Ular-ular di buku 128


Sebagaimana Kisanak ketahui bahwa serial Api Di Bukit Menoreh pernah dimuat secara bersambung di harian Kedaulatan Rakyat. Dan tentu saja banyak dari para cantrik disini yang sudah pernah membaca cerita ini. Baik karena berlangganan koran KR, membaca di depan kantor KR, membeli buku yang terbit bulanan, meminjam, bahkan menyewa dari perpustakaan.

Karena Api Di Bukit Menoreh merupakan cerita lama, tentu banyak yang sudah lupa pada jalan ceritanya. Meski terkadang masih ingat pada special moment tertentu yang membekas di hati. Akibat keinginan lebih jauh untuk menggali ingatan yang sudah terkikis inilah terkadang kita terlepas suatu kalimat yang akhirnya membuat “spoiler” pada jalan cerita Api Di Bukit Menoreh.

Ada yang suka, ada yang tidak.

Mungkin kita bisa liat berapa yang suka dan berapa yang tidak terhadap “spoiler” cerita Api Di Bukit Menoreh. Karena sampai saat ini kebijakan Ki Gede masih sama seperti dahulu, menghindari spoiler. Namun semua tergantung Kisanak. Sebab padepokan ini memang dibuat untuk Kisanak, bukan untuk Ki Gede atau Nyi Retma atau Ki Hery atau penggede padepokan yang lainnya.

Monggo.

sumber : Buku 128

Iklan
Published in: on 9 Maret 2009 at 09:09  Tinggalkan sebuah Komentar  

The URI to TrackBack this entry is: https://adbmcadangan.wordpress.com/2009/03/09/ular-ular-di-buku-128/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: