki Sanak yang merasakan ada kejanggalan dalam cerita, untuk mengungkapkan kegelisahannya dalam bilik komentar. Dengan dibatasi bahwa kejanggalan di kitab tertentu, misal 193, ya hanya boleh di komentari di halaman kitab itu berada. Maksudnya, jangan kejanggalan di kitab 100 diungkap di bilik komentar 193.

Nah terus siapa yang akan menanggapinya?

Ya para cantrik juga.

Kita disini tidak ada yang lebih pandai dari yang lain. Silakan mencoba memahami dari sosok penulisnya atau dari sisi sejarah saat itu atau dari budaya setempat, dan sebagainya untuk meng-counter kejanggalan yang diungkapan. Mohon kedewasaannya untuk tidak Out Of Topics (OOT). Sudah paham ??

Nama permainan ini Devil’s Advocate.

Monggo.

ttd

Senopati

Iklan
Published in: on 2 April 2009 at 05:35  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , , , , ,

The URI to TrackBack this entry is: https://adbmcadangan.wordpress.com/2009/04/02/woro-woro-di-kitab-193/trackback/

%d blogger menyukai ini: